Kantor Wali Kota Gorontalo Digeledah, Kejati Bongkar Dugaan Korupsi Perjalanan Dinas!

Akurat Banten - Suasana di Kantor Wali Kota Gorontalo mendadak ramai, ketika tim penyidik dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Gorontalo menggeledah ruangan Bagian Umum.
Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari proses penyidikan atas dugaan kasus korupsi perjalanan dinas yang melibatkan pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Gorontalo.
Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Gorontalo, Nursurya, mengungkapkan bahwa penggeledahan ini merupakan tindak lanjut dari penyelidikan yang sudah berlangsung selama tiga bulan terakhir.
Dua hari sebelumnya, status kasus tersebut telah resmi ditingkatkan ke tahap penyidikan.
"Kita masih mencari dokumen-dokumen penting yang berkaitan dengan dugaan penyimpangan dalam kegiatan perjalanan dinas," ujarnya.
Baca Juga: Tawuran Remaja di Bekasi Renggut Nyawa, Polisi Tangkap Tiga Pelaku
Dalam proses penggeledahan, tim penyidik menyasar sejumlah dokumen, barang bukti, serta alat bukti lain yang diharapkan mampu mengungkap siapa saja yang terlibat dan sejauh mana penyimpangan yang terjadi.
Nursurya menegaskan bahwa Kejati Gorontalo akan mengusut kasus ini dengan serius dan profesional.
Menariknya, Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, turut hadir dan menyaksikan langsung proses penggeledahan tersebut.
Alih-alih menolak atau merasa terpojok, Adhan justru memberikan dukungan penuh kepada Kejati.
Ia menilai, tindakan ini sebagai bentuk kepedulian Kejati untuk membantu menciptakan pemerintahan yang bersih.
"Saya menyambut baik langkah ini. Ini adalah bukti bahwa Kejati peduli terhadap upaya pemberantasan korupsi di lingkungan Pemerintah Kota Gorontalo. Saya ingin, saat saya mengakhiri masa jabatan nanti, saya tinggalkan pemerintahan yang bersih dari korupsi," tegasnya.
Kasus ini pun menyita perhatian publik Gorontalo.
Masyarakat berharap agar aparat penegak hukum benar-benar transparan dan tegas dalam menangani kasus ini hingga ke akar-akarnya.
Kini, semua mata tertuju pada Kejati Gorontalo, akankah pengusutan ini berhasil membongkar praktik-praktik kotor yang selama ini tersembunyi di balik laporan perjalanan dinas? Kita tunggu babak selanjutnya.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Gibran Disorot soal Ijazah, Nama Anies Baswedan Muncul! Refly Harun Ungkap Sosok Pengganti Wapres
- 2Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Pamulang Perkuat Kapasitas Keluarga dan Pemasaran UMKM di Kelurahan Setu
- 3Ubah Stigma Mahjong, Andrew Herman Gelar Turnamen Berhadiah Rp15 Juta di One District at Puri
- 4Ranking Dua Akpol 1998! Ini Perjalanan Karier Ade Ary Syam Indradi hingga Jadi Karoops Polda Metro Jaya
- 5Belum Selesai Kasus 115 Pelanggaran! Manchester City Terancam Investigasi Baru dan Sanksi Tambahan
- 6Ansor Tangsel Sukses Gelar Ansor Fest Experience 2026 di Mall, Padukan Syiar dan Kreativitas Pemuda
- 7Bukan Sekadar Kalah! Alexander Isak Soroti Kesalahan Fatal Liverpool saat Tumbang 2-3 di Istanbul
- 8Comeback Gila Real Madrid Bikin Bellingham Terpukau! Jude Minta Satu Hal Ini Dipertahankan Los Blancos
- 9Ranking Dua Akpol 1998! Ini Perjalanan Karier Ade Ary Syam Indradi hingga Jadi Karoops Polda Metro Jaya
- 10Jokowi dan Roy Suryo Saling Sindir di Sidang Ijazah, Ending Jabat Tangan Ini Bikin Publik Terkejut!






