Diduga Karena Sering Kebanjiran, Puluhan Rumah Milik Warga Taman Mangu Indah Dipasarkan

AKURAT BANTEN - Sebanyak puluhan rumah di Perumahan Taman Mangu Indah, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, dilaporkan dipasarkan dalam dua tahun terakhir.
Fenomena ini banyak ditemukan di wilayah RW 12, Kelurahan Jurang Mangu Barat, yang berada di sisi barat aliran Kali Ciputat.
Berdasarkan pantauan di lokasi, terdapat sekitar 38 unit rumah yang memasang papan bertuliskan 'Dijual'. Sejumlah papan terlihat telah lama terpasang dan dalam kondisi usang. Kawasan tersebut juga tampak lebih lengang dibandingkan bagian lain perumahan, dengan minimnya aktivitas warga di siang hari.
Baca Juga: Terungkap Iran Diam-Diam Ajukan Proposal Damai ke Donald Trump, Sinyal Perang Segera Usai?
Kondisi fisik beberapa rumah menunjukkan tanda-tanda kurang terawat. Cat dinding memudar, atap terlihat melengkung, hingga halaman yang dipenuhi rumput liar. Sejumlah rumah juga tampak tertutup rapat tanpa aktivitas penghuni.
Seorang warga setempat menyebutkan, banjir menjadi salah satu faktor yang mendorong warga memilih menjual rumahnya.
"Saya kurang tahu ya, tapi yang jelas karena banjir," ujarnya, saat ditemui, Jumat (1/5/2026).
Baca Juga: Roy Suryo Seret Isu Mobil Esemka Saat Bahas Ijazah Jokowi, Publik Heboh
Warga yang telah tinggal lebih dari 30 tahun di kawasan tersebut itu mengungkapkan, kondisi lingkungan mengalami perubahan signifikan.
Ia menilai, peningkatan pembangunan di wilayah sekitar berdampak pada aliran air menuju kawasan permukiman.
"Dulu mah di kawasan Bintaro itu masih banyak kebun dan air sungai nya juga masih bersih, tapi karena mulai banyak bangunan, jadi kan buang airnya ke sini semua. Makanya ya banjir,” katanya.
Baca Juga: Roy Suryo Akhirnya Buka Suara! Rahasia di Balik Kemunculan Esemka yang Tak Diketahui Publik
Keterangan serupa disampaikan warga lain yang enggan disebutkan namanya. Ia mengatakan, tren pemasangan papan penjualan rumah mulai terlihat sejak 2024, seiring meningkatnya intensitas banjir.
"Mulai banyak rumah yang pasang plang dijual itu, dua tahun terakhir ini. Tapi ya gitu, nggak cepat laku," katanya.
Ia menambahkan, ketinggian air saat banjir dapat mencapai sebetis orang dewasa dan menimbulkan rasa tidak aman bagi penghuni.
"Soalnya kalau sudah banjir itu, tinggi airnya bisa sampai sebetis orang dewasa," sebutnya.
Di sisi lain, isu terkait dugaan perubahan aliran Kali Ciputat turut menjadi perhatian. Baru-baru ini, sejumlah anggota legislatif melakukan peninjauan ke kawasan pusat perbelanjaan Bintaro X-Change yang dikelola oleh PT Jaya Real Properti.
Dari hasil peninjauan tersebut, muncul dugaan bahwa bangunan tersebut berdiri di atas lahan yang sebelumnya merupakan bagian dari aliran Kali Ciputat yang mengarah ke kawasan Taman Mangu Indah.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai dugaan tersebut. ***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Terungkap Gugatan Surat Kesetaraan Pendidikan Gibran Ternyata Berawal dari Keluhan Calon Murid
- 2Mahfud MD Bongkar Sorotan ke Prabowo, 'Sekarang Saya Percaya Dia Tidak Berdaulat'
- 3Hakim Saldi Isra Cecar Bawaslu soal Syarat Pendidikan Gibran, 'Dipantau Enggak?'
- 4Surat Kesetaraan Gibran Digugat, Muncul Tawaran Tak Terduga, Ikut Paket C?
- 5Denny Indrayana Bongkar Suket Gibran, 'Diajukan dan Terbit di Hari yang Sama, Kok Bisa?'
- 6Makin Panas! Ijazah Gibran Masuk MK, Bisakah Berujung pada Pemakzulan Wakil Presiden?
- 7Gibran Digadang Capres 2029, Pernyataan Ali Syarief soal Prabowo Bikin Wacana Makin Panas
- 8Pendidikan Gibran Jadi Sorotan, Agus Yunanto Bongkar Pertanyaan Besar soal SMK Akuntansi
- 98 Tuntutan Gugatan Gibran di MK Terungkap, Ada Permintaan Batalkan Pelantikan dan Pilih Wapres Baru
- 10Roy Suryo Soroti Biografi Gibran di MK, Ada Perbedaan Keterangan Pendidikan yang Dipersoalkan








