Antisipasi Libur Panjang, Contraflow Diberlakukan di Tol Jagorawi Arah Puncak

AKURAT BANTEN - Untuk mengurai potensi kepadatan selama libur panjang Kenaikan Isa Almasih, sistem contraflow diberlakukan di Jalan Tol Jagorawi arah Puncak. Rekayasa lalu lintas ini dimulai sejak Sabtu pagi, atas diskresi dari pihak Kepolisian dan didukung oleh pengelola tol, Jasa Marga.
"Contraflow mulai diterapkan dari KM 44+400 sampai KM 46+400 arah Puncak sejak pukul 06.15 WIB," jelas Alvin Andituahta Singarimbun, Senior Manager Representative Office 1 Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division.
Baca Juga: ASN Terlibat Aborsi Ilegal di Makassar, Pemasok Obat Kini Ikut Diciduk Polisi
Langkah ini merupakan respons atas meningkatnya volume kendaraan yang melintas menuju kawasan wisata Puncak. Lonjakan lalu lintas memang kerap terjadi setiap kali momen libur panjang tiba, apalagi dengan cuaca yang relatif bersahabat seperti saat ini.
Baca Juga: Gaji ke-13 Cair Juni 2025, ASN dan Pensiunan Bisa Bernapas Lebih Lega Jelang Tahun Ajaran Baru
Jasa Marga mengimbau para pengendara agar mempersiapkan perjalanan dengan baik, termasuk memastikan saldo kartu tol elektronik mencukupi. Hal ini penting untuk mencegah antrean panjang saat transaksi di gerbang tol.
"Selain itu, kami juga mengingatkan pengguna jalan agar selalu mematuhi rambu lalu lintas dan mengikuti arahan petugas di lapangan demi kelancaran dan keselamatan bersama," ujar Alvin.
Baca Juga: Program Makan Bergizi Gratis Dinilai Penting, 60 Persen Anak Indonesia Tak Punya Akses Gizi Seimbang
Data Jasa Marga mencatat, sebanyak 325.057 kendaraan tercatat meninggalkan wilayah Jabotabek selama periode H-1 hingga Hari H libur panjang, yakni 28–29 Mei 2025.
Angka ini merupakan gabungan dari empat gerbang tol utama: Cikupa (arah Merak), Ciawi (arah Puncak), Cikampek Utama (arah Trans Jawa), dan Kalihurip Utama (arah Bandung).
Baca Juga: Permintaan Beras dari Malaysia Jadi Angin Segar, Indonesia Siap Ekspor Hingga 24 Ribu Ton per Tahun
Volume kendaraan yang keluar dari Jabotabek mengalami kenaikan sebesar 20,6 persen dibandingkan hari normal. Rinciannya, 46,5 persen kendaraan bergerak ke arah timur (Bandung dan Trans Jawa), 29,4 persen ke arah barat (Merak), dan 24,1 persen menuju selatan (Puncak).
Dengan meningkatnya mobilitas warga, koordinasi antara pihak kepolisian, pengelola tol, dan petugas lapangan menjadi kunci agar arus lalu lintas tetap kondusif, terutama di titik-titik rawan kepadatan seperti jalur wisata Puncak.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Warga Lippo Karawaci Geruduk Menara Matahari, Selain AJB Tak Jelas Pengelola Dinilai Buruk
- 2Bawa Sabu 26 Kg, Dua Terdakwa Kasus Narkoba di Tangerang Dituntut Hukuman Mati
- 3Bukan Sekadar Menopang Tulang, Implan Medis Ini Dikembangkan agar Bisa Memulihkan Lapisan Pelindungnya
- 4Polisi Gagalkan Peredaran 120 Cartridge Vape Mengandung Etomidate di Apartemen Pacific Garden
- 5Cicilan Lunas Bertahun-tahun tapi Belum SHM? Tarif Iuran Bengkak Tanpa Transparansi, Ratusan Warga Lippo Karawaci Geruduk Menara Matahari
- 6Harry Kane Ungkap Kebahagiaan Raih Ballon d'Or 2026, Ini Rekor Golnya Bersama Bayern Munich
- 7Gerindra Bela Gibran, Prabowo Tak Bisa Pecat Wapres Sepihak! Ini Aturan yang Wajib Dipahami
- 8Jusuf Kalla Heran Ditantang Buka Buku Nikah, Padahal Hanya Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli!
- 9Dokter Tifa Singgung Ancaman Penjara 7 Tahun di Sidang Ijazah Jokowi, Peringatan untuk Siapa?
- 10TNI AL Kerahkan KRI Brawijaya-320, Meriam 127 mm dan 25 mm Diuji di Laut Jawa






