Heboh! Cekcok Panas Buat Waketum PSI Bro Ron Dipukul di Menteng, Polisi Amankan 2 Pelaku

AKURAT BANTEN - Kasus pemukulan terhadap Wakil Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Ronald Sinaga alias Bro Ron, heboh menjadi sorotan publik di media sosial.
Insiden tersebut diketahui terjadi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pada Senin, 4 Mei 2026, dan hingga kini masih dalam penanganan pihak kepolisian.
Peristiwa ini bermula ketika Bro Ron mendampingi sekitar 15 karyawan PT Sinergi Karya Sejahtera (SKS) dalam agenda audiensi di kantor firma hukum Michael Putra and Partners (MPP). Kedatangan mereka bertujuan untuk menuntut kejelasan terkait gaji yang diduga belum dibayarkan oleh perusahaan.
Baca Juga: DLH Kota Tangerang Hentikan Layanan Angkut Sampah Dari TPS Ilegal di Kunciran
Situasi memanas saat terjadi perdebatan antara rombongan Bro Ron dengan sejumlah pihak di lokasi. Ketegangan tersebut kemudian berujung pada aksi kekerasan. Dalam video yang beredar luas, terlihat dua orang melayangkan pukulan ke arah Bro Ron sebelum akhirnya dilerai oleh petugas keamanan.
Pihak kepolisian bergerak cepat dengan mengamankan dua orang terduga pelaku untuk pemeriksaan lebih lanjut. Kapolsek Metro Menteng, AKBP Braiel Arnold Rondonuwu, menyatakan bahwa korban telah membuat laporan resmi dan menjalani visum. Sejumlah saksi juga telah dimintai keterangan.
“Dua terduga pelaku sudah diamankan dan saat ini dalam proses pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya pada Selasa, 5 Mei 2026.
Baca Juga: Makin Terbuka Kubu Roy Suryo Bongkar Hasil Audiensi, Singgung Kejanggalan Kasus Ijazah Jokowi
Salah satu terduga pelaku mengklaim dirinya tidak mengetahui persoalan awal. Ia mengaku datang ke lokasi karena ajakan teman. Menurutnya, situasi mulai memanas ketika Bro Ron datang dan langsung melontarkan kata-kata kasar.
Ia juga menuduh bahwa dirinya lebih dulu mendapat pukulan di bagian perut. Merasa tersulut emosi, ia kemudian membalas dengan mendorong hingga terjadi aksi saling serang yang kemudian viral di media sosial.
Di sisi lain, Bro Ron menegaskan bahwa dirinya adalah korban pemukulan oleh oknum yang mengaku sebagai petugas keamanan. Ia menjelaskan bahwa insiden terjadi saat dirinya mendampingi rekan-rekannya terkait dugaan penggelapan dana perusahaan senilai Rp9 miliar.
Menurut Bro Ron, cekcok awal sempat terjadi ketika tiga orang yang mengatasnamakan keamanan meminta rombongan keluar dari gedung sekitar pukul 18.00 WIB. Ketegangan sempat mereda setelah aparat kepolisian yang berada di lokasi turun tangan.
Namun, sekitar 15 menit kemudian, ketiga orang tersebut kembali dan situasi kembali memanas. Bro Ron menyebut cekcok yang berlangsung sangat singkat, sekitar 10 detik, langsung berujung pada pemukulan.
Hingga kini, polisi masih mendalami kasus tersebut untuk mengungkap penyebab pasti dan kronologi utuh kejadian. Belum ada kesimpulan resmi terkait siapa yang memulai konflik.
Baca Juga: Telepon Refly Harun Diabaikan? Sosok Habiburokhman Mendadak Jadi Sorotan
Kasus ini pun memicu perhatian luas masyarakat, terutama terkait keamanan dalam proses penyampaian aspirasi serta perlindungan hukum bagi semua pihak yang terlibat.
Dengan penyelidikan yang masih berlangsung, publik diharapkan menunggu hasil resmi dari kepolisian sebelum menarik kesimpulan. ***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Hakim Saldi Isra Cecar Bawaslu soal Syarat Pendidikan Gibran, 'Dipantau Enggak?'
- 2Sidang Gugatan Gibran di MK Buka Fakta Baru, Bawaslu Ternyata Tak Bisa Akses Data KPU
- 3Jika Gugatan Gibran Dikabulkan MK, Yusril Bicara Dampaknya, ‘Saya Tidak Bisa Membayangkan’
- 4Belum Mahir Menyetir, Sopir Pickup SPPG Cibaliung 2 Tabrak 3 Relawan Sampai Terkapar
- 5Mahfud MD Bongkar Sorotan ke Prabowo, 'Sekarang Saya Percaya Dia Tidak Berdaulat'
- 6Denny Indrayana Bongkar Suket Gibran, 'Diajukan dan Terbit di Hari yang Sama, Kok Bisa?'
- 7Jika Gibran Didiskualifikasi MK, 3 Nama Ini Muncul Jadi Wapres Pengganti, Ada AHY dan Anies
- 8Terungkap Dokumen Grade 12 Gibran di UTS Insearch Kembali Dipersoalkan, Disebut Bukan Ijazah SMA
- 9Gugatan Gibran di MK Disebut KPU Bisa Masuk Ranah Pemakzulan, Ini Alasannya
- 10Sidang Gibran di MK Bikin Terkejut, KPU Akui Tak Cek Langsung Dokumen Pendidikan









