Pencuri Spesialis CCTV dan Proyektor Sekolah Ditangkap, Polisi Buru Jaringan Lain

Akurat Banten - Sebuah peristiwa pencurian menggegerkan dunia pendidikan di Jakarta Selatan. Seorang pria tertangkap setelah diduga melakukan pencurian kamera pengawas (CCTV) dan proyektor di lingkungan Sekolah Dasar Negeri Kalibata 07.
Namun, pengungkapan ini justru membuka pintu pada dugaan jaringan pencurian yang lebih luas, yang menjadikan sekolah sebagai target utama.
Pelaku berhasil diamankan bersama barang bukti hasil curiannya.
Kasus ini pun langsung dikembangkan untuk mengungkap lebih banyak fakta yang tersembunyi di balik aksinya.
"Masih kami dalami. Kami masih dalam tahap pengembangan, temannya siapa saja," ujar Kapolsek Pancoran, Kompol Mansur.
Tidak seperti pencurian biasa, pelaku diketahui memiliki kecenderungan menyasar sekolah-sekolah yang minim pengawasan malam hari.
Dari hasil penyelidikan awal, terungkap bahwa pria tersebut kemungkinan bukan beraksi sendiri, melainkan bagian dari kelompok yang memang sudah terbiasa menyasar lembaga pendidikan.
Ini bukanlah aksi pertama pelaku, dan bisa jadi bukan yang terakhir.
"Banyak sekali sekolahan yang diambil alat CCTV dan proyektor, ya dia ini spesialis lah," ungkap Kompol Mansur.
Baca Juga: Modus Loker Palsu Terungkap, Residivis Tipu Korban dan Curi Motor
Penegak hukum kini menelusuri jejak pelaku ke sejumlah sekolah lainnya yang kemungkinan juga pernah menjadi sasaran.
Setiap data dan laporan kehilangan yang sebelumnya dianggap insiden terpisah, kini mulai dianalisis ulang sebagai bagian dari pola yang saling berkaitan.
Menurut sumber internal kepolisian, banyak sekolah yang tidak memiliki sistem keamanan memadai, terutama saat malam hari.
Hal ini membuka peluang bagi para pencuri untuk beraksi dengan mudah.
Terlebih, perangkat seperti CCTV dan proyektor memiliki nilai jual tinggi di pasar gelap, membuat sekolah-sekolah menjadi target empuk.
Masyarakat pun diimbau untuk lebih waspada, terutama para pengelola sekolah negeri maupun swasta.
Kepolisian juga meminta kerja sama dari pihak sekolah untuk memperkuat sistem keamanan dan segera melaporkan setiap kehilangan sekecil apa pun.
Baca Juga: KPK Rilis LHKPN Presiden dan Wakilnya, Berapa Harta Kekayaan Prabowo dan Gibran?
"Hari demi hari kami telusuri terus ke tempat-tempat lain," tambah Kompol Mansur.
Dengan pengembangan kasus yang tengah berjalan, diharapkan jaringan pelaku dapat segera diungkap seluruhnya.
Aksi ini menjadi pengingat bahwa perlindungan terhadap fasilitas pendidikan tak kalah penting dari sektor lainnya.
Sekolah sebagai tempat mencetak masa depan bangsa, tidak seharusnya menjadi korban dari aksi kejahatan yang terorganisir.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Terungkap Gugatan Surat Kesetaraan Pendidikan Gibran Ternyata Berawal dari Keluhan Calon Murid
- 2Mahfud MD Bongkar Sorotan ke Prabowo, 'Sekarang Saya Percaya Dia Tidak Berdaulat'
- 3Surat Kesetaraan Gibran Digugat, Muncul Tawaran Tak Terduga, Ikut Paket C?
- 4Denny Indrayana Bongkar Suket Gibran, 'Diajukan dan Terbit di Hari yang Sama, Kok Bisa?'
- 5Hakim Saldi Isra Cecar Bawaslu soal Syarat Pendidikan Gibran, 'Dipantau Enggak?'
- 6Makin Panas! Ijazah Gibran Masuk MK, Bisakah Berujung pada Pemakzulan Wakil Presiden?
- 7Gibran Digadang Capres 2029, Pernyataan Ali Syarief soal Prabowo Bikin Wacana Makin Panas
- 8Pendidikan Gibran Jadi Sorotan, Agus Yunanto Bongkar Pertanyaan Besar soal SMK Akuntansi
- 98 Tuntutan Gugatan Gibran di MK Terungkap, Ada Permintaan Batalkan Pelantikan dan Pilih Wapres Baru
- 10Roy Suryo Soroti Biografi Gibran di MK, Ada Perbedaan Keterangan Pendidikan yang Dipersoalkan







