3 Program Unggulan Negara untuk Anak: Dari Gizi, Kesehatan, hingga Sekolah Layak

AKURAT BANTEN - Selain menjadi perayaan tahunan, Presiden Prabowo Subianto ingin dalam perayaan Hari Anak Nasional (HAN) untuk menghadirkan aksi nyata dalam menjamin masa depan anak-anak Indonesia.
Disampaikan oleh Tenaga Ahli Utama Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) Dedek Prayudi, pemerintah memiliki tiga program unggulan yang secara langsung menyasar anak-anak:
Makan Bergizi Gratis (MBG), Cek Kesehatan Gratis (CKG), dan Revitalisasi Sekolah.
Baca Juga: Pemkot Tangerang Batalkan Pengadaan Mobil Dinas Rp4 Miliar
Menurut Uki, sapaan akrab Dedek, program MBG tidak hanya membuat anak-anak kenyang, tetapi juga memastikan terpenuhinya standar gizi dan nutrisi harian bagi anak.
Sebab, merujuk data Kemenkes, sebanyak 60% atau 3 dari 5 anak-anak sekolah tidak sarapan sebelum berangkat ke sekolah.
Akibatnya, mereka cenderung tidak fokus dan cepat lelah. Selain itu, tidak sarapan sebelum berangkat sekolah juga menyebabkan anak-anak mengalami anemia defisiensi zat besi (iron deficiency anemia).
Baca Juga: Filipina Ikutan Deal Tarif Dagang 19 Persen dengan AS Seperti Indonesia, Ada Apa Ini?
Dampaknya jangka panjangnya, anak-anak bisa mengalami penurunan IQ hingga 6 poin atau lebih, menurut berbagai studi ilmiah di bidang nutrisi dan perkembangan anak.
“Sebanyak 38% atau hampir 2 dari 5 anak-anak usia sekolah menderita anemia, lemas dan tidak fokus. Program Makan Bergizi Bergizi hadir bukan sekadar memberi makanan, tetapi memberi zat gizi penting seperti zat besi yang dibutuhkan anak-anak untuk tumbuh cerdas, kuat, dan percaya diri,” kata Uki di Jakarta, Rabu (23/7).
Selain MBG, pemerintah juga menggulirkan program Cek Kesehatan Gratis untuk anak-anak sekolah. Layanannya meliputi pemeriksaan tinggi badan, berat badan, penglihatan, pendengaran, TBC, hingga kesehatan mental.
Baca Juga: Sindikat Sertifikat Tanah Palsu di Siak Terbongkar, Polisi Amankan Ratusan Dokumen Bodong
“Membentuk generasi emas, tidak cukup hanya dengan menyediakan makanan bergizi. Pemerintah menjalankan amanat UUD 1945 pasal 28 (H) ayat 1 dan 3 tentang hak kesehatan untuk masyarakat, termasuk anak-anak,” ujarnya.
Uki menjelaskan, ada dua jenis hak kesehatan menurut konstitusi. Hak untuk mendapatkan layanan kesehatan dan hak untuk sehat. Program Cek Kesehatan Gratis merupakan cara pemerintah untuk memproteksi kesehatan masyarakat.
“Cek Kesehatan Gratis ini mengisi atau memenuhi hak masyarakat, hak rakyat indonesia, termasuk anak-anak, agar kesehatan mereka diproteksi oleh negara. CKG akan melindungi, memproteksi, mereka yang belum terindikasi satu penyakit, dengan dilakukannya pemeriksaan secara gratis,” jelas Uki.
Program ketiga yang juga ditujukan untuk anak-anak adalah program revitalisasi sekolah.
Program ini menargetkan renovasi sebanyak 11.440 sekolah pada awal tahun 2025. Fokus utamanya adalah sekolah-sekolah (SD, SMP, SMA/SMK, SLB negeri dan swasta) di daerah terdepan, terluar, tertinggal (3T) dan wilayah padat penduduk yang kekurangan fasilitas belajar yang layak.
Presiden Prabowo telah mengalokasikan dana sekitar Rp 20 triliun pada APBN 2025 untuk membiayai program ini. Menurut Uki, program ini nerupakan respons atas tingginya angka sekolah rusak, baik ringan, sedang, atau berat, mulai tingkat SD hingga SMA.
Baca Juga: Berpura-Pura Jadi Petugas, Komplotan Pencuri Kabel Tembaga Diciduk Polisi di Pinggir Jalan
Berdasarkan data, total sekolah rusak sedang dan berat di semua jenjang berjumlah sekitar 119.700 sekolah di seluruh Indonesia, meliputi sebanyak 19.925 sekolah rusak berat dan 99.800 rusak sedang.
“Program ini terutama menyasar sekolah yang rusak sedang dan berat. Untuk yang rusak sedang, bahkan anak-anak sampai tidak bisa mengakses toilet sekolah,” jelasnya.
Menurut Uki, kondisi ini sangat mengkhawatirkan, khususnya siswi. Banyak dari mereka yang terpaksa menahan buang air kecil selama beberapa jam selama proses belajar mengajar berlangsung.
“Jadi ini berbahaya. Karena bangunan sekolah itu bukan cuma ruang kelas,” tutup Uki.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Warga Lippo Karawaci Geruduk Menara Matahari, Selain AJB Tak Jelas Pengelola Dinilai Buruk
- 2Bawa Sabu 26 Kg, Dua Terdakwa Kasus Narkoba di Tangerang Dituntut Hukuman Mati
- 3Bukan Sekadar Menopang Tulang, Implan Medis Ini Dikembangkan agar Bisa Memulihkan Lapisan Pelindungnya
- 4Polisi Gagalkan Peredaran 120 Cartridge Vape Mengandung Etomidate di Apartemen Pacific Garden
- 5Harry Kane Ungkap Kebahagiaan Raih Ballon d'Or 2026, Ini Rekor Golnya Bersama Bayern Munich
- 6Gerindra Bela Gibran, Prabowo Tak Bisa Pecat Wapres Sepihak! Ini Aturan yang Wajib Dipahami
- 7Jusuf Kalla Heran Ditantang Buka Buku Nikah, Padahal Hanya Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli!
- 8Uang Pelicin Rp338 Juta di Balik Kredit Fiktif Bank BJB: Polda Banten Bongkar Modus Licik Rekayasa Dokumen, Negara Boncos Rp8,7 Miliar!
- 9TNI AL Kerahkan KRI Brawijaya-320, Meriam 127 mm dan 25 mm Diuji di Laut Jawa
- 1013 Siswa di Dramaga Bogor Masih Diobservasi, BGN Ungkap Dugaan Penyebab Gangguan Kesehatan










