Sakit Hati Lihat Kades Bertato 'Flexing' Mewah di Medsos, Pria Ini Nekat Jalan Kaki Bakar Mobil Civic Turbo Milik Korban!

AKURAT BANTEN – Kilau kemewahan yang dipamerkan di jagat maya ternyata bisa memantik api cemburu yang membakar habis harta benda di dunia nyata.
Kasus pembakaran mobil mewah jenis Honda Civic Turbo milik istri Kepala Desa Purwasaba, Welas Yuni Nugroho alias Hoho Alkaf, akhirnya bergulir ke babak baru.
Motif utama di balik aksi nekat tersebut terkuak: murni karena dendam psikologis akibat fenomena flexing pejabat desa.
Aksi nekat pembakaran yang terjadi pada Kamis subuh, 23 April 2026 lalu di Desa Purwasaba, Kecamatan Mandiraja, Kabupaten Banjarnegara sempat menjadi teka-teki besar bagi warga setempat.
Namun, misteri itu pecah setelah jajaran Satreskrim Polres Banjarnegara berhasil meringkus pelaku utama, seorang pria paruh baya berinisial RP (43), warga Desa Panggisari.
Berjalan Kaki Menembus Subuh demi Melampiaskan Kebencian
Berdasarkan penyelidikan intensif pihak kepolisian, pelaku diketahui sengaja merencanakan aksi ini dengan matang.
Didorong oleh rasa muak yang mendalam setiap kali melihat unggahan media sosial sang kades, RP memutuskan untuk bergerak mengeksekusi niat buruknya pada pukul 04.15 WIB.
Tanpa kendaraan, pelaku memilih berjalan kaki menembus keheningan subuh menuju rumah korban. Langkah kaki itu diselimuti oleh emosi yang membara.
Setibanya di halaman rumah Kades Purwasaba, RP langsung menyiramkan bensin yang dibawanya dalam jerigen kecil dan menyulutkan api ke mobil sedan sport bernomor polisi premium tersebut.
Saya sakit hati dan gerah setiap kali melihat dia pamer kemewahan di media sosial. Di saat kami rakyat kecil sedang susah payah bertahan hidup menghadapi kondisi ekonomi yang sulit, dia malah terus-terusan pamer barang-barang mewah seolah tidak pedahu dengan perasaan warganya.
Kutipan pengakuan jujur dari pelaku di hadapan penyidik tersebut menggambarkan betapa dalamnya jurang kesenjangan sosial yang dirasakan oleh pelaku, hingga mengubah rasa iri menjadi sebuah tindakan kriminal yang destruktif.
Jejak Selang Bensin dan Kain Sisa yang Mengunci Pelaku
Kapolres Banjarnegara melalui Kasatreskrim Iptu Ori Friliansa Utama menjelaskan bahwa penangkapan RP dilakukan setelah tim gabungan Resmob Polres Banjarnegara dan Jatanras Polda Jateng menganalisis rekaman CCTV dan mengumpulkan keterangan saksi kunci.
Pelaku diringkus tanpa perlawanan pada Jumat dini hari di kediamannya.
Meskipun sempat mencoba mengaburkan jejak kejahatannya, polisi berhasil menemukan sejumlah barang bukti krusial di rumah tersangka yang tidak bisa ia bantah lagi:
Sisa potongan kain: Memiliki karakteristik dan serat yang identik dengan kain pembakar yang tertinggal di Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Selang plastik khusus: Alat yang digunakan pelaku untuk memindahkan bensin dari tangki sepeda motornya ke dalam jerigen sebelum melancarkan aksi jalan kaki.
Baca Juga: Heboh! Kasus Chromebook Nadiem Makarim: Profesor Romli Atmasasmita Sebut Jaksa Tabrak KUHAP!
Fenomena Kades Nyentrik Bertato dan Sensitivitas Sosial
Sosok Welas Yuni Nugroho atau yang lebih populer dikenal sebagai Hoho Alkaf memang bukan kades biasa.
Publik tanah air mengenalnya sebagai figur kades nyentrik yang sekujur tubuhnya dipenuhi tato layaknya anggota Yakuza.
Di media sosial, ia memiliki basis pengikut yang cukup besar dan kerap membagikan potongan video gaya hidup serta aktivitasnya sehari-hari.
Namun, popularitas dan gaya hidup "menonjol" yang ditampilkan di era digital ini ternyata menjadi pisau bermata dua.
Apa yang dianggap sebagai sekadar konten bagi sebagian orang, justru diterjemahkan sebagai bentuk keangkuhan dan pamer kekuasaan oleh pihak lain yang sedang terhimpit beban ekonomi.
Kini, mobil Honda Civic Turbo senilai ratusan juta rupiah milik istri kades tersebut telah hangus, dan RP harus mendekam di balik jeruji besi Polres Banjarnegara untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Kasus ini sekaligus menjadi tamparan keras dan pengingat bagi seluruh pejabat publik agar lebih bijak dan berempati dalam menampilkan kehidupan pribadinya di ruang digital.(**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Anies Baswedan Disarankan Masuk Kabinet Prabowo, Syahganda Sampai Sebut Posisi Menteri Ini!
- 2Bukan Cuma Gibran, Ahmad Ali Ungkap Kaesang Mulai Diproyeksikan PSI Jadi Presiden
- 3Duet Dedi Mulyadi-Purbaya Jadi Sorotan! Syahganda Singgung Pilihan Mengejutkan Purbaya
- 4Mahfud MD Bongkar Rencana Pergantian Listyo Sigit yang Sempat Tertunda, Nama Gibran Ikut Muncul
- 5CPA Days 2026 Digelar di BINUS Alam Sutera, IAPI Dorong Talenta Akuntan Publik Kuasai AI
- 6Gibran dan Kemendikdasmen Diadukan ke Bareskrim soal Suket SMA, Bola Panas Usai Putusan MK
- 7Liverpool Dihantam Badai Cedera Jelang Hadapi Man City, Isak dan Gakpo Terancam Absen!
- 8Gaji Wantimpres Rp76,5 Juta Disebut Receh oleh Rocky Gerung, Responsnya Bikin Penasaran!
- 9Bukan Cuma Soal Sepak Bola! Kepergian Cristiano Ronaldo Bisa Bikin Keuangan Portugal Guncang
- 10Nasib Cristiano Ronaldo di Timnas Portugal di Ujung Tanduk: Skorsing 6 Bulan Mengintai Usai Tinggalkan TC





