Gudang Ekspedisi di Depok Dilalap Api Tengah Malam, Warga Sempat Dikejutkan Ledakan

AKURAT BANTEN - Peristiwa kebakaran yang menghanguskan gudang ekspedisi di kawasan Jalan Proklamasi, Sukmajaya, Depok, akhirnya berhasil dipadamkan pada Senin dini hari setelah api berkobar selama beberapa jam.
Insiden tersebut bermula pada Minggu malam sekitar pukul 22.10 WIB dan dengan cepat membesar hingga menarik perhatian warga sekitar.
Petugas pemadam kebakaran dari Kota Depok langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan intensif.
Baca Juga: Bus Tabrak Truk Pakan Ayam di Tol Gempol Pasuruan, Belasan Penumpang Terluka
Sebanyak 17 personel bersama enam unit mobil pemadam dikerahkan guna mengendalikan api yang terus meluas di area gudang.
Api baru bisa dipastikan padam sekitar pukul 00.15 WIB setelah proses pemadaman berlangsung cukup menantang.
Salah satu petugas menyampaikan bahwa dugaan awal penyebab kebakaran berasal dari gangguan listrik.
Baca Juga: Gempa 6,1 Magnitudo Guncang Hokkaido Pagi Hari, Warga Diminta Tetap Waspada
"Penyebab terjadinya kebakaran dikarenakan korsleting listrik," ujarnya.
Dalam proses pemadaman, petugas menghadapi sejumlah kendala yang memperlambat akses menuju titik api.
Kerumunan warga yang memadati lokasi membuat pergerakan tim pemadam menjadi kurang leluasa.
Selain itu, posisi sumber api yang berada di bawah atap berbahan seng juga menyulitkan proses pemadaman.
Petugas harus membuka dan mengurai bagian atap terlebih dahulu agar bisa menjangkau pusat kobaran api.
"Ada sedikit kesulitan yaitu karena banyak warga yang menonton sehingga akses tim damkar agak terhambat," katanya.
Baca Juga: Gempa 6,1 Magnitudo Guncang Hokkaido Pagi Hari, Warga Diminta Tetap Waspada
Ia juga menjelaskan bahwa titik api tersembunyi sehingga perlu penanganan ekstra sebelum bisa dipadamkan sepenuhnya.
Di tengah upaya pemadaman, warga sempat dikejutkan oleh suara ledakan yang terdengar dari area gudang.
Ledakan tersebut bahkan terlihat membumbung ke udara dan menyerupai letusan petasan.
"Pas datang unit kita, memang terdengar suara ledakan," ungkapnya.
Meski demikian, hingga kini belum dapat dipastikan sumber pasti dari ledakan tersebut.
Petugas menduga kemungkinan ledakan berasal dari bahan tertentu yang mudah terbakar atau barang seperti kembang api.
Baca Juga: Bus Tabrak Truk Pakan Ayam di Tol Gempol Pasuruan, Belasan Penumpang Terluka
Selain suara ledakan, kondisi di lokasi juga dilaporkan licin dan berbau bahan kimia menyerupai tiner atau minyak.
Hal tersebut semakin menambah tingkat risiko dalam proses pemadaman yang dilakukan petugas.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian kebakaran ini meskipun api sempat berkobar cukup besar.
Baca Juga: Genting! Bukan Hanya Trump, Penembak Gedung Putih Ternyata Incar Sosok-Sosok 'Ring 1' Ini
Namun, untuk nilai kerugian materi yang ditimbulkan, pihak berwenang masih belum dapat memberikan angka pasti.
Proses penyelidikan masih terus dilakukan guna memastikan penyebab kebakaran serta dampak kerusakan secara menyeluruh.
"Saya enggak bisa mastiin pasti berapa, karena masih dalam tahap penyelidikan," tutupnya.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Warga Lippo Karawaci Geruduk Menara Matahari, Selain AJB Tak Jelas Pengelola Dinilai Buruk
- 2Bawa Sabu 26 Kg, Dua Terdakwa Kasus Narkoba di Tangerang Dituntut Hukuman Mati
- 3Bukan Sekadar Menopang Tulang, Implan Medis Ini Dikembangkan agar Bisa Memulihkan Lapisan Pelindungnya
- 4Polisi Gagalkan Peredaran 120 Cartridge Vape Mengandung Etomidate di Apartemen Pacific Garden
- 5Ballon d’Or 2026 Segera Terjawab! Ini Jadwal Pengumuman, Jam Tayang WIB, dan Kandidat yang Berebut Trofi
- 6Harry Kane Ungkap Kebahagiaan Raih Ballon d'Or 2026, Ini Rekor Golnya Bersama Bayern Munich
- 7Jusuf Kalla Heran Ditantang Buka Buku Nikah, Padahal Hanya Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli!
- 8Uang Pelicin Rp338 Juta di Balik Kredit Fiktif Bank BJB: Polda Banten Bongkar Modus Licik Rekayasa Dokumen, Negara Boncos Rp8,7 Miliar!
- 9Mbappe Kehilangan Tiga Mitra Bisnis di China, Kontroversi Meme Picu Boikot Besar-besaran
- 10Keluarga Lamine Yamal Tuai Kritik setelah Ballon d'Or 2026, Ayahnya Jadi Sorotan









