Banten

Genset Darurat Melayang di Udara, Harapan Baru untuk RS Takengon yang Terisolasi

Moehamad Dheny Permana | 9 Desember 2025, 22:29 WIB
Genset Darurat Melayang di Udara, Harapan Baru untuk RS Takengon yang Terisolasi

Akurat Banten - Sebuah harapan baru mendarat di Takengon, ketika sebuah genset berdaya 250 kWh berhasil didrop dari udara dan langsung diarahkan untuk memasok listrik bagi rumah sakit setempat.

Genset milik PLN itu diterbangkan menggunakan helikopter Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), setelah akses darat menuju wilayah tersebut terputus total akibat longsor dan jembatan yang runtuh di berbagai titik.

Dalam video resmi yang disiarkan Sekretariat Kabinet (Setkab), proses pengiriman terlihat dramatis, lantaran heli mengangkut kotak genset menggunakan metode sling rope tali panjang yang menggantung membawa beban berat menuju kawasan terdampak.

“Takengon, Aceh Tengah, salah satu wilayah yang kini benar-benar terisolasi,” demikian penjelasan resmi Setkab.

PLN bersama Kementerian Pekerjaan Umum disebut terus melakukan perbaikan gardu listrik dan berupaya membuka jalur darat secepat mungkin agar distribusi bantuan tidak lagi bergantung penuh pada udara.

Takengon dan Bener Meriah menjadi dua daerah yang mendapat perhatian khusus Presiden Prabowo Subianto dalam rapat terbatas yang digelar di kediaman pribadinya di Hambalang, Bogor, pada Sabtu malam.

Baca Juga: Gelombang Produk Tanpa Merek Serbu Pasar Nasional, Pemerintah Siapkan Langkah Pembatasan Ketat

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa Presiden menekankan percepatan pemulihan akses darat, terutama di lokasi yang masih terisolasi pascabencana.

“Jalur ini harus segera tersambung,” begitu pesan Presiden Prabowo.

Tak hanya soal jalan, Presiden turut menggarisbawahi pentingnya ketersediaan listrik, BBM, serta logistik yang memadai untuk seluruh wilayah yang dihantam banjir bandang dan longsor beberapa hari lalu di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

“Beliau memerintahkan agar pasokan energi dan logistik tidak boleh terhambat,” ujar Teddy.

Rapat tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi, mulai dari Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri PUPR Dody Hanggodo, hingga Dirut PLN Darmawan Prasodjo, serta para pimpinan TNI dan Polri yang ikut memastikan percepatan penanganan bencana.

Banjir bandang yang melanda tiga provinsi di Sumatera pada 25 November 2025 menjadi salah satu bencana terbesar dalam beberapa tahun terakhir.

Baca Juga: Timnas U-22 Keok Lawan Filipina, Indra Sjafri Soroti Minimnya Eksekusi dan Fokus Pemain

BNPB, dalam laporan terbarunya per 6 November, menyebut jumlah korban jiwa telah mencapai 914 orang, sementara 389 lainnya masih hilang dan dalam pencarian intensif.

Di tengah situasi kritis tersebut, pendaratan genset di Takengon menjadi simbol bahwa bantuan terus bergerak, meski jalur darat belum sepenuhnya pulih.

Langkah darurat ini diharapkan mampu menjaga layanan medis tetap berjalan, terutama untuk pasien rawat inap dan unit gawat darurat yang membutuhkan listrik tanpa jeda.

Dengan instruksi pemulihan total dari pemerintah pusat, harapan masyarakat kini tertumpu pada percepatan perbaikan akses dan distribusi bantuan di seluruh wilayah terdampak.***

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.