Perlintasan Tanpa Palang Lagi-lagi Makan Korban, Sopir Truk Tewas Dihantam Kereta Api Ambarawa Ekspres

AKURAT BANTEN - Kecelakaan maut kembali terjadi di perlintasan kereta api tanpa palang pintu. Kali ini, insiden tersebut terjadi di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, tepatnya di perlintasan yang berada di dekat Desa Karanglangit. Sebuah truk tangki air tertabrak Kereta Api Ambarawa Ekspres yang sedang melaju dari arah Surabaya menuju Semarang.
Baca Juga: Rahasia Mancing Anti ZONK! Dijamin Strike Bertubi-tubi Setiap Kali Lempar Joran!
Truk yang dikemudikan oleh Ahmad Ainun Badiuyun, pria asal Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto, mengalami kerusakan parah usai ditabrak kereta.
Dari keterangan sejumlah saksi mata, truk tangki tersebut awalnya hendak menyeberang rel dari arah utara, menuju kawasan pemukiman di Desa Karanglangit.
Baca Juga: Terbakar Api Cemburu, Seorang Pria Racuni Pacar Sesama Jenisnya Pakai Sianida hingga Tewas
Diduga sopir kurang memperhatikan kondisi sekitar saat akan melintasi rel. Apalagi, perlintasan tersebut memang tidak dilengkapi dengan palang pintu maupun petugas penjaga. Akibatnya, Ahmad tak menyadari kereta Ambarawa Ekspres tengah melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Surabaya.
Benturan keras tak bisa dihindari. Bagian depan truk langsung dihantam lokomotif kereta, menyebabkan bodi kendaraan remuk.
Ahmad mengalami luka berat di bagian kepala dan perut, dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian sebelum sempat mendapat pertolongan.
Baca Juga: Rapat Darurat Digelar, Trump Bakal Turun Tangan Bantu Israel Serang Iran
Warga sekitar yang mendengar suara tabrakan langsung berhamburan ke lokasi. Beberapa orang mencoba menolong korban, namun nyawanya sudah tidak tertolong. Tak lama kemudian, pihak kepolisian dan petugas medis datang untuk melakukan evakuasi dan olah TKP.
Baca Juga: Eks Kadisbud DKI Jakarta Didakwa Gelapkan Rp36,3 Miliar Lewat SPJ Fiktif
Jenazah korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan untuk keperluan identifikasi dan penanganan lebih lanjut.
Sementara itu, proses evakuasi bangkai truk sempat menyebabkan gangguan perjalanan KA dan lalu lintas di sekitar lokasi kejadian.
Peristiwa ini kembali mengingatkan pentingnya keberadaan sistem pengamanan di setiap perlintasan kereta api, terutama yang berada di jalur padat aktivitas warga.
Warga sekitar berharap pemerintah dan pihak terkait segera mengambil langkah nyata agar tragedi serupa tak kembali terulang.
Baca Juga: Target Penyerapan Gabah Hampir Tuntas, Petani Gorontalo Panen Harapan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Hakim Saldi Isra Cecar Bawaslu soal Syarat Pendidikan Gibran, 'Dipantau Enggak?'
- 2Terungkap Gugatan Surat Kesetaraan Pendidikan Gibran Ternyata Berawal dari Keluhan Calon Murid
- 3Mahfud MD Bongkar Sorotan ke Prabowo, 'Sekarang Saya Percaya Dia Tidak Berdaulat'
- 4Denny Indrayana Bongkar Suket Gibran, 'Diajukan dan Terbit di Hari yang Sama, Kok Bisa?'
- 5Surat Kesetaraan Gibran Digugat, Muncul Tawaran Tak Terduga, Ikut Paket C?
- 6Makin Panas! Ijazah Gibran Masuk MK, Bisakah Berujung pada Pemakzulan Wakil Presiden?
- 7Gibran Digadang Capres 2029, Pernyataan Ali Syarief soal Prabowo Bikin Wacana Makin Panas
- 8Terungkap Dokumen Grade 12 Gibran di UTS Insearch Kembali Dipersoalkan, Disebut Bukan Ijazah SMA
- 9Roblox Disorot soal Keamanan Anak, Meutya Hafid Sampaikan Tuntutan Pemerintah
- 10Nomor Porsi Haji di Jawa Timur Diduga Disalahgunakan, Kemenhaj Turun Tangan





