Wamenkes Pelajari Keberhasilan Banten Berantas TB, Kota Tangerang Jadi Contoh Nasional

AKURAT BANTEN - Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus mengapresiasi capaian Provinsi Banten dalam pemberantasan penyakit tuberkulosis (TB). Ia menyebut, Banten menjadi provinsi terbaik di Indonesia dalam program penanggulangan TB dan menjadi rujukan nasional bagi daerah lain.
"Ternyata Provinsi Banten ini pencapaiannya untuk pemberantasan TB terbaik se-Indonesia, maka kami datang kunjungan dengan tim dari Kementerian Kesehatan. Apa sih kelebihan Banten ini untuk diimplementasikan tahun 2026 se-Indonesia," ujar Benjamin saat kunjungan kerja ke Banten, Senin (11/11/2025).
Menurutnya, langkah Banten sejalan dengan delapan program prioritas Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, salah satunya pemberian makanan bergizi dan pemberantasan TB di Indonesia.
Baca Juga: Harga Emas Antam Terbaru 12 November 2025 NAIK atau TURUN? Ini Prediksi Mengejutkan Semua Orang
Benjamin mengungkapkan, capaian terapi pencegahan TB di Banten mencapai 92 persen, jauh melampaui target nasional sebesar 72 persen.
Bahkan, penanganan terhadap keluarga pasien TB di Banten juga menembus 52 persen, sementara di provinsi lain masih di bawah 10 persen.
"Banten punya kelebihan karena yang diobati bukan hanya yang sakit, tapi juga keluarganya. Ini luar biasa, karena di provinsi lain masih di bawah sepuluh persen," ungkapnya.
Baca Juga: Ditjen Haji dan Umrah Kemenag Resmi Dibubarkan, Personel Dialihkan ke Kemenhaj Baru
Selain itu, Banten juga dinilai berhasil dalam memperluas deteksi dini dan pemberian terapi preventif, termasuk di lapas-lapas.
Namun, Benjamin menyoroti bahwa secara nasional, notifikasi penemuan kasus TB baru mencapai 38 persen, sehingga masih banyak pasien yang belum terdeteksi.
"Di Indonesia ada sekitar satu juta sembilan puluh ribu orang sakit TB. Yang sudah terdeteksi baru tujuh ratus ribu, artinya masih ada sekitar tiga ratus sembilan puluh ribu orang yang belum terdata. Ini yang mau kita babat habis sampai nol," tegasnya.
Baca Juga: KPK Digugat Praperadilan Soal Kasus Kuota Haji, Eks Menag Yaqut Ikut Disorot
Ia menilai, keberhasilan Banten tak lepas dari dukungan lintas sektor antara pemerintah daerah, Dinas Kesehatan, dan berbagai kementerian seperti Kementerian Sosial, Kementerian Desa, hingga TNI dan Polri.
"Pemberantasan TB bukan hanya soal mengobati. Masyarakat miskin harus ditolong ekonominya, rumahnya diperbaiki, gizinya dijaga. Jadi perlu keterlibatan semua pihak," kata Benjamin.
"Itulah Kota Tangerang, salah satu yang terbaik di Indonesia. Kalau sudah ada kelurahan siaga TB, artinya masyarakatnya tanggap begitu ada yang batuk dua minggu langsung diperiksa. Ini bukti bahwa komitmen daerah sangat menentukan," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Gibran Disorot soal Ijazah, Nama Anies Baswedan Muncul! Refly Harun Ungkap Sosok Pengganti Wapres
- 2Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Pamulang Perkuat Kapasitas Keluarga dan Pemasaran UMKM di Kelurahan Setu
- 3Ubah Stigma Mahjong, Andrew Herman Gelar Turnamen Berhadiah Rp15 Juta di One District at Puri
- 4Ranking Dua Akpol 1998! Ini Perjalanan Karier Ade Ary Syam Indradi hingga Jadi Karoops Polda Metro Jaya
- 5Belum Selesai Kasus 115 Pelanggaran! Manchester City Terancam Investigasi Baru dan Sanksi Tambahan
- 6Ansor Tangsel Sukses Gelar Ansor Fest Experience 2026 di Mall, Padukan Syiar dan Kreativitas Pemuda
- 7Bukan Sekadar Kalah! Alexander Isak Soroti Kesalahan Fatal Liverpool saat Tumbang 2-3 di Istanbul
- 8Comeback Gila Real Madrid Bikin Bellingham Terpukau! Jude Minta Satu Hal Ini Dipertahankan Los Blancos
- 9Ranking Dua Akpol 1998! Ini Perjalanan Karier Ade Ary Syam Indradi hingga Jadi Karoops Polda Metro Jaya
- 10Jokowi dan Roy Suryo Saling Sindir di Sidang Ijazah, Ending Jabat Tangan Ini Bikin Publik Terkejut!






