Menpora Erick Thohir Ambil Langkah Berani: Sejahterakan 'Pahlawan Olaraga' Lewat Pensiun

AKURAT BANTEN-Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Erick Thohir, kembali membuat gebrakan yang menyentuh hati.
Ia mengusulkan sebuah program yang dapat mengubah nasib ribuan insan olahraga di masa depan: Dana Pensiun khusus bagi atlet dan pelatih berprestasi!
Usulan ini bukan sekadar janji, melainkan sebuah bentuk penghormatan dan pertanggungjawaban negara yang selama ini kerap dipertanyakan publik.
Tujuannya jelas: memastikan para "Pahlawan Bangsa" yang telah mengibarkan Sang Saka Merah Putih di kancah internasional dapat hidup tenang dan sejahtera di masa tua.
Baca Juga: Kisah Angga dan Wawan, yang Diberi Hormat 'Bak Seorang Jenderal' oleh Presiden Prabowo Subianto
Gagasan ambisius ini telah diajukan langsung oleh Erick Thohir kepada Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa. Responsnya? Sangat positif.
"Pak Menteri Keuangan sangat terbuka, sangat responsif. Bahkan pada kesempatan dalam kesempitan pun saya mendorong beberapa isu lain, salah satunya dana pensiun olahraga,” ungkap Erick Thohir saat rapat bersama Komisi X DPR RI di Jakarta, Senin 29 September 2025.
Meskipun mendapat lampu hijau, Menkeu Purbaya meminta tim Kemenpora untuk segera melakukan kajian komprehensif sebelum program monumental ini diwujudkan.
Ini adalah langkah krusial untuk memastikan dasar hukum yang kuat, kriteria penerima manfaat yang tepat sasaran, dan keberlanjutan sumber pembiayaan.
Erick Thohir secara tegas menyatakan bahwa kebijakan jaminan pensiun ini adalah sebuah keharusan. Ia menunjuk dua negara raksasa Asia yang sudah lebih dulu memberikan kesejahteraan purna-tugas:
“Sudah waktunya para pahlawan bangsa kita benar-benar dihormati. Kalau di India ada, di Cina ada, kenapa Indonesia tidak ada?”
Pria yang juga menjabat Ketua Umum PSSI ini menyoroti sebuah ironi: selama ini, para penyumbang medali—mulai dari Olimpiade, Asian Games, hingga SEA Games—kerap terlupakan dan bahkan menghadapi kesulitan finansial setelah tak lagi bertanding.
Dana pensiun diharapkan menjadi solusi permanen, menjamin kepastian kesejahteraan yang melampaui bonus instan.
Menpora Erick Thohir menyebut kriteria awal penerima manfaat fokus pada mereka yang telah meraih medali emas di ajang-ajang bergengsi internasional.
“Menteri Keuangan meminta dilakukan kajian terlebih dahulu. Salah satunya memikirkan apakah atlet dan pelatih yang pernah meraih medali emas di ajang besar yang bisa mendapatkannya,” jelas Erick.
Realisasi program ini memang membutuhkan kerja keras, terutama dalam menyusun kajian dan menyinkronkannya dengan berbagai pihak terkait. Kemenpora akan segera "kerja keras" dalam dua minggu terakhir untuk merumuskan detail program ini.
Menpora juga secara langsung meminta dukungan dari parlemen, khususnya Komisi X DPR RI yang membidangi olahraga.
Baca Juga: Retribusi Sampah Kota Tangerang Diduga Bocor Miliaran Rupiah
“Mohon dukungan dengan segala kerendahan hati. Jalan berlikunya cukup menarik, tapi InsyaAllah kalau niat kita sama-sama, ini bisa terwujud,” tambahnya penuh harap.
Usulan dana pensiun ini bukan sekadar kebijakan, tetapi sebuah pernyataan sikap negara bahwa jasa pahlawan olahraga—yang selama ini menjadi sarana diplomasi dan kebanggaan bangsa—tidak akan pernah dilupakan.
“Pahlawan olahraga yang sudah mengharumkan nama bangsa harus mendapatkan penghormatan yang layak. Dana pensiun bisa menjadi wujud nyata dari penghargaan itu,” pungkas Erick Thohir.
Program ini kini berada di jalur kajian. Jika terwujud, ini akan menjadi warisan besar Erick Thohir bagi masa depan olahraga Indonesia, memberikan motivasi baru bagi generasi muda, sekaligus menunaikan janji kesejahteraan bagi para legenda (**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Gibran Disorot soal Ijazah, Nama Anies Baswedan Muncul! Refly Harun Ungkap Sosok Pengganti Wapres
- 2Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Pamulang Perkuat Kapasitas Keluarga dan Pemasaran UMKM di Kelurahan Setu
- 3Ubah Stigma Mahjong, Andrew Herman Gelar Turnamen Berhadiah Rp15 Juta di One District at Puri
- 4Ranking Dua Akpol 1998! Ini Perjalanan Karier Ade Ary Syam Indradi hingga Jadi Karoops Polda Metro Jaya
- 5Ansor Tangsel Sukses Gelar Ansor Fest Experience 2026 di Mall, Padukan Syiar dan Kreativitas Pemuda
- 6Belum Selesai Kasus 115 Pelanggaran! Manchester City Terancam Investigasi Baru dan Sanksi Tambahan
- 7Bukan Sekadar Kalah! Alexander Isak Soroti Kesalahan Fatal Liverpool saat Tumbang 2-3 di Istanbul
- 8Comeback Gila Real Madrid Bikin Bellingham Terpukau! Jude Minta Satu Hal Ini Dipertahankan Los Blancos
- 9Ranking Dua Akpol 1998! Ini Perjalanan Karier Ade Ary Syam Indradi hingga Jadi Karoops Polda Metro Jaya
- 10Jokowi dan Roy Suryo Saling Sindir di Sidang Ijazah, Ending Jabat Tangan Ini Bikin Publik Terkejut!






