Jokowi Kalkulasi Daftar Jadi Ketum PSI: Jangan Sampai Misalnya Ikut, Tapi Saya Kalah!

AKURAT BANTEN - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) resmi membuka pendaftaran calon ketua umum sejak 13 Mei 2025. Proses pendaftaran dilakukan langsung di markas besar PSI di kawasan Jakarta Pusat dan akan berlangsung hingga 18 Juni mendatang, setiap hari dari pukul 09.00 sampai 18.00 WIB.
Momen ini menjadi ajang bagi siapa pun yang ingin unjuk gigi dan mengambil alih tongkat kepemimpinan partai yang kini tengah jadi sorotan.
Baca Juga: PLN Beri Diskon 50 Persen Buat Tambah Daya Listrik, Berikut Syarat dan Ketentuannya!
Menariknya, nama Joko Widodo ikut terseret dalam pusaran bursa calon Ketum PSI. Mantan Presiden RI dua periode itu akhirnya buka suara. Ia tak langsung mengiyakan atau menolak, tapi justru memberi sinyal menggantung yang bikin publik makin penasaran.
Jokowi menyebut bahwa dirinya masih menghitung dan menimbang-nimbang kemungkinan untuk ikut maju dalam perebutan kursi ketua umum.
Baca Juga: KADIN Bereaksi Cepat: SOP Baru Disiapkan Pasca Insiden Cilegon, Iklim Investasi Dijamin Kondusif!
“Masih dalam kalkulasi. Jangan sampai kalau nanti misalnya saya ikut, saya kalah,” ucap Jokowi dengan senyum khasnya saat disinggung di Solo, Rabu (14/5/2025).
Jokowi juga menegaskan bahwa sampai saat ini belum ada langkah konkret yang diambil. Ia menyadari pendaftaran masih dibuka hingga pertengahan Juni, jadi masih banyak waktu untuk berpikir. Tapi ia juga sempat melempar guyon yang mengisyaratkan bahwa kehadirannya bisa mengubah peta persaingan internal PSI.
Baca Juga: Kali Angke Tersumbat Sampah, Pilar Saga Turun Langsung ke Lokasi
“Kalau saya mendaftar, mungkin yang lain malah enggak mendaftar,” katanya sembari tertawa kecil.
Yang membuat isu ini makin hangat adalah posisi Ketua Umum PSI saat ini masih dipegang oleh putranya sendiri, Kaesang Pangarep. Dengan kata lain, jika Jokowi jadi maju, maka bisa saja terjadi duel ayah melawan anak dalam satu panggung politik. Ketika ditanya soal kemungkinan bersaing dengan Kaesang, Jokowi memilih tak banyak berkomentar dan belum memberi kejelasan.
Baca Juga: Layani Transportasi Jemaah Haji Indonesia, Bus Shalawat Beroperasi 24 Jam dan Punya 27 Rute
Wacana ini langsung menciptakan perbincangan hangat di kalangan publik dan pengamat politik. Fenomena mantan presiden yang kembali terjun ke arena politik partai, apalagi dalam posisi strategis seperti ketua umum, bukan hal yang biasa.
Apalagi jika dikaitkan dengan dinamika keluarga yang turut bermain dalam lingkaran partai yang sama, cerita ini jadi makin kompleks dan menarik untuk diikuti.
Baca Juga: Penangguhan Penahanan dalam Kasus Meme Prabowo-Jokowi, ITB: Ada Pembinaan Akademik dan Karakter
Kini publik tinggal menanti, apakah Jokowi benar-benar akan mengambil langkah politik besar tersebut, atau justru hanya menjadi angin lalu yang memperkuat posisi Kaesang di internal PSI. Satu hal yang pasti, dalam politik, segala kemungkinan tetap terbuka sampai menit terakhir pendaftaran ditutup.
Baca Juga: Kongres PDIP Masih Misteri, Megawati Tetap Pegang Kendali Penuh Susun Pengurus Baru
Baca Juga: KPK Lanjut Usut Jejak Tambang dan Aset Mewah Terkait Kasus Gratifikasi Rita Widyasari
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Bikin Geger! MK Segera Sidangkan Gugatan Gibran, Ini Isi Permohonannya hingga Nasib Kursi Wakil Presiden
- 2Pendidikan Gibran di Australia Disorot Lagi, Sosok Ini Ungkap Temuan Mengejutkan soal UTS Insearch
- 3Surat Kesetaraan Gibran Digugat, Muncul Tawaran Tak Terduga, Ikut Paket C?
- 4Makin Panas! Ijazah Gibran Masuk MK, Bisakah Berujung pada Pemakzulan Wakil Presiden?
- 5Mantan Kapolsek Pinang Iptu Adityo Wijanarko Resmi Jabat Kanit Reskrim Polsek Kelapa Dua
- 6Truk Air Damkar Tertahan di Tol Janger Gara-gara E-Tol, Pemadaman TPS Pinang Sempat Terhambat
- 7Gibran Ditantang Hentikan MBG Usai Kasus Keracunan, Langkah Pemerintah Jadi Sorotan
- 8Heboh Suahasil Nazara Dituding Korupsi Rp500 Triliun, Ternyata Judul Beritanya Dipalsukan
- 9ITS Giuseppe Garibaldi Tiba di Tanjung Priok, Menhan Sjafrie Ungkap Kondisi Kapal Hibah Italia
- 10TNI AL Temukan 3 Jenazah di KM Virgo Transport 8, Tim Kopaska Pecahkan Kaca Kapal









