Banten

Prabowo Tegaskan Pemerintah Tegak Lurus Hadapi Korupsi Demi Kepentingan Rakyat

Moehamad Dheny Permana | 21 Oktober 2025, 09:15 WIB
Prabowo Tegaskan Pemerintah Tegak Lurus Hadapi Korupsi Demi Kepentingan Rakyat

Akurat Banten - Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan komitmennya menindak tegas praktik korupsi yang merugikan negara dan masyarakat.

Pernyataan itu disampaikan Presiden saat hadir dalam penyerahan uang pengganti kerugian negara senilai Rp13,2 triliun dari kasus tindak pidana korupsi pemberian fasilitas ekspor minyak kelapa sawit dan turunannya.

Acara berlangsung di Kejaksaan Agung RI, Jakarta, Senin, yang juga menjadi momentum untuk menegaskan keseriusan pemerintah dalam melindungi kedaulatan ekonomi Indonesia.

"Kalau mereka para pengusaha serakah itu menganggap bisa menipu terus-menerus bangsa sebesar Indonesia, ya saya kira itu kita akan buktikan bahwa kita masih eksis, masih kuat dan kita bertekad untuk menegakkan kedaulatan kita demi rakyat kita," tegas Prabowo.

Presiden menyoroti perilaku segelintir pengusaha yang mencari keuntungan pribadi tanpa memikirkan dampak terhadap rakyat dan negara.

Menurutnya, teknologi dan perkembangan peradaban membuat dunia semakin sempit, sehingga tindakan curang tidak bisa lagi disembunyikan dan akan selalu terpantau.

Selain itu, Prabowo memberikan pesan khusus kepada aparat penegak hukum, termasuk jajaran Kejaksaan Agung, untuk terus menjaga integritas dan semangat dalam menjalankan tugas.

Baca Juga: Penyerahan Rp13,2 Triliun Kerugian Negara Disaksikan Langsung oleh Presiden Prabowo

"Selamat atas pekerjaan ini. Jangan surut, jangan malas, jangan menyerah. Berbuatlah yang terbaik untuk bangsa, negara dan rakyatmu," ujarnya.

Presiden juga menekankan bahwa kekayaan yang diperoleh dengan mengorbankan kepentingan rakyat merupakan rezeki yang tidak berkah.

"Sudah banyak saya saksikan pejabat yang lengah, lemah iman, atau lemah akhlak melakukan tindakan yang merugikan negara, dan akhirnya termasuk keluarganya ikut menderita," kata Prabowo.

Dia menambahkan bahwa hukum harus ditegakkan secara adil, tanpa diskriminasi antara pejabat dan masyarakat biasa.

"Penegakan hukum jangan tumpul ke atas dan tajam ke bawah. Hukuman yang berat bagi rakyat kecil sementara yang besar lolos itu zalim," tegas Presiden.

Prabowo menekankan pentingnya empati bagi aparat hukum, agar mereka dapat memahami kondisi masyarakat kecil yang rentan.

Baca Juga: Selebgram Lisa Mariana Resmi Jadi Tersangka Usai Kasus Heboh dengan Ridwan Kamil

Ia berharap hakim dan jaksa tidak hanya menegakkan hukum secara mekanis, tetapi juga memperhatikan keadilan sosial bagi rakyat yang lemah.

Langkah tegas ini dianggap Presiden sebagai bagian dari upaya menjaga kedaulatan ekonomi Indonesia dan memastikan bahwa negara tetap berpihak kepada rakyat.

Pesan Prabowo juga menjadi peringatan bagi pelaku usaha yang tergoda untuk menempuh jalan instan melalui korupsi, bahwa setiap tindakan melawan hukum akan berakhir merugikan diri sendiri.

Dengan pendekatan ini, pemerintah ingin menciptakan lingkungan bisnis yang bersih, transparan, dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat.

Prabowo menutup pernyataannya dengan menekankan bahwa penegakan hukum yang adil dan konsisten adalah fondasi bagi masa depan Indonesia yang lebih kuat dan berdaulat.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.