Warga Duri Kosambi Buru Pencuri Motor hingga Gang Buntu, Ternyata Senjatanya Hanya Pistol Mainan

Akurat Banten - Aksi pencurian motor di kawasan Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat, berakhir tragis bagi pelakunya.
Pria berinisial W (31) yang semula mengira bisa lolos setelah mencuri sepeda motor, justru babak belur dihajar massa hingga nyaris tak sadarkan diri.
Lebih mengejutkan lagi, senjata api yang sempat membuat warga panik ternyata bukanlah senjata sungguhan, melainkan pistol mainan.
Kanit Reskrim Polsek Cengkareng, Iptu Aang Kaharudin, membenarkan bahwa senjata yang digunakan pelaku bukan asli.
“Senjata mainan itu ternyata. Memang ada kunci letter T yang dipakai. Tapi pas dicek, ternyata pistol mainan,” ujarnya.
Menurut Aang, warga tidak mengetahui bahwa senjata yang ditodongkan pelaku hanyalah mainan.
“Namanya juga warga, enggak tahu itu mainan atau asli. Yang mereka lihat, ya, pistol,” katanya.
Insiden ini bermula sekitar pukul 19.00 WIB ketika seorang warga menghubungi Polsek Cengkareng untuk melaporkan adanya pencurian motor di kawasan Duri Kosambi.
Begitu polisi tiba di lokasi, pelaku sudah lebih dulu menjadi bulan-bulanan warga yang geram atas ulahnya.
“Waktu kami datang, pelaku sudah dihakimi warga. Karena kondisinya cukup parah, langsung kami bawa ke RS Polri Kramat Jati,” tutur Aang.
Ketua RT 006 RW 008 Duri Kosambi, Muslih, mengatakan pengeroyokan itu terjadi spontan setelah pelaku tertangkap saat mencoba melarikan diri.
“Kalau lihat kondisinya waktu itu, memang parah. Namanya massa, ya, langsung jadi sasaran,” ungkap Muslih.
Baca Juga: Tragedi Cilincing Pengendara Motor Tewas Usai Tersungkur ke Kolong Truk Trailer
Ia menuturkan, pelaku masih hidup saat akhirnya diamankan polisi.
“Sudah enggak sadar, tapi masih bernafas. Setahu saya dibawa ke Rumah Sakit Polri,” ucapnya.
Muslih menjelaskan, aksi pencurian itu terjadi di parkiran sebuah tempat pemancingan di Jalan Kresek Raya.
Motor yang diincar merupakan milik seorang pedagang keripik singkong yang sedang berjualan di sekitar lokasi.
Pelaku sempat membobol dan membawa kabur motor tersebut dengan cara didorong sejauh sekitar 100 meter.
Namun, aksi itu diketahui oleh pemilik motor yang langsung mengejar dan berusaha merebut kembali kendaraannya.
“Sempat tarik-tarikan antara korban dan pelaku di jalan,” kata Muslih.
Setelah kalah dalam perebutan motor, pelaku memilih kabur ke arah permukiman warga sambil menodongkan pistol untuk menakuti orang-orang yang mengejarnya.
Warga sempat ragu, tetapi tetap mengejar karena pelaku tidak menembakkan senjatanya sama sekali.
Pelarian W pun berakhir di sebuah gang buntu di dekat Masjid Al Hikmah.
Di situlah ia akhirnya ditangkap warga yang sudah mengepung dari berbagai arah.
Tanpa sempat melawan, pelaku langsung menjadi sasaran amukan massa yang kesal atas ulahnya.
Baca Juga: Jaksa Masih Timbang Banding, Vonis Nikita Mirzani Jadi Sorotan Publik
Polisi yang datang ke lokasi kemudian mengamankan pelaku yang sudah tak berdaya dan membawanya ke rumah sakit.
Kini, kasus tersebut masih dalam penyelidikan pihak kepolisian untuk memastikan keterlibatan pelaku dalam aksi pencurian lain di kawasan sekitar.
Meski senjata yang digunakan hanya pistol mainan, peristiwa ini menjadi pengingat bahwa tindakan kriminal sekecil apa pun bisa berakhir fatal, terutama ketika berhadapan langsung dengan kemarahan massa.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Hakim Saldi Isra Cecar Bawaslu soal Syarat Pendidikan Gibran, 'Dipantau Enggak?'
- 2Terungkap Gugatan Surat Kesetaraan Pendidikan Gibran Ternyata Berawal dari Keluhan Calon Murid
- 3Mahfud MD Bongkar Sorotan ke Prabowo, 'Sekarang Saya Percaya Dia Tidak Berdaulat'
- 4Denny Indrayana Bongkar Suket Gibran, 'Diajukan dan Terbit di Hari yang Sama, Kok Bisa?'
- 5Belum Mahir Menyetir, Sopir Pickup SPPG Cibaliung 2 Tabrak 3 Relawan Sampai Terkapar
- 6Terungkap Dokumen Grade 12 Gibran di UTS Insearch Kembali Dipersoalkan, Disebut Bukan Ijazah SMA
- 7Pendidikan Gibran Jadi Sorotan, Agus Yunanto Bongkar Pertanyaan Besar soal SMK Akuntansi
- 8Gibran Digugat ke MK, Palti Hutabarat Tantang Wapres Buka Suara, 'Kini Waktunya Hadapi Semua Tuduhan'
- 9Sengketa Ijazah Gibran di MK Makin Panas, Denny Ungkap 6 Kasus Diskualifikasi dari Negara Lain
- 10Said Didu Peringatkan Prabowo soal Istana, 'Menteri Tak Sejalan Oligarki Bisa Tersandung?'








