Banten

MOBIL TUA Lolos Uji Emisi, Ternyata Seperti ini Caranya!

AA LaNyalla Mahmud Mattalitti | 2 November 2023, 11:52 WIB
MOBIL TUA Lolos Uji Emisi, Ternyata Seperti ini Caranya!

AKURAT BANTEN - Bagi mobil yang tidak bisa memenuhi ambang batas emisi ruang geraknya cenderung dibatasi. Tapi sebenarnya Anda tidak perlu khawatir karena mobil keluaran lama pun sebenarnya bisa lulus pengujian emisi, Karena pengujian standar emisi sebenarnya adalah tes kualitas pembakaran

"Sebenarnya ini (pengujian standar emisi) kan adalah hasil pembakaran yang diukur, (hasil) pembakaran bisa disebabkan oleh banyak sebab, dari mulai bahan bakar, sampai ke kualitas pembakaran." andreas menjelaskan

"Nah, kualitas pembakaran ini bisa disebabkan dari kompresi, kalau kompresinya enggak bagus, atau kerak di dalamnya sudah banyak itu akan mempengaruhi proses pembakaran," papar Andreas Benyamin Peter selaku Kepala Bengkel Astra Daihatsu Sunter kepada Cintamobil.com.

Baca Juga: Siapa Sangka Wanita Secantik ini Adalah Robot Al, Asli Buatan Jepang dilepas di tempat Umum

Dia memberikan tips kalau mau normal kembali perlu mengganti beberapa part, seperti ring seher dan lainnya.

"Nah mobil-mobil lama itu lebih cenderung outputnya (hasil pengujian emisi) jelek, kalau mau jadi normal kembali mesti ada beberapa part atau perbaikan yang dilakukan supaya kembali normal. Kalau misal dalam tanda kutip kompresinya turun, ya mau enggak mau dilakukan perbaikan, contoh kita lihat dulu diameternya (piston dan clearance) seperti apa, ring sehernya lemah atau enggak dan lain sebagainya," tambahnya.

Mobil-mobil lama produksi di bawah tahun 1990 ambil contoh seperti Daihatsu Zebra, Daihatsu Feroza, Daihatsu Charade sebenarnnya masih bisa lulus uji emisi,

"Tapi mungkin nanti effortnya akan jauh lebih susah dari mobil baru, Apalagi jika suplai BBMnya masih dari karburator, kan harus setting manual, artinya kalau kita setelnya enggak pas ya BBM bisa terlalu boros, suplai bbm terlalu rich (kaya) juga akan mempengaruhi hasil," papar Andreas sapaan akrab Andreas Benyamin Peter.

Baca Juga: Cacar Monyet Sudah Masuk Tangerang, Kenali Gejala dan Pencegahannya

 

 

Pemilik Aha Motor Hardi Wibowo mengatakan, lolos atau tidaknya suatu kendaraan terhadap uji emisi tergantung dari performa dan standar kelulusannya.

“Standar kelulusan uji emisi menjadi penentu, apakah mobil tua bisa lulus uji emisi atau tidak, karena mobil tua dan modern memiliki kemampuan yang tidak sama,” ucap Hardi kepada Kompas.com, belum lama ini.

Hardi mengatakan, berkat performa baik, pembakaran sempurna karena sistem yang memperhitungkan dengan matang sehingga emisi gas buang seharusnya semakin rendah, Hanya saja, ada perbedaan standar seharusnya untuk mobil dengan sistem karburasi dan injeksi karena keduanya memiliki kemampuan berbeda dalam menghasilkan kesempurnaan pembakaran.

Baca Juga: Destinasi Wisata Religi paling berkesan di Masjid Terapung Al-Jabbar Bandung, sesaat bisa lupa kehidupan dunia

“Maka dari itu, perlu dibedakan standar emisinya karena memang kemampuan tiap mesin akan berbeda-beda sesuai teknologi bawaan pabrik, belum lagi soal catalytic converter, dan fitur sejenisnya,” ucap Hardi.

Umumnya mobil yang sudah memiliki jam operasional panjang akan mengalami penurunan kemampuan.

“Misal terjadi ring piston mulai aus, seal-seal-nya mulai keras, maka mau tidak mau ada penurunan performa meski servis rutin dilakukan. Maka dari itu, perlu dilakukan peremajaan komponen mesin bila sudah ada gejalanya,” ucap Hardi.

Sedangkan hal paling mudah yang bisa dilakukan oleh pengguna agar mobil memiliki emisi ideal adalah melakukan servis secara berkala.

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.