Banten

Jangan Remehkan Ruam Ini! Waspadai Gejala Cacar Api yang Sering Diabaikan

Moehamad Dheny Permana | 17 Juni 2025, 20:00 WIB
Jangan Remehkan Ruam Ini! Waspadai Gejala Cacar Api yang Sering Diabaikan

Akurat Banten - Cacar api, atau yang dikenal secara medis sebagai Herpes Zoster, merupakan penyakit kulit yang disebabkan oleh reaktivasi virus varicella-zoster, virus yang sama yang menyebabkan cacar air.

Penyakit ini sering muncul pada orang yang pernah terkena cacar air sebelumnya, terutama ketika daya tahan tubuh menurun drastis.

Meskipun terdengar ringan, cacar api bisa menimbulkan rasa nyeri luar biasa dan bekas luka permanen jika tidak ditangani dengan tepat.

Gejala awal cacar api umumnya diawali dengan rasa panas, gatal, atau nyeri seperti terbakar di satu sisi tubuh.

Baca Juga: Pelaku Pembunuhan Istri di Ciputat Diduga dalam Pengaruh Alkohol

Area ini biasanya belum menunjukkan ruam, sehingga seringkali keliru dikira pegal biasa atau iritasi kulit.

Dalam beberapa hari, gejala berkembang menjadi ruam kemerahan, yang kemudian berubah menjadi lepuhan kecil berisi cairan.

Lepuhan ini menyebar di sepanjang jalur saraf, biasanya di satu sisi tubuh saja, seperti di pinggang, punggung, atau wajah.

Nyeri yang ditimbulkan cacar api bukan sekadar rasa perih biasa.

Baca Juga: BIADAB! Seorang Petani Ngamuk dan Bacok 6 Warga di Aceh Tenggara, 5 Orang Tewas

Banyak penderita menggambarkan sensasi ini seperti tertusuk-tusuk atau tersengat listrik.

Bahkan, rasa nyerinya bisa bertahan berbulan-bulan meskipun lepuhan sudah sembuh, kondisi ini disebut postherpetic neuralgia.

Selain itu, cacar api juga bisa disertai dengan gejala lain seperti demam ringan, sakit kepala, tubuh lemas, hingga pembengkakan kelenjar getah bening.

Jika cacar api muncul di dekat mata, bisa berisiko menyebabkan gangguan penglihatan, bahkan kebutaan jika tidak segera ditangani.

Penting untuk segera berkonsultasi dengan dokter begitu gejala muncul, apalagi jika dirasakan di area wajah atau mata.

Penanganan dini dengan antivirus bisa mempercepat pemulihan dan mengurangi risiko komplikasi.

Baca Juga: Dapat Ancaman Bom di Pesawat, Saudia Airlines Mendarat Darurat di Bandara Kualanamu-Medan

Jangan mencoba menggaruk atau memecahkan lepuhan karena bisa menyebabkan infeksi sekunder atau bekas luka yang menetap.

Kenali gejala cacar api sejak dini agar pengobatan bisa dilakukan secepat mungkin. Ingat, penyakit ini bukan sekadar gangguan kulit biasa, rasa sakitnya bisa mengganggu kualitas hidup secara signifikan.

Jaga sistem imun tetap kuat, dan segera cari pertolongan medis jika mengalami tanda-tanda yang mencurigakan.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.