Jurus Andra Soni Bikin Nelayan Banten Sejahtera: Tak Cukup Modal Janji, langsung Turun Tangan!

AKURAT BANTEN-Banten, dengan garis pantainya yang membentang sepanjang 945 kilometer, memiliki potensi kelautan dan perikanan yang luar biasa.
Namun, potensi ini tidak akan berarti tanpa kesejahteraan para nelayan sebagai garda terdepan.
Atas dasar itulah, Gubernur Andra Soni menggelar dialog langsung dengan para nelayan di Pelabuhan Karangantu, Serang.
Pertemuan ini bukan sekadar ajang seremonial, melainkan langkah nyata untuk mewujudkan visi "Banten Maju Adil Merata Tidak Korupsi" melalui misi "Banten Makmur".
Baca Juga: KLH Tawarkan Program PSEL, Pemkab Tangerang Siapkan Lahan di TPA Jatiwaringin
Dialog Langsung, Solusi Tepat
Acara yang bertajuk 'Menuju Sektor Perikanan Tangkap yang Maju dan Berdaya Saing' ini dipandu oleh Kepala DKP Eli Susiyanti dan dihadiri oleh berbagai pihak, mulai dari Wali Kota Serang Budi Rustandi, OPD terkait, hingga perwakilan nelayan dari Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI).
Dalam dialog yang hangat namun tajam ini, para nelayan menyampaikan berbagai keluhan yang selama ini mereka hadapi, seperti:
Pendangkalan Pelabuhan: Hampir semua tempat pendaratan ikan mengalami pendangkalan. Masalah ini sangat krusial karena menghambat aktivitas sandar kapal dan mobilitas nelayan.
Akses BBM Bersubsidi: Para nelayan masih kesulitan mendapatkan bahan bakar bersubsidi yang vital untuk operasional mereka.
Jaminan Sosial: Kesejahteraan dan perlindungan kerja menjadi isu penting. Nelayan berharap mendapatkan jaminan BPJS Ketenagakerjaan.
Isu Lainnya: Pembahasan juga mencakup legalisasi jaring apolo dan perlunya pendidikan untuk nelayan agar bisa meningkatkan keterampilan dan produktivitas.
Menanggapi keluhan ini, Gubernur Andra Soni menegaskan bahwa permasalahan ini tidak bisa diselesaikan sendiri oleh Pemprov Banten, melainkan membutuhkan sinergi dengan pemerintah pusat.
Ia bersyukur, Kepala BBWS C3, Dedi Yudha Lesmana, menyatakan komitmen untuk melakukan normalisasi Sungai Cibanten atau Pelabuhan Karangantu pada tahun 2026.
Begitu pula BBWS C2 yang akan melakukan kegiatan serupa di Pelabuhan Perikanan Cituis, Kabupaten Tangerang.
Baca Juga: Ombudsman Desak Pemkab Tangerang Segera Pulihkan Sungai Kronjo yang Tertutup Pengurugan
Bantuan Langsung & Inovasi Teknologi
Seusai dialog, Gubernur Andra Soni langsung memberikan bantuan nyata sebagai wujud respons cepat pemerintah. Bantuan yang diserahkan berupa:
Alat Tangkap: Jaring insang, bubu naga, dan alat TED (Turtle Excluder Device) disalurkan kepada puluhan kelompok dan nelayan.
Bantuan Sosial: Paket sembako diberikan untuk membantu kebutuhan pokok para nelayan.
Jaminan BPJS Ketenagakerjaan: Bantuan ini menjadi kabar gembira bagi 600 nelayan, dengan iuran yang ditanggung penuh oleh pemerintah selama tahun pertama. Bantuan serupa juga akan menyusul untuk 3.500 nelayan lainnya.
Selain bantuan fisik, Gubernur juga meninjau program pelacakan kapal nelayan hasil kolaborasi Pemprov Banten dengan perguruan tinggi ternama. Program ini bertujuan untuk meningkatkan keselamatan pelayaran dan memberikan rasa aman bagi para nelayan saat melaut.
Baca Juga: Monyet Liar Ngamuk Acak-acak Warung Sembako, Warga Cibodas Tangerang Panik dan Nyaris Jadi Korban!
Harapan untuk Masa Depan
Dialog ini menjadi sinyal positif bagi para nelayan Banten. Seperti diungkapkan oleh Ketua DPD HNSI Banten, Neneng Sri Hastuti Handayani, para nelayan merasa bersyukur karena aspirasi mereka kini didengar langsung oleh pimpinan tertinggi di Banten.
Wali Kota Serang Budi Rustandi pun siap berkolaborasi demi mewujudkan kesejahteraan nelayan.
Harapannya, pertemuan ini tidak berhenti hanya sebagai diskusi, melainkan menjadi awal dari sebuah perubahan besar yang membawa dampak positif bagi kehidupan para nelayan.
Dengan dukungan penuh dari pemerintah dan kolaborasi dari berbagai pihak, potensi perikanan Banten dapat dimaksimalkan, tidak hanya untuk meningkatkan hasil tangkapan, tetapi juga untuk menyejahterakan para pahlawan bahari yang mengabdi pada lautan Banten (**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Gibran Disorot soal Ijazah, Nama Anies Baswedan Muncul! Refly Harun Ungkap Sosok Pengganti Wapres
- 2Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Pamulang Perkuat Kapasitas Keluarga dan Pemasaran UMKM di Kelurahan Setu
- 3Ubah Stigma Mahjong, Andrew Herman Gelar Turnamen Berhadiah Rp15 Juta di One District at Puri
- 4Ranking Dua Akpol 1998! Ini Perjalanan Karier Ade Ary Syam Indradi hingga Jadi Karoops Polda Metro Jaya
- 5Ansor Tangsel Sukses Gelar Ansor Fest Experience 2026 di Mall, Padukan Syiar dan Kreativitas Pemuda
- 6Bukan Sekadar Kalah! Alexander Isak Soroti Kesalahan Fatal Liverpool saat Tumbang 2-3 di Istanbul
- 7Comeback Gila Real Madrid Bikin Bellingham Terpukau! Jude Minta Satu Hal Ini Dipertahankan Los Blancos
- 8Messi Pensiun, Argentina Tak Berani Berikan Nomor 10 kepada Siapa Pun! Ini Alasan Scaloni
- 9Ranking Dua Akpol 1998! Ini Perjalanan Karier Ade Ary Syam Indradi hingga Jadi Karoops Polda Metro Jaya
- 10Jokowi dan Roy Suryo Saling Sindir di Sidang Ijazah, Ending Jabat Tangan Ini Bikin Publik Terkejut!






