Bocah Lelaki Dibacok Orang Tak Dikenal, Polisi Buru Pelaku

Akurat Banten - Seorang anak laki-laki berinisial RDR menjadi korban penganiayaan brutal oleh orang tak dikenal di Jalan Raya Serpong-Parung, Kelurahan Muncul, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan, Banten.
Kejadian ini sontak mengguncang warga setempat dan menimbulkan keprihatinan mendalam terhadap keamanan anak-anak di ruang publik.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Polisi Ade Ary Syam Indradi, mengonfirmasi peristiwa tersebut dalam pernyataannya di Jakarta.
Ia menjelaskan bahwa saat ini polisi tengah menyelidiki kasus tersebut secara intensif untuk mengungkap identitas pelaku dan motif di balik aksi kekerasan yang dilakukan terhadap korban yang masih di bawah umur tersebut.
Baca Juga: Wanita Asal Tangerang Datangi IKN, Laporkan Suami Selingkuh 9 Kali ke Basuki Hadimuljono
“Telah terjadi tindak pidana kekerasan terhadap anak di bawah umur yang dilakukan oleh terlapor dalam lidik terhadap korban,” ujar Kombes Ade Ary.
Menurut keterangan yang disampaikan pihak kepolisian, kejadian bermula ketika korban sedang melintas di lokasi kejadian bersama temannya.
Saat itu, mereka tengah berada di tepi jalan ketika tiba-tiba seorang pria tak dikenal menghampiri RDR.
Tanpa basa-basi, pelaku langsung menyerang korban menggunakan senjata tajam dan membacok bagian kepala sebelah kiri anak tersebut.
Baca Juga: Vadel Badjideh Resmi Ditahan 20 Hari di Rutan Cipinang Jelang Persidangan
Akibat serangan tersebut, RDR mengalami luka robek serius di bagian kepala sebelah kiri.
Korban segera dilarikan ke fasilitas medis terdekat untuk mendapatkan penanganan.
Beruntung, nyawanya dapat diselamatkan meskipun mengalami trauma akibat serangan mendadak yang terjadi secara brutal dan tidak terduga.
“Mengetahui kejadian tersebut, saudara korban langsung melaporkan ke pihak Kepolisian,” jelas Kombes Ade Ary.
Saat ini, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tangerang Selatan sedang menangani kasus ini secara serius.
Penyelidikan mendalam terus dilakukan untuk mengidentifikasi pelaku dan mencari kemungkinan motif di balik penyerangan tersebut.
Baca Juga: Terbongkar! Strategi Brand Besar Bangun Komunitas di WhatsApp dan Telegram
Pihak berwenang juga telah memeriksa saksi-saksi dan mengumpulkan bukti dari tempat kejadian perkara.
“Sedang dilakukan penyelidikan lebih lanjut oleh Polres Tangerang Selatan,” ujar Ade Ary.
Kejadian ini menuai perhatian masyarakat, terutama para orang tua yang merasa resah akan keselamatan anak-anak mereka di luar rumah.
Beberapa warga menilai bahwa tindakan preventif dan peningkatan patroli di jam-jam rawan sangat dibutuhkan, mengingat waktu kejadian yang terjadi pada subuh hari, saat aktivitas masyarakat masih sangat minim.
Kepolisian mengimbau kepada masyarakat yang memiliki informasi terkait insiden ini agar segera melapor.
Baca Juga: Iklan Digital Mahal? Ini Cara Jitu Maksimalkan ROI dengan Budget Terbatas!
Keterlibatan publik dalam memberikan keterangan yang relevan dapat mempercepat pengungkapan kasus ini dan menangkap pelaku secepatnya.
Sementara itu, keluarga korban berharap agar pelaku segera ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku.
Mereka juga meminta kepolisian untuk terus meningkatkan keamanan di wilayah tersebut agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.
Dengan semakin seringnya terjadi kasus kekerasan terhadap anak di tempat umum, kasus ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan orang tua serta perlunya peran aktif masyarakat dan aparat keamanan dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman, terutama bagi anak-anak yang rentan terhadap tindak kejahatan.
Baca Juga: Terbongkar! Kisah Nyata di Balik 31 Makam Keramat Palsu dan Aksi Sesat Suhada di Serang
Pihak kepolisian menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan kasus ini dan menyeret pelaku ke meja hukum.
Semoga proses hukum berjalan lancar dan pelaku mendapatkan hukuman setimpal atas perbuatannya.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Sidang Gugatan Gibran di MK Buka Fakta Baru, Bawaslu Ternyata Tak Bisa Akses Data KPU
- 2Jika Gugatan Gibran Dikabulkan MK, Yusril Bicara Dampaknya, ‘Saya Tidak Bisa Membayangkan’
- 3Belum Mahir Menyetir, Sopir Pickup SPPG Cibaliung 2 Tabrak 3 Relawan Sampai Terkapar
- 4Jika Gibran Didiskualifikasi MK, 3 Nama Ini Muncul Jadi Wapres Pengganti, Ada AHY dan Anies
- 5Jokowi Akhirnya Buka Suara soal Pendidikan Gibran, Singgung Paket C, 'Masa Disuruh Lagi?'
- 6Gugatan Gibran di MK Disebut KPU Bisa Masuk Ranah Pemakzulan, Ini Alasannya
- 7Dedi Mulyadi Masuk Bursa Pilpres 2029, Tapi Ada Satu Hambatan Besar yang Disorot Pengamat
- 8Sidang Gibran di MK Bikin Terkejut, KPU Akui Tak Cek Langsung Dokumen Pendidikan
- 9Gatot Nurmantyo Yakin Gugatan Gibran Bakal Ditolak MK, Lalu Singgung Skenario Politik Berikutnya
- 10Prabowo Disebut Tak Lagi dengan Gibran di 2029, 3 Nama Ini Mulai Muncul sebagai Pengganti






