Banten

Gudang Tenda di Kramat Jati Terbakar Hebat, Sumber Air Jadi Kendala Pemadaman

Moehamad Dheny Permana | 1 Agustus 2025, 05:18 WIB
Gudang Tenda di Kramat Jati Terbakar Hebat, Sumber Air Jadi Kendala Pemadaman

Akurat Banten - Kebakaran hebat melanda sebuah gudang penyewaan tenda di kawasan Kramat Jati, Jakarta Timur pada Kamis, 31 Juli 2025 malam.

Api yang berkobar cukup besar membuat warga sekitar panik dan berhamburan keluar rumah.

Petugas dari Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur langsung bergerak cepat menuju lokasi begitu menerima laporan warga.

Kepala Seksi Operasi Gulkarmat Jakarta Timur, Abdul Wahid, menjelaskan bahwa pihaknya menerima informasi sekitar pukul 20.00 WIB.

Api dilaporkan berasal dari bagian kantor yang berada di dalam kompleks gudang.

“Api berasal dari ruangan kantor dan membesar lalu merembet ke tenda-tenda,” ujar Abdul Wahid.

Kebakaran ini membuat langit malam di sekitar lokasi memerah karena kobaran api yang cukup tinggi.

Warga sekitar sempat panik karena khawatir api menjalar ke rumah-rumah mereka.

Beberapa di antaranya membantu petugas untuk mengarahkan lalu lintas dan menjauhkan kendaraan dari lokasi.

Baca Juga: Tiket Kereta Super Murah di KAI Expo 2025, Warga Antusias Serbu Loket Promo

Untuk memadamkan api, sebanyak 12 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan, lengkap dengan 60 personel.

Namun upaya ini tidak mudah karena terbatasnya akses jalan dan jauhnya sumber air.

“Kendala kita sumber air cukup jauh dan jalan sempit, sehingga untuk menyuplai air perlu operasional yang dinamis, sehingga kami terjunkan 12 unit mobil pemadam,” terang Abdul.

Menurut keterangan resmi, api berhasil dikendalikan pada pukul 20.27 WIB dan proses pendinginan dimulai sekitar pukul 20.30 WIB.

Pemadaman secara keseluruhan selesai pada pukul 21.21 WIB.

Beruntung, dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa.

“Untuk korban alhamdulillah tidak ada,” tambah Abdul.

Pihak Gulkarmat juga memastikan bahwa petugas telah melakukan pengamanan ekstra di sekitar area kebakaran untuk mencegah warga mendekat dan menghindari potensi bahaya lanjutan.

Meski api sudah padam, lokasi masih mengeluarkan asap sisa pembakaran yang cukup tebal.

Baca Juga: Sidang Lanjutan Nikita Mirzani Soroti Ketidakhadiran Saksi Kunci: Kenapa Selalu Ada Alasan?

Penyebab kebakaran hingga kini masih dalam penyelidikan lebih lanjut.

Namun, dugaan awal mengarah pada korsleting listrik dari bagian kantor yang memicu api menyambar bahan-bahan mudah terbakar di gudang.

Kejadian ini menjadi peringatan bagi pemilik usaha dengan aktivitas penyimpanan barang dalam skala besar untuk memastikan sistem kelistrikan berada dalam kondisi aman.

Langkah antisipasi seperti alat pemadam api ringan (APAR) dan pelatihan darurat bagi karyawan pun menjadi penting agar kebakaran tidak meluas.

Sementara itu, petugas masih berjaga-jaga di sekitar lokasi sambil menunggu hasil pemeriksaan lanjutan dari pihak berwenang.

Kebakaran ini juga menimbulkan kerugian material yang belum dapat ditaksir, mengingat banyak tenda dan perlengkapan yang hangus terbakar.

Warga yang tinggal dekat lokasi berharap kejadian serupa tidak terulang.

“Kami sempat takut apinya merambat ke rumah. Tapi Alhamdulillah petugas cepat datang,” ujar Toni, warga sekitar.***

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.