Banten

Kantor Wali Kota Gorontalo Digeledah, Kejati Bongkar Dugaan Korupsi Perjalanan Dinas!

Moehamad Dheny Permana | 26 Juni 2025, 04:34 WIB
Kantor Wali Kota Gorontalo Digeledah, Kejati Bongkar Dugaan Korupsi Perjalanan Dinas!

Akurat Banten - Suasana di Kantor Wali Kota Gorontalo mendadak ramai, ketika tim penyidik dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Gorontalo menggeledah ruangan Bagian Umum.

Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari proses penyidikan atas dugaan kasus korupsi perjalanan dinas yang melibatkan pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Gorontalo.

Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Gorontalo, Nursurya, mengungkapkan bahwa penggeledahan ini merupakan tindak lanjut dari penyelidikan yang sudah berlangsung selama tiga bulan terakhir.

Dua hari sebelumnya, status kasus tersebut telah resmi ditingkatkan ke tahap penyidikan.

"Kita masih mencari dokumen-dokumen penting yang berkaitan dengan dugaan penyimpangan dalam kegiatan perjalanan dinas," ujarnya.

Baca Juga: Tawuran Remaja di Bekasi Renggut Nyawa, Polisi Tangkap Tiga Pelaku

Dalam proses penggeledahan, tim penyidik menyasar sejumlah dokumen, barang bukti, serta alat bukti lain yang diharapkan mampu mengungkap siapa saja yang terlibat dan sejauh mana penyimpangan yang terjadi.

Nursurya menegaskan bahwa Kejati Gorontalo akan mengusut kasus ini dengan serius dan profesional.

Menariknya, Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, turut hadir dan menyaksikan langsung proses penggeledahan tersebut.

Alih-alih menolak atau merasa terpojok, Adhan justru memberikan dukungan penuh kepada Kejati.

Ia menilai, tindakan ini sebagai bentuk kepedulian Kejati untuk membantu menciptakan pemerintahan yang bersih.

Baca Juga: BREAKING NEWS! Pimpinan & Pengasuh Panti Sodomi Belasan Anak, Jaksa Bacakan Tuntutan Hari Ini: Orang Tua Korban Ngaku Kecewa & Berharap Hukum Berat!

"Saya menyambut baik langkah ini. Ini adalah bukti bahwa Kejati peduli terhadap upaya pemberantasan korupsi di lingkungan Pemerintah Kota Gorontalo. Saya ingin, saat saya mengakhiri masa jabatan nanti, saya tinggalkan pemerintahan yang bersih dari korupsi," tegasnya.

Kasus ini pun menyita perhatian publik Gorontalo.

Masyarakat berharap agar aparat penegak hukum benar-benar transparan dan tegas dalam menangani kasus ini hingga ke akar-akarnya.

Kini, semua mata tertuju pada Kejati Gorontalo, akankah pengusutan ini berhasil membongkar praktik-praktik kotor yang selama ini tersembunyi di balik laporan perjalanan dinas? Kita tunggu babak selanjutnya.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.