Mahfud MD Heran Nanik S Deyang Tak Tersentuh Pemeriksaan Kasus MBG, Desak Kejagung Buka Alasannya

AKURAT BANTEN – Penanganan kasus dugaan korupsi dalam tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan.
Kali ini, mantan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mempertanyakan alasan Kejaksaan Agung (Kejagung) belum memeriksa Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang.
Mahfud menilai publik berhak mendapatkan penjelasan yang jelas terkait langkah penyidik dalam mengusut perkara yang telah menyeret sejumlah mantan petinggi BGN tersebut.
Menurutnya, keterbukaan informasi diperlukan agar tidak muncul berbagai spekulasi di tengah masyarakat.
Dalam pernyataannya, Mahfud menyoroti posisi Nanik yang sebelumnya berada dalam lingkungan kepemimpinan BGN sebelum akhirnya dipercaya menjabat sebagai Kepala BGN.
Karena itu, ia menganggap wajar apabila publik mempertanyakan mengapa nama Nanik belum masuk dalam daftar pihak yang diperiksa penyidik.
Ia menegaskan bahwa dirinya tidak sedang menuduh adanya keterlibatan pihak tertentu dalam perkara tersebut.
Namun, Mahfud menilai Kejagung perlu menyampaikan alasan yang dapat dipahami publik apabila memang terdapat pertimbangan hukum tertentu sehingga Nanik belum dipanggil untuk dimintai keterangan.
Menurut Mahfud, penjelasan resmi dari aparat penegak hukum penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap proses penanganan perkara.
Apalagi kasus dugaan korupsi MBG saat ini menjadi perhatian luas karena berkaitan dengan program strategis nasional yang menyangkut kebutuhan gizi masyarakat.
Seperti diketahui, Kejaksaan Agung telah menetapkan sejumlah mantan pejabat Badan Gizi Nasional sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyimpangan tata kelola program MBG.
Penyidik menduga terjadi praktik yang merugikan negara dalam pelaksanaan program tersebut.
Baca Juga: Dadan Hindayana Jadi Tersangka, Tiyo Ardianto: Dari Awal Saya Bilang MBG Itu 'Maling Berkedok Gizi'
Perkembangan kasus itu memunculkan berbagai pertanyaan mengenai pihak-pihak lain yang dinilai mengetahui proses pengambilan kebijakan maupun pelaksanaan program.
Salah satu nama yang kemudian menjadi perhatian adalah Nanik S Deyang yang saat ini memimpin BGN.
Meski demikian, hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari Kejagung yang menyebut Nanik sebagai pihak yang berstatus saksi maupun pihak yang terlibat dalam perkara tersebut.
Penyidik juga belum mengumumkan adanya agenda pemeriksaan terhadap dirinya.
Baca Juga: Korupsi Program MBG Terbongkar, DPR Minta Kepala BGN Baru Prioritaskan Sistem Antikorupsi
Sebelumnya, Kejaksaan Agung menyatakan bahwa penyidikan masih terus berjalan dan tidak menutup kemungkinan memanggil siapa pun yang dianggap memiliki informasi relevan untuk membuat terang perkara.
Namun, pemanggilan seseorang sebagai saksi tetap bergantung pada kebutuhan penyidikan dan alat bukti yang dimiliki penyidik.
Mahfud berharap Kejagung dapat memberikan penjelasan yang lebih terbuka mengenai arah penyidikan, termasuk alasan mengapa beberapa pihak belum diperiksa.
Dengan demikian, masyarakat dapat memahami proses hukum yang sedang berlangsung tanpa harus bersandar pada asumsi atau rumor yang berkembang di media sosial.
Baca Juga: Lagu ‘MBG Mas Bahlil Ganteng’ Viral, Bahlil Lahadalia Akui Ingin Bertemu dan Traktir Sang Pembuat
Hingga kini, publik masih menantikan perkembangan terbaru dari penyidikan kasus dugaan korupsi MBG, termasuk kemungkinan pemeriksaan terhadap sejumlah pihak yang namanya ramai diperbincangkan dalam beberapa waktu terakhir.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Gibran Disorot soal Ijazah, Nama Anies Baswedan Muncul! Refly Harun Ungkap Sosok Pengganti Wapres
- 2Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Pamulang Perkuat Kapasitas Keluarga dan Pemasaran UMKM di Kelurahan Setu
- 3Ubah Stigma Mahjong, Andrew Herman Gelar Turnamen Berhadiah Rp15 Juta di One District at Puri
- 4Ranking Dua Akpol 1998! Ini Perjalanan Karier Ade Ary Syam Indradi hingga Jadi Karoops Polda Metro Jaya
- 5Ansor Tangsel Sukses Gelar Ansor Fest Experience 2026 di Mall, Padukan Syiar dan Kreativitas Pemuda
- 6Bukan Sekadar Kalah! Alexander Isak Soroti Kesalahan Fatal Liverpool saat Tumbang 2-3 di Istanbul
- 7Comeback Gila Real Madrid Bikin Bellingham Terpukau! Jude Minta Satu Hal Ini Dipertahankan Los Blancos
- 8Belum Selesai Kasus 115 Pelanggaran! Manchester City Terancam Investigasi Baru dan Sanksi Tambahan
- 9Ranking Dua Akpol 1998! Ini Perjalanan Karier Ade Ary Syam Indradi hingga Jadi Karoops Polda Metro Jaya
- 10Jokowi dan Roy Suryo Saling Sindir di Sidang Ijazah, Ending Jabat Tangan Ini Bikin Publik Terkejut!






