Aksi Nekat Penipu Berkedok Polisi di Cengkareng: Melawan Saat Ditangkap, Korban Diintimidasi dan Kehilangan Motor

Akurat Banten - Dua pria yang menyamar sebagai anggota kepolisian ditangkap Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat usai menipu seorang wanita yang menjual sepeda motornya secara daring.
Penangkapan dilakukan di Cengkareng setelah para pelaku memberikan perlawanan dan mencoba melarikan diri.
Wakasat Reskrim Polres Metro Jakbar, AKP Raden Dwi Kennardi Dewanto Pratistha menyebut, aksi penangkapan berjalan dramatis karena pelaku melawan.
“Pada saat penangkapan pasti ada perlawanan, tapi Alhamdulillah bisa kita tangkap dua orang,” ujarnya.
Kedua pelaku diringkus sehari setelah korban bernama Adelia (23), warga Palmerah, melapor ke polisi.
Baca Juga: Program Literasi Keagamaan Indonesia Jadi Sorotan Dunia, Diangkat di Forum Internasional Singapura
Ia menjadi korban penipuan oleh pria bernama Yohanes yang mengaku sebagai anggota kepolisian.
Perkenalan terjadi lewat platform Facebook saat Adelia hendak menjual motor Honda Beat tahun 2018 miliknya.
Yohanes menawarkan harga Rp5,6 juta dan menyetujui sistem COD (cash on delivery).
Pertemuan disepakati di depan sebuah toko vape kawasan Kemanggisan.
Adelia datang bersama temannya, begitu pula Yohanes yang membawa seorang rekan.
Awalnya, transaksi berlangsung normal. Namun suasana berubah saat Yohanes dan temannya mengaku dari Mabes Polri.
Mereka mulai mengintimidasi korban dengan dalih pelanggaran sistem jual beli tanpa dokumen lengkap, terutama karena motor hanya disertai STNK.
“Dia mengeluarkan borgol dan mulai gertak kami, katanya motor harus dibawa ke Polda Metro Jaya,” kata Adelia.
Tanpa bisa berbuat banyak, motor pun dibawa kabur oleh pelaku, sementara STNK masih di tangan korban.
Adelia sempat mencoba menghubungi pelaku yang saat itu masih aktif di WhatsApp.
Namun keesokan harinya, ia menyadari sudah diblokir. Kasus ini pun segera dilaporkan ke Polres Metro Jakbar.
Polisi kini masih menyelidiki lebih lanjut untuk mengungkap apakah pelaku sudah sering melakukan modus serupa.
“Penyidikan terus berlanjut,” tegas AKP Kennardi.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Saran Prof Jimly untuk Denny Indrayana, Bawa Nama Ganjar hingga Mahfud Soal Ijazah Gibran, Ada Apa?
- 2Keceplosan Soal 'Pasal Selundupan' untuk Gibran? Komisioner KPU Dicecar Hakim MK, Jawabannya Jadi Sorotan
- 3Prabowo Disebut Tak Lagi dengan Gibran di 2029, 3 Nama Ini Mulai Muncul sebagai Pengganti
- 4Gatot Nurmantyo Yakin Gugatan Gibran Bakal Ditolak MK, Lalu Singgung Skenario Politik Berikutnya
- 5Gugatan Gibran di MK Disebut KPU Bisa Masuk Ranah Pemakzulan, Ini Alasannya
- 6Sidang Gibran di MK Bikin Terkejut, KPU Akui Tak Cek Langsung Dokumen Pendidikan
- 7MK Didesak Buka Tahap Pembuktian Gugatan Denny Indrayana soal Ijazah Gibran, Apa yang Dipersoalkan?
- 8Golkar Ungkap Alasan Partai Pendukung Tak Turun Bela Gibran di MK, Ini Penjelasannya
- 9Jokowi Pamer KTA PSI, Chusnul Langsung Singgung Ijazah, Ada Apa?
- 10Gibran Jadi Sorotan Jelang 2029, Dedy Nur PSI Ungkap Kesiapan Hadapi Persaingan Politik










