Sadis! Gajah Sumatera Ditemukan Mati di Pelalawan, Kepala Dipenggal untuk Ambil Gading

AKURAT BANTEN - Seekor gajah Sumatera ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan di kawasan hutan konsesi, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan, Riau. Satwa dilindungi tersebut diduga kuat menjadi korban perburuan ilegal dengan cara ditembak dan dimutilasi.
Bangkai gajah pertama kali ditemukan oleh warga yang melintas di area hutan tersebut. Kondisinya sudah tidak utuh, dengan bagian kepala mengalami kerusakan parah. Temuan ini langsung dilaporkan kepada Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau dan aparat kepolisian.
Baca Juga: Soal Bertahan di Dunia Konten, Raditya Dika Pilih Pegang Satu Kunci, Begini Katanya
Dokter hewan BBKSDA Riau, Rini Deswita, mengatakan hasil pemeriksaan awal di lokasi menunjukkan adanya luka tembak di bagian kepala gajah.
“Gajah ditembak di bagian dahi. Proyektil peluru masih berada di dalam tengkorak, dan posisi tengkorak masih menyatu dengan leher,” ujar Rini, Jumat (6/2).
Ia menjelaskan, bagian depan kepala gajah, mulai dari dahi, mata, hidung hingga gading, sudah hilang. Selain itu, belalai gajah juga ditemukan terpisah dari tubuhnya.
Baca Juga: Wagub Gorontalo Tegaskan Standar Ketat Program Makan Bergizi Gratis dan Ingatkan SPPG Tak Main-Main
Menurut Rini, kerusakan tersebut bukan akibat alami, melainkan disengaja. Bagian kepala diduga dipotong menggunakan senjata tajam oleh pelaku setelah gajah ditembak mati.
“Setengah bagian kepala dipotong, kemungkinan besar untuk mengambil gading,” katanya.
Dari hasil identifikasi sementara, gajah tersebut diperkirakan berusia sekitar 40 tahun dengan panjang tubuh mencapai 2,86 meter. Panjang gading yang hilang disebut lebih dari satu meter, sehingga menguatkan dugaan motif perburuan untuk perdagangan ilegal.
Baca Juga: BRIN Telusuri Jejak Sampah Pariwisata di Bali hingga Labuan Bajo untuk Rumuskan Kebijakan Nasional
Kepala Bidang Laboratorium Forensik Polda Riau, AKBP Ungkap Siahaan, menyatakan olah tempat kejadian perkara menemukan sejumlah petunjuk yang mengarah pada tindak pidana perburuan satwa dilindungi.
“Bukti-bukti di lokasi menunjukkan adanya unsur pemburuan liar,” jelasnya.
Sementara itu, Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Riau bergerak cepat menindaklanjuti kasus tersebut. Sejumlah personel diturunkan untuk mempersempit ruang gerak pelaku.
Baca Juga: Viral! Pedagang Minuman di Temanggung Sajikan Minum dengan Robot, Anak-anak Sampai Melongo
Direktur Krimsus Polda Riau, Kombes Pol Ade Kuncoro, mengatakan pihaknya telah memeriksa beberapa saksi yang diduga mengetahui aktivitas di sekitar lokasi kejadian.
“Sudah kami turunkan satu tim dari Subdit IV yang bergabung dengan Polres Pelalawan. Saat ini lima orang saksi sudah kami periksa,” ujarnya.
Kasus ini menambah daftar panjang ancaman terhadap populasi gajah Sumatera yang kian terdesak akibat perburuan dan penyempitan habitat. Aparat gabungan memastikan penyelidikan akan terus dilakukan hingga pelaku berhasil diungkap dan diproses sesuai hukum.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Terungkap Gugatan Surat Kesetaraan Pendidikan Gibran Ternyata Berawal dari Keluhan Calon Murid
- 2Mahfud MD Bongkar Sorotan ke Prabowo, 'Sekarang Saya Percaya Dia Tidak Berdaulat'
- 3Hakim Saldi Isra Cecar Bawaslu soal Syarat Pendidikan Gibran, 'Dipantau Enggak?'
- 4Surat Kesetaraan Gibran Digugat, Muncul Tawaran Tak Terduga, Ikut Paket C?
- 5Denny Indrayana Bongkar Suket Gibran, 'Diajukan dan Terbit di Hari yang Sama, Kok Bisa?'
- 6Makin Panas! Ijazah Gibran Masuk MK, Bisakah Berujung pada Pemakzulan Wakil Presiden?
- 7Gibran Digadang Capres 2029, Pernyataan Ali Syarief soal Prabowo Bikin Wacana Makin Panas
- 8Pendidikan Gibran Jadi Sorotan, Agus Yunanto Bongkar Pertanyaan Besar soal SMK Akuntansi
- 98 Tuntutan Gugatan Gibran di MK Terungkap, Ada Permintaan Batalkan Pelantikan dan Pilih Wapres Baru
- 10Roy Suryo Soroti Biografi Gibran di MK, Ada Perbedaan Keterangan Pendidikan yang Dipersoalkan







