Banten

Wamenkes Pelajari Keberhasilan Banten Berantas TB, Kota Tangerang Jadi Contoh Nasional

Irsyad Mohammad | 12 November 2025, 08:39 WIB
Wamenkes Pelajari Keberhasilan Banten Berantas TB, Kota Tangerang Jadi Contoh Nasional

AKURAT BANTEN - Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus mengapresiasi capaian Provinsi Banten dalam pemberantasan penyakit tuberkulosis (TB). Ia menyebut, Banten menjadi provinsi terbaik di Indonesia dalam program penanggulangan TB dan menjadi rujukan nasional bagi daerah lain.

"Ternyata Provinsi Banten ini pencapaiannya untuk pemberantasan TB terbaik se-Indonesia, maka kami datang kunjungan dengan tim dari Kementerian Kesehatan. Apa sih kelebihan Banten ini untuk diimplementasikan tahun 2026 se-Indonesia," ujar Benjamin saat kunjungan kerja ke Banten, Senin (11/11/2025).

Menurutnya, langkah Banten sejalan dengan delapan program prioritas Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, salah satunya pemberian makanan bergizi dan pemberantasan TB di Indonesia.

Baca Juga: Harga Emas Antam Terbaru 12 November 2025 NAIK atau TURUN? Ini Prediksi Mengejutkan Semua Orang

Benjamin mengungkapkan, capaian terapi pencegahan TB di Banten mencapai 92 persen, jauh melampaui target nasional sebesar 72 persen.

Bahkan, penanganan terhadap keluarga pasien TB di Banten juga menembus 52 persen, sementara di provinsi lain masih di bawah 10 persen.

"Banten punya kelebihan karena yang diobati bukan hanya yang sakit, tapi juga keluarganya. Ini luar biasa, karena di provinsi lain masih di bawah sepuluh persen," ungkapnya.

Baca Juga: Ditjen Haji dan Umrah Kemenag Resmi Dibubarkan, Personel Dialihkan ke Kemenhaj Baru

Selain itu, Banten juga dinilai berhasil dalam memperluas deteksi dini dan pemberian terapi preventif, termasuk di lapas-lapas.

Namun, Benjamin menyoroti bahwa secara nasional, notifikasi penemuan kasus TB baru mencapai 38 persen, sehingga masih banyak pasien yang belum terdeteksi.

"Di Indonesia ada sekitar satu juta sembilan puluh ribu orang sakit TB. Yang sudah terdeteksi baru tujuh ratus ribu, artinya masih ada sekitar tiga ratus sembilan puluh ribu orang yang belum terdata. Ini yang mau kita babat habis sampai nol," tegasnya.

Baca Juga: KPK Digugat Praperadilan Soal Kasus Kuota Haji, Eks Menag Yaqut Ikut Disorot

Ia menilai, keberhasilan Banten tak lepas dari dukungan lintas sektor antara pemerintah daerah, Dinas Kesehatan, dan berbagai kementerian seperti Kementerian Sosial, Kementerian Desa, hingga TNI dan Polri.

"Pemberantasan TB bukan hanya soal mengobati. Masyarakat miskin harus ditolong ekonominya, rumahnya diperbaiki, gizinya dijaga. Jadi perlu keterlibatan semua pihak," kata Benjamin.

"Itulah Kota Tangerang, salah satu yang terbaik di Indonesia. Kalau sudah ada kelurahan siaga TB, artinya masyarakatnya tanggap begitu ada yang batuk dua minggu langsung diperiksa. Ini bukti bahwa komitmen daerah sangat menentukan," pungkasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.