Banten

Perhimpunan Guru Tolak Program Makan Siang Gratis Prabowo-Gibran Sunat Dana BOS

Mitha Theana | 4 Maret 2024, 18:51 WIB
Perhimpunan Guru Tolak Program Makan Siang Gratis Prabowo-Gibran Sunat Dana BOS

AKURAT BANTEN - Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) menolak program makan siang gratis menggunakan dana BOS.

Kepala Bidang Advokasi Guru P2G, Iman Zanatul Haeri meminta, pemerintah tidak gunakan dana BOS untuk program yang diusung pasangan Capres Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

"Kami P2G tegas menolak, jika rencana kebijakan makan siang gratis menggunakan dana BOS," katanya, dikutip Senin (4/3/2024). 

Baca Juga: 2 Basis Data KPU Tak Akur, Infopemilu Suara PSI 3,862 Sedangkan Sirekap Hanya 1.986 Suara di Sulsel

Dijelaskan, penggunaan dana BOS selama ini banyak digunakan untuk membayar gaji guru dan tenaga pendidik honorer. 

"Saat ini saja anggaran APBN pos pendidikan belum sepenuhnya memenuhi kesejahteraan guru dan memperbaiki fasilitas sekolah, termasuk memajukan kualitas pendidikan," sambungnya. 

Baca Juga: Setelah Gaji ASN/PNS, TNI Dan Polri Naik 8 Persen 2024, Kembali di Guyur THR Cair Sebelum Lebaran

Menurutnya, rencana dipangkasnya dana BOS untuk program makan siang gratis Prabowo-Gibran akan berdampak pada makin anjloknya kualitas pendidikan dan kesejahteraan guru. 

"Ini sama saja dengan memberi makan gratis siswa dengan cara mengambil jatah makan para gurunya. Sebab ada guru honorer yang hanya mengandalkan dana BOS," pungkasnya. 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.