Dugaan Kades Ngamar dengan Bawahannya di Hotel, Warga Desak BPD Jagabaya Gelar Audiensi Secara terbuka

AKURAT BANTEN, LEBAK - Warga Desa Jagabaya Kecamatan Warunggunung Nurhani mendesak lembaga Badan Permusyawaratan Desa (BPD), untuk segera melakukan gelar rapat terbuka dan terkait kasus dugaan perbuatan asusila yang dilakukan Kepala Desa (Kades).
Menurut salah satu warga yang ditemui Akurat Banten, Nurhani mengatakan, jika tidak segera disampaikan melalui rapat terbuka. Tentu, kabar dugaan kades yang dilabrak istri mudanya ngamar bareng bawahannya di hotel, akan terus menjadi gunjingan masyarakat.
“Kabarnya, jika kades dan bawahannya diduga ngamar bareng di hotel dan dipergoki istri mudanya, hal ini tentu membuat kami warganya merasa malu prihatin punya Kepala Desa seperti ini,” ujar Nurhani saat ditemui Akurat Banten pada. Sabtu (26/10/2024) di Rangkasbitung.
Selanjutnya Nurhani menuturkan, jika kabar dugaan kades berbuat tak senonoh dengan istri orang ini, justru membuat sejumlah warga riskan, apalagi keduanya memiliki pasangan masing-masing yang syah, baik secara agama maupun negara.
“Kami ingin kades dan kedua istri berikut bawahan dan suami staf desa ini, dihadirkan dalam rapat terbuka atau audiensi di kantor Desa Jagabaya. Desakan ini, karena kami ingin mengetahui informasi secara utuh dari yang bersangkutan,” tegasnya.
Pria yang biasa dipanggil Bang Wao ini, menegaskan jika dugaan kades melakukan perselingkuhan dengan istri orang, dirinya bersama warga lainnya akan mengambil sikap untuk misi tidak percaya setiap perkataan terhadap Kades Jagabaya tersebut.
“Jika ini benar, siapa pun masyarakat tidak ingin mempunyai seorang Kepala Desa yang seperti itu, tidak mempunyai akhlak dan moral sebagai pemimpin. Bagaimana nantinya, andai istri- istri kita nanti yang akan di selingkuhi. Pastinya, kita tidak ingin itu terjadi,” tegas Bang Wao yang merupakan salah satu pengurus Ormas BPPKB di Kabupaten Lebak.
Mengenai isu yang beredar kata Bang Wao, logikanya tidak mungkin ada asap kalo ngga ada api.
“Moal ngaroko lamun teu aya korekna sanajan boga rokokna, (ga bakal terhisap jika rokok tidak ada korek apinya,” ungkapnya.
Baca Juga: Kabinet Merah Putih dan 1.200 Taruna Akmil Ikut Upacara Parade Senja
Intinya, tambah Wao BPD diminta segera selesaikan ini dan berkordinasi dengan pihak terkait untuk menuntaskan dan meluruskan informasi ini secara transparan dan mengumpulkan pihak terkait berikut saksi dari Ketua RT dan RW.
“Kalo tepis selingkuh yah bisa aja. Tapi, kalo dugaan ngamar di Hotel dan dipergoki istri muda. Apa benar,” tandasnya.
Menanggapi hal ini Kepala Desa Jagabaya A membenarkan, jika dirinya tengah berduaan dengan I yang merupakan bawahannya di kamar hotel. Tapi, berduaan ini karena dirinya mengaku tengah menunggu pencairan uang di bank.
Baca Juga: Warga Tangsel Dihantui Pohon Tumbang
“Iya banar saya kepergok oleh istri muda. Tapi, bukan malam. Namun siang hari. Bahkan saya, sudah menjalin komunikasi dengan suami bawahan saya,” singkat Kades Jagabaya seraya tidak menyebutkan detail waktu dipergoki istri mudanya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Terungkap Gugatan Surat Kesetaraan Pendidikan Gibran Ternyata Berawal dari Keluhan Calon Murid
- 2Mahfud MD Bongkar Sorotan ke Prabowo, 'Sekarang Saya Percaya Dia Tidak Berdaulat'
- 3Hakim Saldi Isra Cecar Bawaslu soal Syarat Pendidikan Gibran, 'Dipantau Enggak?'
- 4Surat Kesetaraan Gibran Digugat, Muncul Tawaran Tak Terduga, Ikut Paket C?
- 5Denny Indrayana Bongkar Suket Gibran, 'Diajukan dan Terbit di Hari yang Sama, Kok Bisa?'
- 6Makin Panas! Ijazah Gibran Masuk MK, Bisakah Berujung pada Pemakzulan Wakil Presiden?
- 7Gibran Digadang Capres 2029, Pernyataan Ali Syarief soal Prabowo Bikin Wacana Makin Panas
- 8Pendidikan Gibran Jadi Sorotan, Agus Yunanto Bongkar Pertanyaan Besar soal SMK Akuntansi
- 98 Tuntutan Gugatan Gibran di MK Terungkap, Ada Permintaan Batalkan Pelantikan dan Pilih Wapres Baru
- 10Roy Suryo Soroti Biografi Gibran di MK, Ada Perbedaan Keterangan Pendidikan yang Dipersoalkan







