Banten

Program 100 Hari Kerja Kepsek SMKN 2 Rangkasbitung, Targetkan Jadi Sekolah Percontohan di Banten

Berlian Rahmah Dewanto | 22 November 2024, 13:55 WIB
Program 100 Hari Kerja Kepsek SMKN 2 Rangkasbitung, Targetkan Jadi Sekolah Percontohan di Banten

AKURAT BANTEN, LEBAK – Kepala Sekolah (Kepsek) SMKN 2 Rangkasbitung kabupaten Lebak, provinsi Banten menargetkan program 100 hari kerja dengan fokus pada Penyelarasan sebagai sekolah percontohan di Provinsi Banten dalam Gerakan Sekolah Sehat atau GSS.

Dalam keterangannya, Sukarno S.P selaku Kepsek SMKN 2 Rangkasbitung menekankan terkait program 100 hari kerja tersebut, seperti:

A. Penataan ruang untuk menciptakan suasana sekolah yang bersih, aman dan nyaman.

Baca Juga: Gibran Sambut Indonesia Emas, Hapus Sistim Berbasis Zonasi dan Masukkan Digital Marketing dalam Kurikulum Sekolah

B. Melibatkan seluruh komponen baik pendidik maupun tenaga kependidikan untuk saling mendukung dalam masalah kebersihan, ketertiban dan kenyamanan.

C. Mendorong pendidik untuk terus berprestasi baik ditingkat Kabupaten maupun Provinsi dalam ajang Guru berprestasi, maupun dalam Jambore Guru Tenaga Pendidik (GTK).

D. Berusaha untuk terus mensuport peserta didik di ajang perlombaan yang di laksanakan di tingkat Kabupaten maupun Provinsi seperti:

Baca Juga: KPU Tangsel Pastikan Logistik Pilkada 2024 Telah Komplet

  1. Paskibra menjadi juara umum LKBB tingkat Kabupaten Lebak.
  2. Drumband juara 1 tingkat Kabupaten Lebak tahun 2024.
  3. Pramuka juara 3 tingkat Provinsi.
  4. Futsal juara 1 tingkat Provinsi.

Selanjutnya, Sukarno mengungkapkan, dalam mengejar target program 100 hari kerjanya, bahwa pihaknya akan terus melakukan perbaikan sektor infrastruktur sekolah, diantaranya:

  • Penataan taman lingkungan sekolah.
  • Sarana prasarana lingkungan sekolah.
  • Program perbaikan saluran air, yang diketahui sering terjadi genangan air atau banjir saat hujan deras, Terkait hal ini, pihaknya akan terus membangun komunikasi bersama Dinas PUPR, Dinas Perkim dan Dinas Lingkungan Hidup di wilayah Kabupaten Lebak.

Baca Juga: Miris! Aksi Saling Tembak Sesama Polisi Terjadi Tengah Malam di Solok Selatan Sumbar

”Alhamdulillah dengan terbangunnya saluran drainase dan gorong gorong menghubungkan ke saluran utama yang melintasi MTSN 1 Kabupaten Lebak aliran air menjadi lancar tidak lagi menggenangi halaman sekolah,” ujar Soekarno di ruang kerjanya, Jumat (22/11/2024).

”Lanjut Sukarno, Sekolah kami juga alhamdulillah menjadi kandidat perlombaan kompetensi siswa tingkat Nasional, dan menjadikan konsentrasi Agribisnis Land Skaping Pertamanan.

"Kami bersama-sama Dewan Guru terus saling mensuport agar kebersamaan menjadi satu kesatuan yang terjalin harmonis," ungkapnya.

Baca Juga: Meutya Hafid Sebut BCA Jadi yang Paling Banyak Dipakai Oknum Judi Online, Ratusan Rekening Bank Ini Bakal Diblokir Komdigi

"Selain itu juga, kewajiban kami selaku Kepsek dan Guru tentunya, memberikan yang terbaik terhadap anak-anak Didik dan itu sudah bagian tugas dan tanggungjawab kami,” sambung Sukarno. (ADV)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.