Di Balik Sosok AKBP Didik Putra Kuncoro: Kapolres Bima yang Terseret Pusaran Kasus Sabu Anak Buah

AKURAT BANTEN-Kasus narkoba di tubuh Polri kembali mencoreng institusi bhayangkara. Kali ini, sorotan tajam tertuju pada Kapolres Bima, AKBP Didik Putra Kuncoro.
Bukan karena ia yang mengonsumsi, melainkan karena dugaan keterlibatan anak buahnya dalam jaringan pengedar sabu yang membuatnya harus berhadapan dengan Bidang Propam Polda NTB.
Bagaimana profil perwira menengah ini dan apa sebenarnya yang terjadi? Berikut ulasan mendalamnya.
Geger "Barang Haram" di Lingkungan Polres Bima
Pemeriksaan AKBP Didik Putra Kuncoro merupakan buntut dari penangkapan salah satu oknum anggotanya yang diduga menjadi pengedar narkotika jenis sabu.
Kasus ini menjadi tamparan keras, mengingat Polri sedang gencar-gencarnya melakukan pembenahan internal atau bersih-bersih dari pengaruh sindikat narkoba.
Poin Utama Pemeriksaan:
-
Pengawasan Melekat: Propam mendalami sejauh mana pengawasan yang dilakukan AKBP Didik terhadap bawahannya.
-
Dugaan Pembiaran: Penyelidikan fokus pada apakah ada unsur kelalaian atau bahkan sepengetahuan pimpinan terkait aksi nekat anak buahnya.
-
Komitmen Institusi: Polda NTB menegaskan tidak akan pandang bulu dalam menindak anggota yang terlibat barang haram.
Baca Juga: 'Konyol!' Menkeu Purbaya Yudhi Ngamuk BPJS PBI Mendadak Nonaktif, Bagaimana Rakyat Kecil?
Siapa AKBP Didik Putra Kuncoro?
Sebelum namanya mencuat karena kasus ini, AKBP Didik Putra Kuncoro dikenal sebagai perwira yang memiliki karier cukup stabil di kepolisian.
| Profil Singkat | Keterangan |
| Nama Lengkap | AKBP Didik Putra Kuncoro, S.I.K., M.Si. |
| Jabatan | Kapolres Bima (Polda Nusa Tenggara Barat) |
| Pendidikan | Lulusan Akpol (Akademi Kepolisian) |
| Rekam Jejak | Pernah menjabat di berbagai posisi strategis sebelum memimpin Polres Bima. |
Selama masa jabatannya, ia sering terlihat turun ke lapangan untuk program-program sosial dan pengamanan wilayah.
Namun, pepatah "nila setitik rusak susu sebelanga" tampaknya sedang membayangi masa depannya akibat ulah oknum anggotanya.
Pemeriksaan seorang Kapolres menunjukkan bahwa transparansi di tubuh Polri mulai berjalan.
Masyarakat kini lebih kritis terhadap kinerja kepolisian, terutama terkait integritas dalam pemberantasan narkoba.
"Seorang pemimpin bertanggung jawab penuh atas apa yang dilakukan atau gagal dilakukan oleh anak buahnya." – Prinsip kepemimpinan ini kini sedang diuji di pundak AKBP Didik.
Baca Juga: Geger! Mantan Wamenaker Bocorkan Ciri-Ciri Partai di Balik Kasus Korupsi K3: Cuma 3 Huruf!
Dampak dan Kelanjutan Kasus
Hingga saat ini, status AKBP Didik masih dalam tahap pemeriksaan saksi dan klarifikasi.
Jika terbukti ada kelalaian fatal dalam pengawasan, sanksi etik hingga mutasi jabatan bisa membayangi kariernya.
Di sisi lain, publik menanti tindakan tegas Polda NTB terhadap oknum pengedar sabu tersebut agar tidak ada lagi aparat yang menjadi "pagar makan tanaman" (**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Sidang Gugatan Gibran di MK Buka Fakta Baru, Bawaslu Ternyata Tak Bisa Akses Data KPU
- 2Jika Gugatan Gibran Dikabulkan MK, Yusril Bicara Dampaknya, ‘Saya Tidak Bisa Membayangkan’
- 3Belum Mahir Menyetir, Sopir Pickup SPPG Cibaliung 2 Tabrak 3 Relawan Sampai Terkapar
- 4Jika Gibran Didiskualifikasi MK, 3 Nama Ini Muncul Jadi Wapres Pengganti, Ada AHY dan Anies
- 5Jokowi Akhirnya Buka Suara soal Pendidikan Gibran, Singgung Paket C, 'Masa Disuruh Lagi?'
- 6Gugatan Gibran di MK Disebut KPU Bisa Masuk Ranah Pemakzulan, Ini Alasannya
- 7Dedi Mulyadi Masuk Bursa Pilpres 2029, Tapi Ada Satu Hambatan Besar yang Disorot Pengamat
- 8Sidang Gibran di MK Bikin Terkejut, KPU Akui Tak Cek Langsung Dokumen Pendidikan
- 9Gatot Nurmantyo Yakin Gugatan Gibran Bakal Ditolak MK, Lalu Singgung Skenario Politik Berikutnya
- 10Prabowo Disebut Tak Lagi dengan Gibran di 2029, 3 Nama Ini Mulai Muncul sebagai Pengganti






