Usai Ditegur Serobot Antrian, Sopir Pajero Lakukan Penganiayaan Pada Kernet Bis Damri

AKURAT BANTEN - Sebuah video viral memperlihatkan seorang kernet Bus Damri mendapat penganiayaan dari seorang sopir Pajero di SPBU Nunyai, Bandar Lampung pada Minggu, 9 Februari 2025.
Kejadian penganiyaan ini terjadi sekitar pukul 16.00 WIB setelah kernet bis Damri memperingatkan sopir pajero untuk tidak menerobos antrian.
Dalam video viral tersebut juga terlihat bahwa seorang pria berjaket hitam mencabut senjata tajam sembari memiting kernet bis damri dan mencoba menusuknya dengan senjata.
Baca Juga: Alih Profesi Jadi Tukang Las di Kanada, Tengku Firmansyah Kini Naik Jabatan
Sebelumnya, saat mengantre secara tiba-tiba pelaku menyerobot antrean di SPBU dengan menggunakan mobil Pajero.
Setelah ditegur, sopir pajero justru marah dan mengeluarkan senjata tajam hingga melakukan penusukan ke kernet bis damri.
Menanggapi kejadian ini, Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Yuni Iswandari menjelaskan bahwa sebelumnya bis damri hendak melakukan pengisian solar di SPBU.
Baca Juga: Dirjen Migas ESDM Achmad Muchtasyar Dicopot, Usai Kantor Ditjen Migas Digeledah Kejagung
Kemudian korban menegur pelaku agar bersabar dan mengantri di belakang. Namun teguran tersebut tidak diterima dengan baik hingga pelaku turun dari mobil dengan emosi kemudian cekcok dengan kernet bis damri.
Kemudian sopir pajero mengeluarkan senjata tajam dan menusuk korban berkali-kali hingga mengenai jari dan dada kiri.
Sejumlah orang yang melihat kejadian tersebut juga berusaha melerai kejadian penusukan tersebut.
Baca Juga: Lupa Kata Sandi Instagram? Cobain Cara Ini, Bisa Bantu Login dengan Mudah!
Hingga saat ini kernet bis Damri sedang menjalani pemulihan di rumah sakit terdekat dan pelaku sudah berhasil diamankan.
Pelaku masih dalam pemeriksaan pihak berwajib dan ditahan di Polresta Bandar Lampung.
Penyidik masih berupaya mengumpulkan keterangan saksi untuk mendalami kronologi kejadian dan motif aksi penusukan tersebut.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









