KPU Kota Serang Berikan Bimtek Pemungutan dan Penghitungan Suara Bagi Petugas KPPS Lapas Serang

AKURAT BANTEN - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Serang menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas llA Serang.
Dalam kegiatan tersebut KPU Kota Serang melakukan Bimbingan Teknis terkait KPPS dalam Tempat Pemungutan Suara (TPS) Khusus yakni TPS di Lapas Kelas IIA Serang. Kamis (01/02/24).
Kegiatan tersebut juga merupakan tahapan dalam pelaksanaan Pemilu 2024 mendatang.
Sebab, Lapas Serang merupakan salah satu Lapas yang akan dibuatkan TPS khusus oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Serang.
TPS khusus tersebut untuk memfasilitasi para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) agar dapat menggunakan hak pilihnya pada pesta demokrasi Pilpres.
Dikatakan, Ade Jahran, Ketua KPU Kota Serang, bimtek tersebut dilaksanakan agar petugas KPPS mengerti tata cara di TPS pada 14 Februari 2024 mendatang.
- Baca Juga: Ratusan Warga Geruduk Kantor Bupati dan DPRD Lebak, Tuntut Pemerintah Bayar Ganti Rugi Lahan dan Bangunan Terdampak Karian
- Baca Juga: Arsjad Rasjid dan Happy Hapsoro Disebut-sebut Dalam Sidang Korupsi BTS 4G
- Baca Juga: Tukang Galon di Cipadu Tangerang Dikeroyok Massa Usai Ajak Mandi Bareng Anak Dibawah Umur
"Ini Bimtek bagi temen-temen kpps yang ada di Lapas Serang karena memang kemarin temen-temen kpps ini belum mendapatkan bimtek terkait dengan tugas pokok fungsi sebagai kpps sehingga hari ini kita kumpulkan disini untuk kita berikan terkait dengan tata cara nanti di tps pas hari H," katanya.
Kata Ade, di dalam Lapas Serang akan dibuat tiga Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk memfasilitasi 800 orang yang akan mengikuti dan menggunakan hak pilihnya.
"Disini ada 800 pemilih dan ada tiga tps dengan jumlah anggota kpps nya 21 orang tambah dengan linmas 5 berarti ada 26," ungkapnya.
Menurut, Ade, tidak ada perbedaan antara pemilih di dalam lapas dan diluar lapas semuanya tetap menggunakan aturan yang sama.
"Antara kpps yang diluar dan didalam lapas sama, mungkin perbedaannya hanya pemilih jadi kalau disini pemilih sudah berkelompok untuk melakukan pencoblosan kalau diluar yang reguler kan masyarakat satu-satu, dua tiga, empat tapi tetep dateng," jelasnya
"Tetapi aturannya tetep kalaupun disini (dalam lapas) beres jam 10:00 atau jam 11:00 penghitungannya akan dilakukan jam 13:00," sambungnya.
Ade menuturkan, di Kota Serang ada lima lokasi khusus TPS yakni di Rutan dan Lapas Serang. Ia berharap masyarakat dapat berpartisipasi dan menggunakan hak pilihnya.
"Ada lima, di rutan dua, di lapas tiga, harapan kami dengan pemilu 2024 ini, masyarakat berbondong-bondong ke tps untuk menggunakan hak pilihnya sehingga partisipasi juga meningkat, di 2019 kita itu 82 persen semoga di tahun 2024 ini bisa melebihi angka 82 persen itu," cetusnya.
Lebih lanjut kata Ade, dengan segala dinamakan pihaknya berharap bahwa masyarakat bersama-sama untuk mendatangi TPS serta bersama menjaga kondusifitas daerah terutama Kota Serang Provinsi Banten.
"Kita jaga dengan baik dalam segala hal, sehingga pemilu berjalan lancar dan aman. Kita juga berkolaborasi dengan instansi lain, yakni Kepolisian, Kejaksaan, Kodim dan Pemerintah Daerah," tukasnya.
Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIA Serang, Fajar Nur Cahyono membenarkan kedatangan tim KPU untuk melakukan Bimbingan Teknis kepada pegawai Lapas Serang yang telah dilantik menjadi anggota KPPS.
"Semoga dengan adanya Bimtek ini menjadi langkah positif bagi petugas lapas yang menjadi KPPS dalam mempersiapkan dan memastikan pada saat pelaksanaan pemilu nanti dapat berjalan dengan sukses, lancar dan aman terkendali," ucap Kalapas.
Selain itu, Kalapas juga berpesan kepada pegawai yang telah dilantik sebagai anggota KPPS untuk dapat bertanggung jawab dan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya.
"Bimtek tersebut sudah mencakup berbagai aspek, termasuk prosedur pemungutan suara, penggunaan teknologi, dan pemahaman mendalam tentang regulasi terkini terkait pemilihan umum," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Gibran Disorot soal Ijazah, Nama Anies Baswedan Muncul! Refly Harun Ungkap Sosok Pengganti Wapres
- 2Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Pamulang Perkuat Kapasitas Keluarga dan Pemasaran UMKM di Kelurahan Setu
- 3Ubah Stigma Mahjong, Andrew Herman Gelar Turnamen Berhadiah Rp15 Juta di One District at Puri
- 4Ranking Dua Akpol 1998! Ini Perjalanan Karier Ade Ary Syam Indradi hingga Jadi Karoops Polda Metro Jaya
- 5Ansor Tangsel Sukses Gelar Ansor Fest Experience 2026 di Mall, Padukan Syiar dan Kreativitas Pemuda
- 6Belum Selesai Kasus 115 Pelanggaran! Manchester City Terancam Investigasi Baru dan Sanksi Tambahan
- 7Bukan Sekadar Kalah! Alexander Isak Soroti Kesalahan Fatal Liverpool saat Tumbang 2-3 di Istanbul
- 8Comeback Gila Real Madrid Bikin Bellingham Terpukau! Jude Minta Satu Hal Ini Dipertahankan Los Blancos
- 9Ranking Dua Akpol 1998! Ini Perjalanan Karier Ade Ary Syam Indradi hingga Jadi Karoops Polda Metro Jaya
- 10Jokowi dan Roy Suryo Saling Sindir di Sidang Ijazah, Ending Jabat Tangan Ini Bikin Publik Terkejut!






