TikTok Bekukan Sementara Fitur 'Live' di Tengah Gelombang Aksi Demo

AKURAT BANTEN - Gelombang aksi demo yang berlangsung di berbagai kota di Indonesia beberapa hari belakangan ini, bukan hanya menyita perhatian masyarakat di jalanan, tetapi juga di dunia maya.
Media sosial menjadi wadah utama bagi masyarakat untuk mengikuti perkembangan situasi dengan cepat, termasuk melalui siaran langsung atau live streaming.
Baca Juga: Peta Kekuatan Bergeser, Ahmad Sahroni Lepas Kursi Pimpinan Komisi III DPR
TikTok, salah satu platform yang sangat populer, menjadi sorotan utama. Fitur live streaming memungkinkan pengguna untuk menyaksikan dan menyebarkan kondisi di lapangan secara instan.
Namun, justru karena kecepatan penyebaran informasi ini, TikTok mengambil keputusan berat untuk menonaktifkan sementara fitur live di Indonesia.
Keputusan ini diambil sebagai langkah preventif agar platform tersebut tidak disalahgunakan untuk menyebarkan konten yang berpotensi memicu kericuhan atau eskalasi konflik. TikTok menekankan bahwa prioritas utama mereka adalah keamanan dan kenyamanan seluruh pengguna.
Baca Juga: Pemprov Jatim Gaspol Sediakan Beras Murah, Warga Tak Perlu Khawatir Kehabisan
"Dalam situasi tertentu, kami merasa perlu mengambil tindakan khusus agar TikTok tetap menjadi ruang yang aman, beradab, dan tidak memicu tindakan kekerasan," demikian pernyataan resmi dari pihak TikTok.
Langkah membekukan fitur live ini bukanlah yang pertama kali dilakukan oleh TikTok. Sebelumnya, platform ini juga pernah membatasi akses serupa saat terjadi krisis atau konflik di beberapa negara lain. Kebijakan ini biasanya bersifat sementara, hingga situasi dinilai kembali stabil dan kondusif.
Baca Juga: MUI Serukan Hentikan Aksi Anarkis, Ingatkan Demo Tak Boleh Lukai Kepentingan Publik
Di sisi lain, para aktivis digital mengingatkan bahwa pembatasan ini jangan sampai berujung pada pembungkaman informasi. Mereka berpendapat bahwa live streaming sering kali menjadi sumber dokumentasi penting yang tidak terliput oleh media arus utama.
Oleh karena itu, mereka mendorong adanya mekanisme yang lebih seimbang antara pengamanan dan kebebasan informasi.
Baca Juga: Harapan Pupus, Inggar Hembuskan Napas Terakhir Setelah Dianiaya, Polisi Kejar Terduga Pelaku
Reaksi dari masyarakat pengguna TikTok pun beragam. Sebagian besar mendukung langkah ini demi alasan keselamatan publik, namun tidak sedikit pula yang merasa kecewa karena kehilangan akses langsung terhadap informasi dari lapangan.
Pakar komunikasi digital menilai bahwa keputusan TikTok ini mencerminkan tantangan besar yang dihadapi oleh platform media sosial dalam menavigasi situasi krisis.
Di satu sisi, ada kebutuhan untuk menjaga keamanan dan ketertiban, namun di sisi lain, masyarakat juga mendambakan transparansi informasi.
Baca Juga: Misteri Tragis di Pondok Pinang, Sopir Pribadi Diduga Habisi Nyawa Anak Majikan
Saat ini, publik menantikan hingga kapan fitur live TikTok akan dibekukan. Pihak TikTok belum memberikan tenggat waktu yang pasti, namun menegaskan bahwa mereka akan terus memantau perkembangan situasi di Indonesia sebelum memutuskan untuk mengaktifkan kembali layanan tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Warga Lippo Karawaci Geruduk Menara Matahari, Selain AJB Tak Jelas Pengelola Dinilai Buruk
- 2Bawa Sabu 26 Kg, Dua Terdakwa Kasus Narkoba di Tangerang Dituntut Hukuman Mati
- 3Bukan Sekadar Menopang Tulang, Implan Medis Ini Dikembangkan agar Bisa Memulihkan Lapisan Pelindungnya
- 4Polisi Gagalkan Peredaran 120 Cartridge Vape Mengandung Etomidate di Apartemen Pacific Garden
- 5Harry Kane Ungkap Kebahagiaan Raih Ballon d'Or 2026, Ini Rekor Golnya Bersama Bayern Munich
- 6Gerindra Bela Gibran, Prabowo Tak Bisa Pecat Wapres Sepihak! Ini Aturan yang Wajib Dipahami
- 7Jusuf Kalla Heran Ditantang Buka Buku Nikah, Padahal Hanya Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli!
- 8Haaland Semprot Donnarumma di Tengah Laga, Blunder Sang Kiper Bikin Man City Tumbang!
- 9Balsa Sekulic Menggila! Persib Bungkam Melbourne Victory 2-0, Maung Bandung Makin Dekat ke 16 Besar
- 10MU Dihajar Bournemouth, Legenda Liverpool Mengamuk! Gerrard Sebut 6 Pemain Setan Merah Tak Cukup Bagus









