Tuding Seskab Teddy Gay, Amien Rais Santai Diterpa Ancaman Hukum: Kita Buktikan Nanti!

AKURAT BANTEN - Polemik yang melibatkan Amien Rais kembali memanas. Meski menghadapi gelombang kritik dan ancaman proses hukum, tokoh senior tersebut justru terlihat santai dan menegaskan siap menghadapi konsekuensi dari pernyataannya, termasuk jika berlanjut ke pengadilan.
Kontroversi ini bermula dari video di kanal YouTube pribadinya berjudul “Jauhkan Istana dari Skandal Moral”. Video berdurasi sekitar delapan menit yang telah dihapus itu menyinggung hubungan 'mesra' antara Presiden Prabowo dan Seskab Teddy.
Pernyataan Amien Rais dalam video tersebut menuai kecaman, termasuk dari Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid yang menyebutnya sebagai fitnah dan bentuk pembunuhan karakter.
Baca Juga: Ekspor Anjlok, Iran Pangkas Produksi Minyak Imbas Blokade AS
Amien Rais bukan suara usai menghadiri Munas Partai Ummat di Sleman, pada Minggu (3/5/2026).
Menanggapi kritik tersebut, Amien menegaskan bahwa kebebasan berpendapat adalah pilar utama demokrasi. Ia menilai setiap warga negara berhak menyampaikan pandangan, bahkan jika bertentangan dengan pemerintah sekalipun.
"Namanya negara demokrasi, orang berpendapat itu boleh. Bertentangan dengan penguasa yang resmi, bertentangan dengan kelompok rakyat yang lain-lain itu. Tetapi apa, jadi point of conflict-nya itu, point of perbedaannya itu adalah yang bersangkutan dengan nasib bangsa," ujarnya.
Baca Juga: 14 Poin Perdamaian Dibongkar Iran yang Bikin Heboh Amerika Serikat, Selat Hormuz Jadi Kunci
Diketahui Meutya juga sempat menyebut Komdigi akan mengambil langkah-langkah sesuai dengan undang-undang yang berlaku.
Terkait hal itu, Amien mengungkap dirinya siap menghadapi proses hukum jika perkara ini berlanjut ke pengadilan. Dia meminta pembuktian dilakukan secara terbuka.
"Saya diberi tahu ahli-ahli hukum itu, Komdigi tidak berhak. Jadi yang berhak itu si Teddy, nah itu baru akan dibawa ke pengadilan," ungkapnya.
Amien secara terbuka meminta agar isu yang ia lontarkan dapat diuji secara objektif di ranah hukum.
"Dan di pengadilan saya akan yakin sekali, tunjukkan! Saya minta beberapa dokter spesialis apakah betul dia itu gay atau bukan. Nah gitu saja nanti kita ngobrol-ngobrol lagi," lanjut Amien.
Reaksi keras juga datang dari kelompok relawan yang tergabung dalam Arus Bawah Prabowo (ABP). Mereka menilai pernyataan Amien sudah melampaui batas dan berencana menempuh jalur hukum.
Baca Juga: Roy Suryo Seret Isu Mobil Esemka Saat Bahas Ijazah Jokowi, Publik Heboh
Namun di tengah tekanan tersebut, Ketua Umum Partai Ummat Ridho Rahmadi menyebut Amien tetap tenang. Ia menilai sikap kritis terhadap pemerintah memang sudah menjadi karakter Amien sejak lama.
"Saya lihat Bapak biasa saja. Karena mengkritisi ketika ada yang harus diluruskan sudah jadi kebiasaan beliau sejak mahasiswa," ungkap Ridho.
Dengan kemungkinan berjalan ke jalur hukum, publik kini menanti terkait keberlanjutan polemik ini. ***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Adu Bukti di MK! Subhan Palal Bongkar Dalil Gugatan, Andi Azwan Beri Jawaban soal Ijazah Gibran, Ini yang Kini Dipersoalkan
- 2Remaja 17 Tahun yang Tenggelam di Jembatan Grendeng Tangerang Ditemukan Tewas
- 3Mahfud MD Bongkar Kejanggalan Surat Kesetaraan Pendidikan Gibran, Singgung Soal Kewenangan MK
- 4Wayne Rooney Minta Man City Dihukum Berat: “Turunkan Mereka ke Liga Terendah!”
- 5Tanggapi Keluhan Warga, Kelurahan Cipondoh Akui Sulit Atasi Sampah Pasar Sipon
- 6Bukan Cuma Soal Sponsor! Ini 4 Kesalahan Finansial Man City yang Kini Bisa Mengubah Nasib The Citizens
- 7Pendapatan AC Milan Tembus Rp9,4 Triliun, Kok Utangnya Malah Naik Puluhan Juta Euro? Ini Faktanya
- 8Inggris Hajar Republik Ceko 2-0 di Nations League, Kartu Merah Jadi Titik Balik
- 9Gibran Bisa Tergusur? Nama Mayor Teddy Muncul sebagai Kandidat Pendamping Prabowo di 2029
- 10Bukan Jabatan Biasa! Listyo Sigit dan Dedi Prasetyo Dapat Bintang Mahaputera dari Prabowo









