Banten

Puluhan Warga Mengungsi Usai Ledakan di Pondok Cabe Ilir, Tangsel

Irsyad Mohammad | 13 September 2025, 14:15 WIB
Puluhan Warga Mengungsi Usai Ledakan di Pondok Cabe Ilir, Tangsel

AKURAT BANTEN - Ledakan hebat yang mengguncang kawasan Pondok Cabe Ilir, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan, pada Jumat (12/9/2025) memaksa puluhan warga meninggalkan rumah mereka.

Sebanyak 84 orang kini mengungsi di Mushola Daarun Naa’im setelah tempat tinggal mereka mengalami kerusakan. Tercatat ada 16 rumah terdampak, mulai dari rusak ringan hingga berat.

Kondisi di posko darurat itu cukup memprihatinkan. Warga hanya berbekal pakaian, selimut, dan bantal seadanya.

Baca Juga: Detasemen Gegana Tangani Ledakan Gas di Pondok Cabe Ilir, Tangsel

Mereka menginap di lantai mushola sambil menunggu kepastian kapan bisa kembali ke rumah.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangsel langsung mendirikan dapur umum untuk memenuhi kebutuhan harian para pengungsi.

Petugas juga menyalurkan mi instan, teh, kopi, hingga perlengkapan tidur seperti matras dan selimut.

Baca Juga: Bukan Sulit, Ini 5 Trik Menanam Bonsai agar Indah dan Sehat

Bantuan itu diberikan agar warga tetap nyaman meski harus bermalam di pengungsian saat cuaca turun hujan.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Tangsel, Esa Nugraha, menjelaskan jumlah warga terdampak berdasarkan pendataan terakhir.

"Total tadi ada 16 rumah yang terdampak, mulai dari kerusakan ringan hingga berat. Dari situ jumlah warga yang terdata ada sebanyak 84 jiwa," kata Esa.

Baca Juga: ASDP Ubah Pelabuhan Merak & Bakauheni Jadi 'Green Port,' Apa Saja Inovasinya?

Ia menambahkan, selain konsumsi, layanan kesehatan juga disiapkan.

"Untuk kebutuhan makan dan minum kita sediakan dapur umum selama tujuh hari, dan mereka kita kasih konsumsi tiga kali sehari. Lalu besok juga kita akan sediakan tim medis untuk memberikan layanan cek kesehatan gratis bagi warga terdampak," jelasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.