Motor Ojol yang Dicuri Polisi Gadungan Akhirnya Kembali, Tangis Syukur Irwan Pecah di Polres Jakarta Utara

Akurat Banten - Suasana haru menyelimuti halaman Polres Metro Jakarta Utara ketika Irwan, seorang pengemudi ojek online, akhirnya memeluk kembali motor kesayangannya yang sempat raib digondol polisi gadungan.
Motor berwarna hitam itu sempat menghilang sejak awal November lalu, setelah dibawa kabur oleh Muhammad Yusuf Maulana, pria 26 tahun yang mengaku sebagai anggota Ditresnarkoba Polda Metro Jaya.
“Saya masih nggak nyangka motor ini balik lagi. Motor ini masih saya cicil, jadi rasanya seperti mimpi,” ujar Irwan dengan mata berkaca-kaca usai menerima kunci dari Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Erick Frendriz.
Bagi Irwan, motor itu bukan sekadar alat transportasi. Di atas jok itulah ia menggantungkan harapan untuk menafkahi keluarga.
Ia masih mengingat betul momen ketika pelaku datang dengan seragam lengkap, pistol di pinggang, dan lencana polisi di dada.
“Saya percaya saja waktu itu. Penampilannya meyakinkan banget, apalagi dia bawa senjata,” kenangnya.
Namun, kepercayaan itu berubah menjadi mimpi buruk saat motor yang ia gunakan untuk bekerja justru lenyap dibawa pria tersebut.
Baca Juga: Rp3,5 Triliun Dibalikin ke Kas Negara! Menkeu Purbaya Bongkar 'Dosa' K/L: Ada yang Sudah Menyerah..
Berhari-hari Irwan kehilangan semangat, hingga akhirnya kabar datang bahwa pelaku berhasil diringkus aparat kepolisian.
Kini, motor yang menjadi saksi perjuangannya kembali ke pelukan.
“Saya bersyukur sekali, akhirnya bisa narik lagi seperti biasa. Terima kasih buat polisi yang cepat tanggap,” katanya.
Di sisi lain, Madi, rekan sesama ojek online yang juga koordinator komunitas Ojol Penjaringan, turut mengungkapkan rasa hormatnya kepada pihak kepolisian yang sigap mengusut laporan kehilangan.
“Teman-teman ojol di sini semua merasa dihargai. Polisi bergerak cepat, dan itu membuat kami makin percaya untuk melapor kalau ada kejadian serupa,” ujar Madi.
Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Erick Frendriz, dalam kesempatan yang sama mengapresiasi partisipasi masyarakat yang aktif membantu proses penyelidikan.
Ia menegaskan bahwa setiap laporan masyarakat tidak akan diabaikan.
Baca Juga: MK Tegas Hapus Celah Jabatan Rangkap, Polisi Aktif Wajib Lepas Seragam Jika Duduki Posisi Sipil
“Kami pastikan semua laporan ditindaklanjuti secara profesional dan terukur. Jangan ragu untuk melapor jika melihat hal mencurigakan,” tegas Erick.
Pengungkapan kasus ini menjadi bukti nyata bahwa kerja sama antara warga dan kepolisian bisa mempercepat proses penegakan hukum.
Kini, setelah perjuangan panjang dan kecemasan yang menyesakkan, Irwan bisa kembali menyalakan mesin motornya dan mengaspal di jalanan ibu kota.
Baginya, bukan hanya kendaraan yang kembali, tetapi juga semangat dan keyakinan bahwa keadilan masih bekerja di negeri ini.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Sidang Gugatan Gibran di MK Buka Fakta Baru, Bawaslu Ternyata Tak Bisa Akses Data KPU
- 2Jika Gugatan Gibran Dikabulkan MK, Yusril Bicara Dampaknya, ‘Saya Tidak Bisa Membayangkan’
- 3Belum Mahir Menyetir, Sopir Pickup SPPG Cibaliung 2 Tabrak 3 Relawan Sampai Terkapar
- 4Jika Gibran Didiskualifikasi MK, 3 Nama Ini Muncul Jadi Wapres Pengganti, Ada AHY dan Anies
- 5Jokowi Akhirnya Buka Suara soal Pendidikan Gibran, Singgung Paket C, 'Masa Disuruh Lagi?'
- 6Gugatan Gibran di MK Disebut KPU Bisa Masuk Ranah Pemakzulan, Ini Alasannya
- 7Dedi Mulyadi Masuk Bursa Pilpres 2029, Tapi Ada Satu Hambatan Besar yang Disorot Pengamat
- 8Sidang Gibran di MK Bikin Terkejut, KPU Akui Tak Cek Langsung Dokumen Pendidikan
- 9Gatot Nurmantyo Yakin Gugatan Gibran Bakal Ditolak MK, Lalu Singgung Skenario Politik Berikutnya
- 10Prabowo Disebut Tak Lagi dengan Gibran di 2029, 3 Nama Ini Mulai Muncul sebagai Pengganti






