Gelombang Apresiasi Publik Melonjak, Tiga Menteri Ini Jadi Bintang di Mata Rakyat

Akurat Banten - Tiga nama muncul sebagai sorotan positif dalam survei terbaru Indikator Politik Indonesia.
Mereka adalah Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, dan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.
Ketiganya berhasil meraih tingkat kepuasan publik yang tinggi atas kinerja mereka di kabinet Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Dalam siaran yang ditayangkan melalui kanal YouTube Indikator Politik Indonesia pada Sabtu, Pendiri sekaligus Peneliti Utama Burhanuddin Muhtadi menyampaikan bahwa hasil survei ini mencerminkan persepsi masyarakat terhadap para pembantu presiden yang dianggap paling tanggap dan berprestasi.
“Data kami menunjukkan tingkat kepuasan publik terhadap beberapa menteri mencapai angka yang sangat tinggi,” ujar Burhanuddin.
Dari data yang dipaparkan, Andi Amran Sulaiman menempati posisi teratas dengan tingkat kepuasan mencapai 84,9 persen.
Kebijakan dan langkah cepat Amran dalam memperkuat ketahanan pangan dinilai berhasil membawa angin segar di sektor pertanian yang sempat goyah.
Di posisi kedua menyusul Teddy Indra Wijaya dengan perolehan kepuasan 84,5 persen.
Publik menilai Teddy sebagai sosok birokrat yang tenang namun gesit dalam memastikan jalannya koordinasi antar kementerian.
Kepemimpinannya di lingkar Sekretariat Kabinet dinilai efektif, terutama dalam menjaga stabilitas kebijakan lintas sektor.
Menariknya, Purbaya Yudhi Sadewa yang baru beberapa minggu menjabat sebagai Menteri Keuangan juga langsung mencuri perhatian.
Dengan tingkat kepuasan mencapai 84,1 persen, publik melihat Purbaya sebagai figur teknokrat yang cepat beradaptasi dan mampu merespons tantangan ekonomi dengan pendekatan realistis.
Meski demikian, tidak semua responden merasa puas sepenuhnya.
Amran mencatat sekitar 10,45 persen masyarakat yang menilai kinerjanya masih perlu diperbaiki.
Sementara Teddy mendapatkan 7,5 persen suara yang menyatakan ketidakpuasan, dan Purbaya sebesar 7,0 persen.
Baca Juga: Drama Korupsi di Ponorogo Menggelegar Bupati dan Tiga Pejabat Terseret Usai OTT KPK
Angka tersebut menunjukkan bahwa publik tetap kritis meski dominan memberikan apresiasi positif.
Survei ini dilakukan pada periode 20 hingga 27 Oktober 2025, melibatkan 1.220 responden dari berbagai daerah di Indonesia.
Metode pengambilan sampel menggunakan multistage random sampling, dengan margin of error 2,8 persen, sehingga hasilnya dinilai cukup representatif menggambarkan pandangan publik nasional.
Menurut pengamat politik, hasil survei ini menjadi sinyal penting bagi pemerintah.
Kinerja yang mendapatkan dukungan publik bukan hanya soal pencapaian teknis, tetapi juga bagaimana kebijakan tersebut menyentuh kehidupan masyarakat secara langsung.
Tingginya tingkat kepuasan terhadap tiga menteri ini dianggap sebagai cermin keberhasilan awal pemerintahan baru dalam menjaga kepercayaan rakyat.
“Ketika masyarakat merasa dilibatkan dan mendengar hasil nyata, tingkat kepercayaan otomatis meningkat,” kata Burhanuddin.
Baca Juga: Bandung Zoo Kabur dari PKBSI, Pengakuan Mengejutkan Soal Konflik Internal Terkuak
Secara keseluruhan, hasil survei Indikator Politik Indonesia memperlihatkan bahwa kabinet Prabowo-Gibran memiliki figur-figur kuat yang mendapat dukungan luas.
Publik menaruh harapan besar agar performa positif ini dapat terus dipertahankan, bahkan ditingkatkan, demi menghadirkan pemerintahan yang benar-benar bekerja untuk rakyat.
Dengan apresiasi publik yang terus tumbuh, tiga nama tersebut kini bukan sekadar pejabat negara.
Mereka telah menjadi simbol optimisme baru bahwa kerja nyata masih mendapat tempat di hati masyarakat Indonesia.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Sidang Gugatan Gibran di MK Buka Fakta Baru, Bawaslu Ternyata Tak Bisa Akses Data KPU
- 2Jika Gugatan Gibran Dikabulkan MK, Yusril Bicara Dampaknya, ‘Saya Tidak Bisa Membayangkan’
- 3Belum Mahir Menyetir, Sopir Pickup SPPG Cibaliung 2 Tabrak 3 Relawan Sampai Terkapar
- 4Jika Gibran Didiskualifikasi MK, 3 Nama Ini Muncul Jadi Wapres Pengganti, Ada AHY dan Anies
- 5Jokowi Akhirnya Buka Suara soal Pendidikan Gibran, Singgung Paket C, 'Masa Disuruh Lagi?'
- 6Gugatan Gibran di MK Disebut KPU Bisa Masuk Ranah Pemakzulan, Ini Alasannya
- 7Dedi Mulyadi Masuk Bursa Pilpres 2029, Tapi Ada Satu Hambatan Besar yang Disorot Pengamat
- 8Sidang Gibran di MK Bikin Terkejut, KPU Akui Tak Cek Langsung Dokumen Pendidikan
- 9Gatot Nurmantyo Yakin Gugatan Gibran Bakal Ditolak MK, Lalu Singgung Skenario Politik Berikutnya
- 10Prabowo Disebut Tak Lagi dengan Gibran di 2029, 3 Nama Ini Mulai Muncul sebagai Pengganti






