Banten

Perlintasan Tanpa Palang Lagi-lagi Makan Korban, Sopir Truk Tewas Dihantam Kereta Api Ambarawa Ekspres

Andi Syafrani | 19 Juni 2025, 07:35 WIB
Perlintasan Tanpa Palang Lagi-lagi Makan Korban, Sopir Truk Tewas Dihantam Kereta Api Ambarawa Ekspres

 

AKURAT BANTEN - Kecelakaan maut kembali terjadi di perlintasan kereta api tanpa palang pintu. Kali ini, insiden tersebut terjadi di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, tepatnya di perlintasan yang berada di dekat Desa Karanglangit. Sebuah truk tangki air tertabrak Kereta Api Ambarawa Ekspres yang sedang melaju dari arah Surabaya menuju Semarang.

Baca Juga: Rahasia Mancing Anti ZONK! Dijamin Strike Bertubi-tubi Setiap Kali Lempar Joran!

Truk yang dikemudikan oleh Ahmad Ainun Badiuyun, pria asal Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto, mengalami kerusakan parah usai ditabrak kereta.

Dari keterangan sejumlah saksi mata, truk tangki tersebut awalnya hendak menyeberang rel dari arah utara, menuju kawasan pemukiman di Desa Karanglangit.

Baca Juga: Terbakar Api Cemburu, Seorang Pria Racuni Pacar Sesama Jenisnya Pakai Sianida hingga Tewas

Diduga sopir kurang memperhatikan kondisi sekitar saat akan melintasi rel. Apalagi, perlintasan tersebut memang tidak dilengkapi dengan palang pintu maupun petugas penjaga. Akibatnya, Ahmad tak menyadari kereta Ambarawa Ekspres tengah melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Surabaya.

Benturan keras tak bisa dihindari. Bagian depan truk langsung dihantam lokomotif kereta, menyebabkan bodi kendaraan remuk.

Ahmad mengalami luka berat di bagian kepala dan perut, dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian sebelum sempat mendapat pertolongan.

Baca Juga: Rapat Darurat Digelar, Trump Bakal Turun Tangan Bantu Israel Serang Iran

Warga sekitar yang mendengar suara tabrakan langsung berhamburan ke lokasi. Beberapa orang mencoba menolong korban, namun nyawanya sudah tidak tertolong. Tak lama kemudian, pihak kepolisian dan petugas medis datang untuk melakukan evakuasi dan olah TKP.

Baca Juga: Eks Kadisbud DKI Jakarta Didakwa Gelapkan Rp36,3 Miliar Lewat SPJ Fiktif

Jenazah korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan untuk keperluan identifikasi dan penanganan lebih lanjut.

Sementara itu, proses evakuasi bangkai truk sempat menyebabkan gangguan perjalanan KA dan lalu lintas di sekitar lokasi kejadian.

Peristiwa ini kembali mengingatkan pentingnya keberadaan sistem pengamanan di setiap perlintasan kereta api, terutama yang berada di jalur padat aktivitas warga.

Warga sekitar berharap pemerintah dan pihak terkait segera mengambil langkah nyata agar tragedi serupa tak kembali terulang.

Baca Juga: Target Penyerapan Gabah Hampir Tuntas, Petani Gorontalo Panen Harapan

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Varin VC
Editor
Varin VC