Banten

BMKG Tangsel Prediksi Bakal Ada Longsor Susulan Saat Hujan Lebat

Noudhy Valdryno | 6 November 2024, 17:14 WIB
BMKG Tangsel Prediksi Bakal Ada Longsor Susulan Saat Hujan Lebat

AKURAT BANTEN - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah II Tangerang Selatan (Tangsel), memberi peringatan kepada masyarakat di wilayah Pagedangan, Curug, Kabupaten Tangerang terhadap ancaman bencana alam yang diakibatkan intensitas hujan tinggi sejak beberapa hari kemarin. 

Ketua Tim Geofisika BMKG wilayah II Tangsel, Sutiyono menyebutkan bahwa longsornya jalan sepanjang 500 meter dengan lebar 4 meter di Kampung Pabuaran RT01/02, Desa Karangtengah, Kecamatan Pagedangan Kabupaten Tangerang, didorong curah hujan ekstrem pada, Selasa (5/11/2024). 

“Khususnya di Tangerang, Pagedangan ini sebelumnya diawali dengan hujan pada tanggal 3 November itu sudah ada hujan, 47,2 milimeter per hari. Kemudian tanggal 4 juga ada hujan 4,6 mm per hari dan kemudian pada tanggal 5 kemarin curah hujan 66,68 mm per hari. Kemudian yang satu hari cukup besar, tgl 5 juga sejak jam 15.30-16.30, cukup lama, curah hujan 55.8mm per jam,” ujar Sutiyono, Rabu (6/11/2024).

Baca Juga: DLH Tangsel Siapkan Kuasa Hukum Sopirnya Yang Kabur Usai Lindas Pengendara Hingga Tewas

Sebelum kejadian itu, BMKG wilayah II Tangsel, mengaku telah mengeluarkan peringatan per tiga jam. Peringatan tersebut diharapkan dapat menjadi perhatian masyarakat di Kampung Pabuaran, Desa Karang Tengah dan pihak pengembang perumahan Villa Rizki Insani agar berhati-hati terhadap intensitas hujan ekstrem tersebut.

Sutiyono menilai bahwa longsornya jalan alternatif warga Kampung Pabuaran sepanjang 500 meter dengan lebar 4 meter itu terjadi akibat tekanan air di dua kolam penampungan air perumahan yang mendorong ke area tebing dan kali Cimanceuri. 

“Itu ada dua kolam (waduk perumahan Villa Rizki Insani) penampung air, sementara penampungan air pembuangannya kecil, sampingnya itu ada tebing, sampingnya sungai, jadi itu beban dan sebagainya. Jadi dengan curah hujan ekstrim ini itulah yang menyebabkan terjadinya longsor tadi,” ujar Sutiyono.

Baca Juga: Kemeskes RI Beri Kado Ultah Skrining Kesehatan Gratis Mulai 2025, Cek Kategori dan Caranya!

BMKG wilayah II Tangerang Selatan, memperingatkan potensi hujan ekstrim pada hari ini kemungkinan akan kembali terjadi antara pukul 13.00-15.00 WIB. Sutiyono memperingatkan pengembang perumahan Villa Rizki Insani untuk tidak mendekati objek tanah retak yang berada dekat area jalan longsor yang melintasi perumahan tersebut. 

“Hari ini diperkirakan sekitar jam 13.00-15.00 hujan, disertai petir terjadi di wilayah sini juga. Saya sudah sampaikan ke pengembang, hati-hari kepada para pekerja jangan mendekati tanah yang retak-retak, takut diinjak, ambrol. Peringatan kami hari ini masih ada, besok masih ada. Siang sampe malem, besok lusa masih ada, tapi mulai menurun, intensitas menurun,” jelasnya. 

Baca Juga: Produk Domestik Bruto Capai Rp5.638,9 triliun, Perekonomian Indonesia Tumbuh 1.50 Persen Pada Triwulan III 2024

Sutiyono juga mengaku telah memperingati pihak pengembang perumahan agar tidak mengizinkan setiap orang mendekat ke objek longsor. 

Diberitakan sebelumnya, hujan yang mengguyur wilayah Tangerang dan sekitarnya, membuat tanah longsor di Jalan Karang Tengah, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang. Akibatnya, akses jalan terputus. 

Kepala BPBD Kabupaten Tangerang, Ujat Sudrajat, mengungkapkan, penyebab terjadinya tanah longsor ini diakibatkan intensitas hujan yang tinggi mengakibatkan pergeseran tanah. 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.