Sampah Mengendap 3 Bulan di TPS3R Pondok Kacang Tangsel, Warga Keluhkan Aroma Tak Sedap

AKURAT BANTEN - Warga Kelurahan Pondok Kacang Timur, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengeluhkan aroma tak sedap yang ditimbulkan oleh tumpukan sampah yang mengendap di Tempat Penglolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) Mitra Manunggal selama 3 bulan.
Pantauan di lokasi pada Rabu (17/12/2024), TPS3R tersebut berada persis dekat dengan permukiman warga padat penduduk. Tumpukan sampah menggunung hingga meluber ke dekat pagar.
Baca Juga: Praktik Pengelolaan Sampah Ilegal di Tangsel: Dugaan Pungli dan Pembuangan Residu ke TPA Rawa Kucing
Terlihat juga sebuah mobil pick up yang sedang melakukan bongkar muatan sampah ke TPS tersebut.
Salah seorang warga, Aris mengatakan, sampah itu sudah mengendap selama berbulan-bulan tanpa pengangkutan yang maksimal. Sedangkan, volume sampah kian meningkat setiap harinya.
Baca Juga: KLH Segel TPS Ilegal di Tangsel, Skandal Bisnis Sampah Terbongkar
"Iyaa sudah tiga bulan begini kondisinya," ujar seorang warga, Aris kepada Akurat, Selasa (17/12/2024).
"Bau sampah terasa setiap hari, kami warga juga sudah komplen juga karena merasa terganggu," imbuhnya.
Baca Juga: Pengelolaan Sampah Ilegal Beroperasi Bertahun-tahun, SAIH: Pemkot Tangsel Tutup Mata
Menanggapi kondisi tersebut, Kepala Bidang Persampahan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangsel, Tubagus Aprilliadhi mengatakan, pihaknya bakal melakukan operasi bersih terhadap TPS3R tersebut pada Rabu (17/12/2024).
"Kami kemarin tanggal 15 Desember sudah melakukan opsih walaupun baru tiga armada saja yang turun karena kondisinya hanya bisa segitu," tuturnya.
Baca Juga: Aktivitas Pengelolaan Sampah Ilegal Jadi Sorotan, DPRD Bakal Panggil DLH Tangsel
Tubagus menjelaskan, penumpukan sampah di TPS3R Mitra Manunggal itu disebabkan adanya perbaikan jembatan yang menjadi akses tunggal menuju lokasi TPS tersebut.
Baca Juga: Oknum DLH Kota Tangerang Bekingi Mafia Sampah di TPA Rawa Kucing, Mesti Ditindak Tegas
"Karena ada perbaikan jembatan, kita tidak bisa masuk armadanya," jelas Tubagus.
Baca Juga: KLH Ajak Pemerintah Daerah Tuntaskan Permasalahan Sampah Hingga Tahun 2026
Untuk kegiatan opsih pada Rabu esok, kata Tubagus, pihaknya bakal menurunkan alat berat untuk mengangkut sampah di TPS3R tersebut.
"Kita akan turunkan satu alat berat untuk membantu proses pengangkutan," tuturnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Hakim Saldi Isra Cecar Bawaslu soal Syarat Pendidikan Gibran, 'Dipantau Enggak?'
- 2Sidang Gugatan Gibran di MK Buka Fakta Baru, Bawaslu Ternyata Tak Bisa Akses Data KPU
- 3Jika Gugatan Gibran Dikabulkan MK, Yusril Bicara Dampaknya, ‘Saya Tidak Bisa Membayangkan’
- 4Belum Mahir Menyetir, Sopir Pickup SPPG Cibaliung 2 Tabrak 3 Relawan Sampai Terkapar
- 5Mahfud MD Bongkar Sorotan ke Prabowo, 'Sekarang Saya Percaya Dia Tidak Berdaulat'
- 6Denny Indrayana Bongkar Suket Gibran, 'Diajukan dan Terbit di Hari yang Sama, Kok Bisa?'
- 7Jika Gibran Didiskualifikasi MK, 3 Nama Ini Muncul Jadi Wapres Pengganti, Ada AHY dan Anies
- 8Terungkap Dokumen Grade 12 Gibran di UTS Insearch Kembali Dipersoalkan, Disebut Bukan Ijazah SMA
- 9Gugatan Gibran di MK Disebut KPU Bisa Masuk Ranah Pemakzulan, Ini Alasannya
- 10Sidang Gibran di MK Bikin Terkejut, KPU Akui Tak Cek Langsung Dokumen Pendidikan








