Prabowo Beri Bintang Kehormatan untuk Ray Dalio, Dialog Hangat Bahas Ekonomi hingga Antikorupsi

Akurat Banten - Presiden RI Prabowo Subianto menyerahkan penghargaan Bintang Tanda Jasa Utama kepada investor ternama dunia Ray Dalio dalam sebuah acara resmi di Istana Merdeka, Jakarta.
Prosesi itu berlangsung setelah keduanya mengadakan pertemuan yang dilanjutkan dengan makan siang bersama di ruang utama Istana.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menuturkan, pertemuan ini tidak sekadar bersifat seremonial, melainkan sarat dengan diskusi mendalam tentang arah ekonomi global dan posisi Indonesia di tengah perubahan dunia.
“Dalam kesempatan tersebut, Bapak Presiden juga memaparkan program-program prioritas yang sudah dijalankan selama 10 sampai 11 bulan terakhir,” ujar Airlangga.
Ia menambahkan, isu geopolitik internasional turut menjadi bagian penting dari pembicaraan, mengingat perubahan lanskap global memberi dampak langsung pada kebijakan ekonomi Indonesia.
Baca Juga: Polisi Madiun Ditangkap! Diduga Edarkan 37 Gram Sabu, Kapolres Janji Bongkar Tuntas
Dalio, yang dikenal sebagai pendiri hedge fund terbesar di dunia sekaligus penasihat BPI Danantara, memberikan sejumlah catatan penting terkait komunikasi publik pemerintah.
“Catatan-catatan dari Bapak Presiden yang juga diberikan komentar oleh Ray Dalio adalah pentingnya agar seluruh sukses ataupun kebijakan yang berbeda yang dilakukan Pak Presiden ini untuk selalu disampaikan ke publik dengan cara yang gamblang,” jelas Airlangga.
Menurutnya, pesan Dalio menekankan bahwa transparansi adalah kunci menjaga kepercayaan publik dan stabilitas iklim investasi.
Presiden Prabowo dalam forum tersebut juga menyinggung fokus pemerintah terhadap upaya pemberantasan korupsi sebagai bagian dari agenda reformasi.
Dalio memandang bahwa pemberantasan korupsi serta keterbukaan informasi dapat menjadi fondasi kuat untuk menarik lebih banyak minat investor ke Indonesia.
Pertemuan ini menunjukkan bagaimana pemerintah membuka ruang dialog dengan tokoh-tokoh berpengaruh dunia, sekaligus menggarisbawahi diplomasi ekonomi sebagai prioritas di tengah kondisi global yang penuh ketidakpastian.
Airlangga menekankan bahwa forum ini tidak hanya membicarakan hasil kunjungan kenegaraan Presiden di Amerika Serikat pekan lalu, tetapi juga menjadi refleksi atas capaian pemerintah selama hampir setahun terakhir.
Ia menyebut suasana pertemuan berlangsung cair, dengan diskusi yang membahas beragam topik mulai dari reformasi kebijakan hingga stabilitas ekonomi jangka panjang.
Baca Juga: Operasi Gabungan Polda Metro dan Bea Cukai Gagalkan Peredaran Ganja Senilai Rp90 Juta di Bekasi
“Dan sesudah bincang-bincang, Bapak Presiden juga mengundang Ray Dalio untuk makan siang bersama, dan di akhir acara Bapak Presiden memberikan apresiasi kepada Ray Dalio dalam bentuk penganugerahan bintang Tanda Jasa Utama dari Republik Indonesia,” tutur Airlangga.
Penghargaan itu dianggap sebagai bentuk penghormatan negara atas kontribusi Dalio, baik dalam pemikiran strategis maupun dukungannya terhadap penguatan ekonomi Indonesia.
Langkah Presiden Prabowo ini dipandang sebagai sinyal kuat mengenai komitmen pemerintah untuk menggandeng berbagai pihak, termasuk tokoh internasional, dalam membangun fondasi ekonomi nasional yang lebih tangguh.
Kehadiran Ray Dalio di Istana Merdeka menjadi penegasan bahwa Indonesia terus membuka diri terhadap masukan global, sekaligus menunjukkan niat untuk menjaga hubungan erat dengan komunitas investor dunia.
Pertemuan tersebut ditutup dengan pemberian tanda kehormatan dan makan siang resmi, menandai jalinan kerja sama yang lebih erat antara Presiden Prabowo dan salah satu tokoh finansial paling berpengaruh di dunia.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Bikin Geger! MK Segera Sidangkan Gugatan Gibran, Ini Isi Permohonannya hingga Nasib Kursi Wakil Presiden
- 2Pendidikan Gibran di Australia Disorot Lagi, Sosok Ini Ungkap Temuan Mengejutkan soal UTS Insearch
- 3Surat Kesetaraan Gibran Digugat, Muncul Tawaran Tak Terduga, Ikut Paket C?
- 4Makin Panas! Ijazah Gibran Masuk MK, Bisakah Berujung pada Pemakzulan Wakil Presiden?
- 5Mantan Kapolsek Pinang Iptu Adityo Wijanarko Resmi Jabat Kanit Reskrim Polsek Kelapa Dua
- 6Truk Air Damkar Tertahan di Tol Janger Gara-gara E-Tol, Pemadaman TPS Pinang Sempat Terhambat
- 7Gibran Ditantang Hentikan MBG Usai Kasus Keracunan, Langkah Pemerintah Jadi Sorotan
- 8Heboh Suahasil Nazara Dituding Korupsi Rp500 Triliun, Ternyata Judul Beritanya Dipalsukan
- 9ITS Giuseppe Garibaldi Tiba di Tanjung Priok, Menhan Sjafrie Ungkap Kondisi Kapal Hibah Italia
- 10TNI AL Temukan 3 Jenazah di KM Virgo Transport 8, Tim Kopaska Pecahkan Kaca Kapal









