Banten

Pos Indonesia Kebut Penyaluran BLT Kesra di Sumatera Meski Kantor Pos Banyak Terdampak Bencana

Moehamad Dheny Permana | 6 Desember 2025, 04:11 WIB
Pos Indonesia Kebut Penyaluran BLT Kesra di Sumatera Meski Kantor Pos Banyak Terdampak Bencana

Akurat Banten - PT Pos Indonesia terus menggenjot penyaluran Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) 2025 di wilayah Sumatera yang sedang dilanda bencana.

Pelaksana tugas Direktur Utama PT Pos Indonesia Haris menegaskan bahwa proses distribusi tetap berjalan meskipun sejumlah kantor pos sempat lumpuh akibat dampak bencana.

“Kami berupaya maksimal agar bantuan tetap tersalurkan, meskipun beberapa kantor kami ikut terdampak,” ujar Haris.

Ia menjelaskan bahwa kantor pos di Langsa dan Sibolga menjadi dua titik yang paling merasakan gangguan operasional namun kini keduanya mulai kembali berfungsi.

Menurut Haris, sejak awal pekan kantor-kantor tersebut sudah membuka layanan bertahap dan mulai melanjutkan pembayaran bantuan.

Untuk memastikan kelancaran distribusi, PT Pos Indonesia menerapkan tiga mekanisme penyaluran, yaitu pembayaran langsung di kantor pos, layanan komunitas melalui kantor desa atau sekolah, serta pengantaran ke rumah bagi penerima lansia, sakit, atau penyandang disabilitas.

Baca Juga: Detik-Detik Mengerikan Pembunuhan Berencana di Cisauk: Korban Sempat Teriak 'Bunda, Tolong!' Sebelum Diperkosa dan Dihabisi Kekasih dan Dua Rekannya

Haris mengatakan bahwa BLT Kesra 2025 ditujukan bagi 35 juta keluarga penerima manfaat, dengan sekitar 18 juta di antaranya menjadi tanggung jawab PT Pos.

Dari jumlah tersebut, sekitar 12 juta data sudah diterima dan lebih dari 10 juta telah dibayarkan.

“Sejauh ini realisasi pembayaran mencapai lebih dari 85 persen,” kata Haris.

Ia merinci bahwa alokasi bantuan untuk Kota Sibolga mencapai 5.537 keluarga, namun baru sekitar 1.200 penerima yang mendapatkan haknya sebelum bencana melanda.

Sementara itu, di Langsa tercatat sekitar 42.000 keluarga masuk daftar penerima dan sudah lebih dari 10.000 di antaranya menerima bantuan hingga 1 Desember 2025.

Haris menegaskan bahwa PT Pos Indonesia hanya menyalurkan bantuan kepada penerima yang telah ditetapkan pemerintah melalui data Kementerian Sosial yang diverifikasi oleh pemerintah daerah.

Setiap penerima wajib menunjukkan surat pemberitahuan berkode QR sebagai alat verifikasi agar bantuan tepat sasaran.

Terkait wacana pembayaran di lokasi pengungsian, Haris mengatakan bahwa pihaknya masih berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk menghindari potensi kerumunan atau konflik sosial.

Baca Juga: 14 Ribu ASN Pemkab Tangerang Donasikan Tunjangan untuk Bencana Sumatera, Rp2,5 Miliar Terkumpul

“Kami ingin memastikan penyaluran tetap akuntabel dan hanya diterima oleh warga yang memang berhak,” terangnya.

Ia menambahkan bahwa perusahaan menargetkan seluruh data yang sudah diterima dapat tersalurkan sepenuhnya sebelum 11 Desember 2025, dengan catatan proses verifikasi lapangan berjalan tanpa hambatan.

PT Pos Indonesia berharap percepatan penyaluran ini dapat membantu pemulihan kondisi warga Sumatera sekaligus memastikan dukungan pemerintah tersampaikan tepat waktu.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.