Banten

Perusahaan Pulp & Paper di Serang Disorot KLH, Diduga Cemari Sungai Ciujung

Irsyad Mohammad | 11 Januari 2025, 22:40 WIB
Perusahaan Pulp & Paper di Serang Disorot KLH, Diduga Cemari Sungai Ciujung

AKURAT BANTEN - Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) menemukan adanya pencemaran di Sungai Ciujung, Kabupaten Serang, Banten.

Saat ini KLH masih melakukan penyelidikan terkait pencemaran Sungai tersebut.

Menteri LH Hanif Faisol Nurofiq menjelaskan, ada lima daerah aliran sungai (DAS) di Banten, yakni, Ciujung, Cisadane, Cidurian, Cibungur dan Cibaliung.

"Dari ke lima DAS tersebut hanya dua yang bagus, yaitu, dAS Cibungur dan Cibaliung, untuk DAS Ciujung, Cisadane, dan Cidurian ini posisinya tercemar," katanya.

Baca Juga: Jadi Trending Topic di Eropa, Pep Guardiola Sebut Patrick Kluivert Bisa Bawa Timnas Indonesia Berprestasi

Hanif mengaku, pihqknya akan melakukan penyelidikan di tiga sungai tersebut secara bertahap. 

Sebab, kata Hanif dalam proses penyelidikan sungai tersebut membutuhkan waktu yang lama.

"Sampai peningkatan penyidikannya memang uji lab nya ini relatif lama, sehingga tidak semuanya bisa kita lakukan," jelasnya.

Dalam hal ini, Hanif mengungkapkan, Sungai Ciujung diduga tercemar oleh limbah perusahaan-perusahaan besar di wilayah tersebut.

Baca Juga: Kebakaran Hutan Los Angeles yang Parah, Berakibat Ancaman Nyata Bagi Pasar Properti California

Ia menyebut, salah satu perusahaan di Kabupaten Serang yakni Pulp & Paper di akan menjadi tersangka karena diduga mencemari Sungai Ciujung.

"Satu perusahaan akan kami tingkatkan menjadi penyidikan, jadi nanti akan ada tersangka di sini terkait pencemaran Sungai Ciujung," kata Hanif usia menghadiri rakor di Pendopo Gubernur Banten, Jumat (10/1/2025).

Dalam kesempatan itu, Hanif juga meminta, kepada kepala daerah di Banten untuk bersama-sama melakukan pengawasan lingkungan yang berkaitan dengan pencemaran pada tiga DAS tersebut.

"Tiga DAS ini penting untuk kehidupan dan pertanian. Memang secara umum perlu dilakukan normalisasi, tapi sebetulnya pengatur sungai ini adalah hutan. Di Banten hutannya tidak terlalu bagus," ungkapnya.

Baca Juga: Petugas Dishub Depok Beraksi Mirip Spiderman Saat Hentikan Mobil Pelanggar

Oleh karena itu Hanif mengajak, kepala daerah untuk melakukan penanaman pohon di hulu DAS.

"Nanti kami akan support, jika itu ada di wilayah hutan kami akan berkoordinasi dengan Kementerian Kehutanan untuk dicermati dan dipercepat," tandasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.