Dunia Seolah Kiamat di Selo Boyolali: Kakak Kandung Hamili Dua Adiknya Sekaligus Akibat Kecanduan Konten Terlarang!

AKURAT BANTEN – Sebuah tragedi keluarga yang memilukan mengguncang wilayah Selo, Boyolali.
Seorang pemuda berinisial DK (19) tega merusak masa depan kedua adik kandungnya sendiri hingga hamil.)
Mirisnya, tindakan asusila ini dipicu oleh pengaruh buruk kecanduan menonton film porno.
Motif di Balik Aksi Bejat
Berdasarkan hasil penyidikan kepolisian, DK mengakui bahwa nafsu bejatnya muncul akibat intensitas menonton konten pornografi yang terlalu sering.
Hal ini dikonfirmasi oleh Kasat Reskrim Polres Boyolali, AKP Indrawan Wira Saputra.
"Motifnya, pelaku kerap menonton video porno. Dari sana, tersangka mulai melampiaskan nafsunya kepada orang terdekat, yakni adik kandungnya sendiri," ungkap AKP Indrawan, Selasa (30/12/2025).
Baca Juga: Tragedi di Proyek Mini Soccer Sumedang: Tebing 7 Meter Longsor, 4 Pekerja Tewas Tertimbun
Dua Korban di Bawah Umur
Aksi tak terpuji ini menimpa DS (16) dan JS (13). Keduanya kini harus menanggung beban berat di usia yang masih sangat belia. Berdasarkan pemeriksaan:
DS (16): Telah disetubuhi sebanyak 5 kali sejak Juli lalu hingga kini berbadan dua dengan usia kandungan 5 bulan.
JS (13): Juga menjadi korban pelampiasan nafsu bejat sang kakak.
Pihak kepolisian bergerak cepat setelah menerima laporan dari pihak keluarga dan warga yang mencurigai perubahan kondisi fisik korban.
Ancaman Hukuman Maksimal
Kini, DK telah ditetapkan sebagai tersangka dan mendekam di sel tahanan Polres Boyolali.
Polisi menjerat tersangka dengan Undang-Undang Perlindungan Anak.
Mengingat statusnya sebagai anggota keluarga inti, ancaman hukuman bagi pelaku bisa semakin berat.
"Tersangka terancam hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun penjara. Namun, karena ini dilakukan terhadap anggota keluarga, ada pemberatan hukuman sesuai undang-undang yang berlaku," tegas AKP Indrawan.
Baca Juga: Bansos 2026 Mulai Disalurkan, Warga Bisa Cek Status Penerima Cukup Pakai KTP
Pelajaran Penting Bagi Orang Tua
Kasus ini menjadi alarm keras bagi masyarakat mengenai bahaya laten kecanduan konten pornografi dan pentingnya pengawasan penggunaan gadget pada remaja.
Dampak psikologis yang dialami korban DS dan JS dipastikan sangat mendalam dan membutuhkan pendampingan trauma healing yang serius dari pihak terkait (**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Gibran Disorot soal Ijazah, Nama Anies Baswedan Muncul! Refly Harun Ungkap Sosok Pengganti Wapres
- 2Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Pamulang Perkuat Kapasitas Keluarga dan Pemasaran UMKM di Kelurahan Setu
- 3Ubah Stigma Mahjong, Andrew Herman Gelar Turnamen Berhadiah Rp15 Juta di One District at Puri
- 4Ranking Dua Akpol 1998! Ini Perjalanan Karier Ade Ary Syam Indradi hingga Jadi Karoops Polda Metro Jaya
- 5Ansor Tangsel Sukses Gelar Ansor Fest Experience 2026 di Mall, Padukan Syiar dan Kreativitas Pemuda
- 6Bukan Sekadar Kalah! Alexander Isak Soroti Kesalahan Fatal Liverpool saat Tumbang 2-3 di Istanbul
- 7Comeback Gila Real Madrid Bikin Bellingham Terpukau! Jude Minta Satu Hal Ini Dipertahankan Los Blancos
- 8Messi Pensiun, Argentina Tak Berani Berikan Nomor 10 kepada Siapa Pun! Ini Alasan Scaloni
- 9Ranking Dua Akpol 1998! Ini Perjalanan Karier Ade Ary Syam Indradi hingga Jadi Karoops Polda Metro Jaya
- 10Jokowi dan Roy Suryo Saling Sindir di Sidang Ijazah, Ending Jabat Tangan Ini Bikin Publik Terkejut!






