Meski Kantong Parkir Disiapkan, Parkir Liar di Al-Azhom Tetap Menjamur

AKURAT BANTEN - Praktik parkir liar masih ditemukan di kawasan Masjid Raya Al-Azhom dan Taman Elektrik, Kota Tangerang. Sejumlah kendaraan terlihat parkir di badan jalan hingga area yang bukan diperuntukkan sebagai lokasi parkir resmi, terutama saat kawasan ramai dikunjungi masyarakat.
Sejumlah pengunjung juga mengeluhkan adanya pungutan parkir tanpa karcis di beberapa titik sekitar kawasan tersebut.
Aktivitas parkir liar disebut masih kerap terjadi meski pemerintah daerah telah menyediakan kantong parkir resmi di beberapa tempat.
Baca Juga: SK Tim Evaluasi Sekda Tangsel Dipersoalkan, LBH Ansor Ajukan Gugatan PTUN
Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang, Suhaely, mengatakan persoalan parkir di kawasan Taman Elektrik dan Al-Azhom membutuhkan penanganan lintas instansi dan tidak bisa dilakukan secara sektoral.
"Iya, dinamika yang terjadi di Taman Elektrik, kami memandang ini bukan permasalahan sektoral. Tapi harus dirumuskan secara serius yang melibatkan semua stakeholder. Perlu penanganan dan langkah-langkah komprehensif di sana," kata Suhaely.
Menurut dia, penataan kawasan tersebut juga membutuhkan dukungan dari pemerintah pusat hingga partisipasi masyarakat agar tercipta ketertiban bersama.
"Enggak cuma kami, Pemerintah Kota, tapi di dalamnya pun ada Pemerintah Pusat, dalam hal ini adalah Kemenkumham. Dan yang utama adalah dukungan dan peran serta masyarakat itu sendiri agar bisa lebih tertib, demi kenyamanan bersama," ujarnya.
Suhaely menyebut Pemerintah Kota Tangerang sebenarnya telah menyiapkan sejumlah kantong parkir resmi di kawasan pusat pemerintahan dan Al-Azhom untuk dimanfaatkan masyarakat.
"Sebenarnya kan kami sudah menyiapkan tempat-tempat parkir. Ada di Pusat Pemerintahan, ada juga di Al-Azhom. Nah, kantong-kantong parkir itu harapannya bisa dimanfaatkan seoptimal mungkin oleh masyarakat," ucapnya.
Baca Juga: BRIN Ungkap Teknologi Masa Depan Kendaraan Otonom, Bisa Pantau Kerusakan Sebelum Terjadi
Ia memastikan koordinasi lintas instansi akan segera dilakukan guna menata kawasan Taman Elektrik dan Al-Azhom secara menyeluruh.
"Pasti, segera. Tapi saya enggak bisa di Dishub sendirian. Perlu Satpol, perlu TNG, atau butuh perencanaan kota secara keseluruhan," pungkasnya. ***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Hakim Saldi Isra Cecar Bawaslu soal Syarat Pendidikan Gibran, 'Dipantau Enggak?'
- 2Sidang Gugatan Gibran di MK Buka Fakta Baru, Bawaslu Ternyata Tak Bisa Akses Data KPU
- 3Jika Gugatan Gibran Dikabulkan MK, Yusril Bicara Dampaknya, ‘Saya Tidak Bisa Membayangkan’
- 4Belum Mahir Menyetir, Sopir Pickup SPPG Cibaliung 2 Tabrak 3 Relawan Sampai Terkapar
- 5Mahfud MD Bongkar Sorotan ke Prabowo, 'Sekarang Saya Percaya Dia Tidak Berdaulat'
- 6Denny Indrayana Bongkar Suket Gibran, 'Diajukan dan Terbit di Hari yang Sama, Kok Bisa?'
- 7Jika Gibran Didiskualifikasi MK, 3 Nama Ini Muncul Jadi Wapres Pengganti, Ada AHY dan Anies
- 8Terungkap Dokumen Grade 12 Gibran di UTS Insearch Kembali Dipersoalkan, Disebut Bukan Ijazah SMA
- 9Gugatan Gibran di MK Disebut KPU Bisa Masuk Ranah Pemakzulan, Ini Alasannya
- 10Sidang Gibran di MK Bikin Terkejut, KPU Akui Tak Cek Langsung Dokumen Pendidikan










