Jangan Remehkan Ruam Ini! Waspadai Gejala Cacar Api yang Sering Diabaikan

Akurat Banten - Cacar api, atau yang dikenal secara medis sebagai Herpes Zoster, merupakan penyakit kulit yang disebabkan oleh reaktivasi virus varicella-zoster, virus yang sama yang menyebabkan cacar air.
Penyakit ini sering muncul pada orang yang pernah terkena cacar air sebelumnya, terutama ketika daya tahan tubuh menurun drastis.
Meskipun terdengar ringan, cacar api bisa menimbulkan rasa nyeri luar biasa dan bekas luka permanen jika tidak ditangani dengan tepat.
Gejala awal cacar api umumnya diawali dengan rasa panas, gatal, atau nyeri seperti terbakar di satu sisi tubuh.
Baca Juga: Pelaku Pembunuhan Istri di Ciputat Diduga dalam Pengaruh Alkohol
Area ini biasanya belum menunjukkan ruam, sehingga seringkali keliru dikira pegal biasa atau iritasi kulit.
Dalam beberapa hari, gejala berkembang menjadi ruam kemerahan, yang kemudian berubah menjadi lepuhan kecil berisi cairan.
Lepuhan ini menyebar di sepanjang jalur saraf, biasanya di satu sisi tubuh saja, seperti di pinggang, punggung, atau wajah.
Nyeri yang ditimbulkan cacar api bukan sekadar rasa perih biasa.
Baca Juga: BIADAB! Seorang Petani Ngamuk dan Bacok 6 Warga di Aceh Tenggara, 5 Orang Tewas
Banyak penderita menggambarkan sensasi ini seperti tertusuk-tusuk atau tersengat listrik.
Bahkan, rasa nyerinya bisa bertahan berbulan-bulan meskipun lepuhan sudah sembuh, kondisi ini disebut postherpetic neuralgia.
Selain itu, cacar api juga bisa disertai dengan gejala lain seperti demam ringan, sakit kepala, tubuh lemas, hingga pembengkakan kelenjar getah bening.
Jika cacar api muncul di dekat mata, bisa berisiko menyebabkan gangguan penglihatan, bahkan kebutaan jika tidak segera ditangani.
Penting untuk segera berkonsultasi dengan dokter begitu gejala muncul, apalagi jika dirasakan di area wajah atau mata.
Penanganan dini dengan antivirus bisa mempercepat pemulihan dan mengurangi risiko komplikasi.
Baca Juga: Dapat Ancaman Bom di Pesawat, Saudia Airlines Mendarat Darurat di Bandara Kualanamu-Medan
Jangan mencoba menggaruk atau memecahkan lepuhan karena bisa menyebabkan infeksi sekunder atau bekas luka yang menetap.
Kenali gejala cacar api sejak dini agar pengobatan bisa dilakukan secepat mungkin. Ingat, penyakit ini bukan sekadar gangguan kulit biasa, rasa sakitnya bisa mengganggu kualitas hidup secara signifikan.
Jaga sistem imun tetap kuat, dan segera cari pertolongan medis jika mengalami tanda-tanda yang mencurigakan.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Gibran Disorot soal Ijazah, Nama Anies Baswedan Muncul! Refly Harun Ungkap Sosok Pengganti Wapres
- 2Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Pamulang Perkuat Kapasitas Keluarga dan Pemasaran UMKM di Kelurahan Setu
- 3Ubah Stigma Mahjong, Andrew Herman Gelar Turnamen Berhadiah Rp15 Juta di One District at Puri
- 4Ranking Dua Akpol 1998! Ini Perjalanan Karier Ade Ary Syam Indradi hingga Jadi Karoops Polda Metro Jaya
- 5Ansor Tangsel Sukses Gelar Ansor Fest Experience 2026 di Mall, Padukan Syiar dan Kreativitas Pemuda
- 6Belum Selesai Kasus 115 Pelanggaran! Manchester City Terancam Investigasi Baru dan Sanksi Tambahan
- 7Bukan Sekadar Kalah! Alexander Isak Soroti Kesalahan Fatal Liverpool saat Tumbang 2-3 di Istanbul
- 8Comeback Gila Real Madrid Bikin Bellingham Terpukau! Jude Minta Satu Hal Ini Dipertahankan Los Blancos
- 9Ranking Dua Akpol 1998! Ini Perjalanan Karier Ade Ary Syam Indradi hingga Jadi Karoops Polda Metro Jaya
- 10Jokowi dan Roy Suryo Saling Sindir di Sidang Ijazah, Ending Jabat Tangan Ini Bikin Publik Terkejut!



