Retreat Jurnalis di Anyer, Kopi Nalar Dorong Ruang Reflektif dan Independensi Media

AKURAT BANTEN - Komunitas Olah Pikir Berbasis Nalar (Kopi Nalar) menggelar Press Retreat 2026 di Villa Mandalika, Anyer, Kabupaten Serang, Banten, pada 2-3 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi momentum penguatan refleksi bagi kalangan jurnalis di tengah dinamika dan tekanan dunia media yang terus berkembang.
Berbeda dari pelatihan formal, agenda ini dirancang sebagai ruang yang lebih tenang dan mendalam bagi wartawan, pegiat media, hingga mahasiswa untuk meninjau kembali prinsip dasar jurnalistik, terutama dalam menjaga independensi dan ketajaman berpikir.
Mengangkat tema penguatan nalar kritis, kegiatan ini menghadirkan jurnalis Tempo, Muhammad Iqbal, serta akademisi Universitas Serang Raya, Rizal Fauzi, sebagai narasumber utama. Keduanya membedah tantangan jurnalisme investigasi dari sisi teknis hingga persoalan etika dan kepentingan.
Baca Juga: Tuding Seskab Teddy Gay, Amien Rais Santai Diterpa Ancaman Hukum: Kita Buktikan Nanti!
Dalam pemaparannya, Muhammad Iqbal akan mengulas "Teknik dan Etika Jurnalisme Investigasi, Risiko, dan Integritas Wartawan", yang menyoroti pentingnya ketelitian, verifikasi data, serta keberanian dalam menghadapi tekanan saat melakukan liputan mendalam.
Sementara Rizal Fauzi mengangkat topik 'Investigasi atau Ilusi: Menjaga Jurnalisme dari Kepentingan' yang mengkritisi potensi bias, konflik kepentingan, serta tantangan menjaga independensi media di tengah arus informasi yang kian kompleks.
Ketua Pelaksana Press Retreat 2026, Aden Sukma Wijaya menegaskan, konsep retreat dipilih agar peserta tidak sekadar menerima materi, melainkan juga terlibat dalam diskusi dan refleksi yang lebih intens.
Baca Juga: Ekspor Anjlok, Iran Pangkas Produksi Minyak Imbas Blokade AS
"Press retreat ini menjadi ruang untuk mengasah nalar, memperkuat jejaring, sekaligus menjaga marwah profesi jurnalis di tengah berbagai tekanan," katanya.
Ia menambahkan, suasana yang jauh dari rutinitas kerja diharapkan mampu mendorong peserta untuk lebih fokus dalam menyerap materi dan bertukar gagasan.
"Dengan konsep retreat, peserta diharapkan dapat mengikuti kegiatan secara lebih intensif dan mendalam, jauh dari hiruk-pikuk rutinitas kerja," pungkasnya.
Baca Juga: Aliran Kali Ciputat Diduga Dikorbankan untuk BXChange, Dampak Lingkungan Kian Terasa
Di sisi lain, salah satu pendiri Kopi Nalar, Engkos Kosasih, menekankan bahwa kegiatan ini lahir dari kebutuhan menghadirkan ruang dialog yang sehat di tengah perubahan lanskap jurnalistik.
"Melalui press retreat ini, kami ingin menghadirkan ruang yang lebih tenang dan reflektif bagi para jurnalis untuk kembali pada prinsip dasar, berpikir kritis, bekerja berbasis data, dan menjaga independensi," ujarnya.
Ia juga menyoroti pentingnya jurnalisme sebagai tanggung jawab intelektual, bukan sekadar penyampaian informasi semata.
Baca Juga: 14 Poin Perdamaian Dibongkar Iran yang Bikin Heboh Amerika Serikat, Selat Hormuz Jadi Kunci
"Jurnalisme bukan sekadar menyampaikan informasi, tetapi juga tanggung jawab intelektual. Di sinilah pentingnya nalar agar jurnalis tetap objektif dan tidak terjebak dalam bias," lanjutnya.
Kegiatan ini turut didukung sejumlah media partner, mulai dari Akura.co, Tuntasmedia, hingga Total Banten, sebagai bentuk kolaborasi dalam memperkuat kualitas jurnalisme di tingkat lokal maupun nasional.
Sebagai informasi, Kopi Nalar merupakan komunitas yang berfokus pada pengembangan kemampuan berpikir kritis dan rasional. Di tengah derasnya arus informasi, kemampuan tersebut dinilai menjadi fondasi penting bagi jurnalis agar tetap objektif dan mampu menyajikan informasi yang akurat serta berimbang. ***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Gibran Disorot soal Ijazah, Nama Anies Baswedan Muncul! Refly Harun Ungkap Sosok Pengganti Wapres
- 2Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Pamulang Perkuat Kapasitas Keluarga dan Pemasaran UMKM di Kelurahan Setu
- 3Ubah Stigma Mahjong, Andrew Herman Gelar Turnamen Berhadiah Rp15 Juta di One District at Puri
- 4Ranking Dua Akpol 1998! Ini Perjalanan Karier Ade Ary Syam Indradi hingga Jadi Karoops Polda Metro Jaya
- 5Ansor Tangsel Sukses Gelar Ansor Fest Experience 2026 di Mall, Padukan Syiar dan Kreativitas Pemuda
- 6Bukan Sekadar Kalah! Alexander Isak Soroti Kesalahan Fatal Liverpool saat Tumbang 2-3 di Istanbul
- 7Comeback Gila Real Madrid Bikin Bellingham Terpukau! Jude Minta Satu Hal Ini Dipertahankan Los Blancos
- 8Belum Selesai Kasus 115 Pelanggaran! Manchester City Terancam Investigasi Baru dan Sanksi Tambahan
- 9Ranking Dua Akpol 1998! Ini Perjalanan Karier Ade Ary Syam Indradi hingga Jadi Karoops Polda Metro Jaya
- 10Jokowi dan Roy Suryo Saling Sindir di Sidang Ijazah, Ending Jabat Tangan Ini Bikin Publik Terkejut!







