Viral! Hanya Gara-gara Utang Rp 75 Ribu, Karyawati Bank Mekar di Tulang Bawang Dicekik dan Dipukul: Ini Kronologi Lengkapnya

AKURAT BANTEN– Jagat media sosial tengah dihebohkan oleh video kekerasan yang menimpa seorang karyawati bank (PNM/Mekar) di Kabupaten Tulang Bawang, Lampung.
Korban yang sedang menjalankan tugas profesionalnya justru mendapatkan perlakukan kasar hingga penganiayaan fisik dari suami nasabah.
Pihak kepolisian akhirnya angkat bicara dan membeberkan kronologi memilukan di balik insiden yang memicu kemarahan netizen tersebut.
Baca Juga: HEBOH! ASN Sukabumi Diculik & Dianiaya Sadis, Ternyata Ada Skandal 'Cinta Terlarang' di Baliknya?
Berawal dari Tagihan Rp 75 Ribu
Insiden ini terjadi pada Sabtu, 13 Desember 2025, sekitar pukul 10.50 WIB, di Kampung Bakung Rahayu, Kecamatan Gedung Meneng.
Tragedi bermula saat korban bersama rekannya mendatangi rumah nasabah untuk menagih angsuran mingguan sebesar Rp 75.000.
Kasatreskrim Polres Tulang Bawang, AKP Noviarif Kurniawan, menjelaskan bahwa situasi memanas saat korban mengungkapkan kejujurannya.
Selama ini, korban mengaku sering menalangi (membayar terlebih dahulu) angsuran tersebut karena nasabah sangat sulit ditemui.
"Korban menyampaikan bahwa selama ini ia sempat menalangi angsuran karena sulit menemui nasabah. Ucapan tersebut rupanya memicu emosi terlapor (suami nasabah)," ungkap AKP Noviarif, Selasa (16/12/2025).
Detik-Detik Penganiayaan: Dicekik Dua Kali
Bukannya berterima kasih atau membayar kewajibannya, terlapor justru meledak amarahnya. Berdasarkan keterangan polisi dan bukti video yang beredar, berikut adalah rangkaian kekerasannya:
- Provokasi Awal: Terlapor sempat mendorong rekan korban yang sedang mendampingi.
- Pencekikan: Terlapor berdiri dan langsung mencekik leher korban sebanyak dua kali.
- Pemukulan: Pelaku mencoba melayangkan pukulan ke wajah. Meski korban sempat menghindar, pukulan keras tersebut tetap mengenai bahu kanan korban.
- Pengusiran: Di tengah aksi kekerasan tersebut, orang tua terlapor justru datang bukan untuk melerai secara damai, melainkan meminta korban segera pergi dari lokasi.
Dalam potongan video yang viral, terdengar pelaku berteriak dengan nada tinggi, "Keluar kalian, saya tidak terima kalian masuk ke rumah saya! Kalau nagih utang jangan begini. Bukan saya enggak mau bayar, saya punya uang!"
Luka Fisik dan Trauma Korban
Akibat kejadian tersebut, korban segera melapor ke Polres Tulang Bawang pada sore harinya, pukul 16.53 WIB.
Hasil visum dari RSUD Menggala menunjukkan adanya bekas kemerahan di leher akibat cekikan dan luka memar membiru di bahu kanan korban.
"Luka di bagian leher terdapat bekas merah dan korban mengalami rasa sakit yang cukup serius," tambah AKP Noviarif.
Ancaman Penjara Menanti Pelaku
Hingga saat ini, polisi terus melakukan pemeriksaan saksi-saksi dan mendalami bukti video viral tersebut.
Meski pelaku belum diamankan secara fisik, pihak kepolisian menegaskan bahwa proses hukum terus berjalan.
Pelaku terancam dijerat dengan Pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan, dengan ancaman hukuman penjara maksimal 2 tahun 8 bulan.
Imbauan Polisi: Bijak Berhutang
Menutup keterangannya, AKP Noviarif mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam mengelola keuangan dan tidak menggunakan kekerasan dalam menyelesaikan masalah kredit.
"Kami meminta masyarakat yang mengajukan pinjaman agar menyesuaikan dengan kemampuan finansial.
Jangan sampai urusan utang piutang berujung pada tindakan pidana yang merugikan diri sendiri," tegasnya (**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Adu Bukti di MK! Subhan Palal Bongkar Dalil Gugatan, Andi Azwan Beri Jawaban soal Ijazah Gibran, Ini yang Kini Dipersoalkan
- 2Mahfud MD Bongkar Kejanggalan Surat Kesetaraan Pendidikan Gibran, Singgung Soal Kewenangan MK
- 3Remaja 17 Tahun yang Tenggelam di Jembatan Grendeng Tangerang Ditemukan Tewas
- 4Wayne Rooney Minta Man City Dihukum Berat: “Turunkan Mereka ke Liga Terendah!”
- 5Tanggapi Keluhan Warga, Kelurahan Cipondoh Akui Sulit Atasi Sampah Pasar Sipon
- 6Bukan Cuma Soal Sponsor! Ini 4 Kesalahan Finansial Man City yang Kini Bisa Mengubah Nasib The Citizens
- 7Pendapatan AC Milan Tembus Rp9,4 Triliun, Kok Utangnya Malah Naik Puluhan Juta Euro? Ini Faktanya
- 8Inggris Hajar Republik Ceko 2-0 di Nations League, Kartu Merah Jadi Titik Balik
- 9Gibran Bisa Tergusur? Nama Mayor Teddy Muncul sebagai Kandidat Pendamping Prabowo di 2029
- 10Bukan Jabatan Biasa! Listyo Sigit dan Dedi Prasetyo Dapat Bintang Mahaputera dari Prabowo









