Menu MBG di Cibaliung Disorot Warga, Dinilai Minim Gizi dan Hanya Habiskan Anggaran

AKURAT BANTEN - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diluncurkan pemerintah di Kecamatan Cibaliung, Kabupaten Pandeglang, menuai sorotan tajam dari masyarakat.
Warga menilai menu yang dibagikan kepada siswa terkesan asal-asalan, tidak sebanding dengan besarnya anggaran, serta belum mencerminkan tujuan utama program untuk meningkatkan gizi anak sekolah.
Dalam dokumentasi yang diperoleh wartawan, paket MBG yang dibagikan di salah satu sekolah di Cibaliung hanya berisi nasi putih, oseng kacang panjang dengan potongan tempe, sepotong kecil ikan goreng, tiga butir anggur merah, serta satu sachet saus sambal.
Baca Juga: 4 Titik Kamera Tilang ETLE di Tangerang Siap Rekam Pelanggaran, Cek Lokasinya di Sini
Menu sederhana itu disajikan dalam nampan berbahan stainless yang digunakan dapur MBG.
Sejumlah warga menyampaikan kekecewaannya terhadap kualitas menu MBG tersebut. Mereka menilai isi paket makan tidak layak disebut bergizi.
"Kalau menunya begini, kesannya hanya menghabiskan anggaran saja," ujar seorang warga yang meminta namanya disamarkan, Kulup, saat ditemui wartawan.
Baca Juga: Khalid Basalamah Korban Kasus Korupsi Dana Kuota Haji? KPK Langsung Ungkap Fakta Mengejutkan Ini
Warga lainnya, Lia (nama samaran), mengungkapkan pemerintah seharusnya lebih serius dalam menyusun menu MBG yang diberikan kepada pelajar di Provinsi Banten.
Menurutnya, penyusunan menu harus memperhatikan kebutuhan gizi anak, bukan sekadar menggugurkan kewajiban program.
"Harusnya jangan asal buat menu, karena ini menyangkut kesehatan dan gizi anak-anak," ucapnya.
Baca Juga: Skandal Kuota Haji: KPK Ungkap Praktik Jual-Beli Antar Biro, Kerugian Negara Capai Triliunan
Sementara itu, warga lain bahkan ada yang mempertanyakan nilai gizi yang terkandung dalam paket makan tersebut.
Sebab, diduga pelaksana program MBG di Cibaliung terlalu besar mencari keuntungan lantaran menu dalam foto tersebut dinilai tidak sepadan dengan anggaran yang digelontorkan.
"Irit amat yah, berapa kira-kira nilai gizinya," ujar seorang warga singkat.
Sebagai informasi, Program MBG merupakan salah satu program prioritas pemerintah pusat yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan gizi peserta didik, khususnya di daerah.
Harapannya, menu yang disediakan mampu mendukung tumbuh kembang siswa sehingga berdampak pada kualitas pendidikan dan kesehatan mereka.
Baca Juga: Bukan Cuma Melawak, Narji Cagur Banting Setir Jadi Petani Sukses Kelola 1.000 Hektar Lahan!
"Ini mah menunya terkesan asal, yang penting program makan gratisnya terlaksana," imbuh warga lain.
Hingga berita ini diturunkan, wartawan akurat.co banten masih berupaya mengonfirmasi pihak penyelenggara MBG di tingkat daerah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Hakim Saldi Isra Cecar Bawaslu soal Syarat Pendidikan Gibran, 'Dipantau Enggak?'
- 2Terungkap Gugatan Surat Kesetaraan Pendidikan Gibran Ternyata Berawal dari Keluhan Calon Murid
- 3Mahfud MD Bongkar Sorotan ke Prabowo, 'Sekarang Saya Percaya Dia Tidak Berdaulat'
- 4Denny Indrayana Bongkar Suket Gibran, 'Diajukan dan Terbit di Hari yang Sama, Kok Bisa?'
- 5Belum Mahir Menyetir, Sopir Pickup SPPG Cibaliung 2 Tabrak 3 Relawan Sampai Terkapar
- 6Terungkap Dokumen Grade 12 Gibran di UTS Insearch Kembali Dipersoalkan, Disebut Bukan Ijazah SMA
- 7Pendidikan Gibran Jadi Sorotan, Agus Yunanto Bongkar Pertanyaan Besar soal SMK Akuntansi
- 8Gibran Digugat ke MK, Palti Hutabarat Tantang Wapres Buka Suara, 'Kini Waktunya Hadapi Semua Tuduhan'
- 9Sengketa Ijazah Gibran di MK Makin Panas, Denny Ungkap 6 Kasus Diskualifikasi dari Negara Lain
- 10Said Didu Peringatkan Prabowo soal Istana, 'Menteri Tak Sejalan Oligarki Bisa Tersandung?'








