Banten

Hujan Pasir Mengejutkan Balaraja, Jalan Macet, Warga Panik dan Pabrik Diduga Jadi Biang Keladi

Andi Syafriadi | 1 Desember 2025, 11:26 WIB
Hujan Pasir Mengejutkan Balaraja, Jalan Macet, Warga Panik dan Pabrik Diduga Jadi Biang Keladi

AKURAT BANTEN — Warga Balaraja, Kabupaten Tangerang, dikejutkan oleh fenomena tak biasa pada Jumat (28/11/2025).

Hujan pasir turun dari langit, menutupi jalan, kendaraan, dan rumah warga, membuat panik sekaligus mengganggu aktivitas sehari-hari.

Peristiwa dimulai ketika langit mendadak gelap, disertai debu halus beterbangan.

Banyak warga yang sedang berkegiatan di luar rumah langsung mencari tempat berlindung.

Baca Juga: Hujan Deras Terjang Mekah, Jalan Terendam Petir Menghantam Kota Suci Jamaah Panik

Pengendara sepeda motor dan mobil kesulitan melaju karena visibilitas menurun drastis, beberapa bahkan harus menepi untuk membersihkan kaca dan kendaraan agar bisa melanjutkan perjalanan.

Jalanan pun sempat macet akibat kondisi ini.

Selain mengganggu lalu lintas, hujan pasir juga masuk ke rumah-rumah warga.

Lantai, dinding, dan perabotan tertutupi debu halus, sehingga banyak yang terpaksa melakukan pembersihan ekstra.

Baca Juga: BMKG Ingatkan Warga Banten Waspadai Hujan Lebat dan Angin Kencang Akhir Pekan Ini

Beberapa warga mengaku khawatir terhadap risiko kesehatan, terutama bagi anak-anak, orang tua, dan mereka yang memiliki masalah pernapasan.

Dugaan sementara menyebut fenomena ini berasal dari aktivitas industri.

Sebuah pabrik bata ringan (hebel) di kawasan Balaraja disebut mengalami ledakan, sehingga kepulan debu terbawa angin dan jatuh ke permukiman warga.

Sebelum hujan pasir turun, warga mendengar ledakan keras dan gemuruh dari arah pabrik, yang kemudian diikuti turunnya debu secara tiba-tiba.

Baca Juga: Indonesia Dilanda Kemarau Ekstrem, Ini Ikhtiar Spiritual Umat Islam, Tata Cara Shalat Istisqa' Mohon Hujan Berkah

Meski demikian, hingga kini belum ada konfirmasi resmi dari pihak pabrik maupun pemerintah setempat mengenai penyebab pasti hujan pasir ini.

Warga berharap otoritas segera menyelidiki agar kejadian serupa dapat dicegah di masa depan.

Akibat peristiwa ini, warga Balaraja meminta pemerintah daerah dan instansi lingkungan hidup turun tangan segera.

Mereka menuntut transparansi mengenai penyebab hujan pasir dan pengawasan yang lebih ketat terhadap aktivitas industri di sekitar permukiman.

Baca Juga: Geger! Mayat Perempuan Ditemukan Membusuk di Cisauk, Tangan Terborgol dan Pakai Jas Hujan Pink

Selain itu, pembersihan jalan dan saluran air juga diharapkan dilakukan agar pasir dan debu tidak memicu genangan atau penyumbatan, apalagi di musim hujan seperti saat ini.

Fenomena hujan pasir di Balaraja menjadi pengingat penting bahwa aktivitas manusia, terutama industri, dapat berdampak langsung terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat.

Dampaknya terasa nyata: lalu lintas terganggu, rumah dan kendaraan kotor, serta kekhawatiran kesehatan meningkat.

Warga pun berharap ada tindakan cepat dan tegas dari pihak berwenang.

Baca Juga: Dua Begal Motor Bersenpi Ditangkap Setelah Sempat Viralkan Aksi Gagal di Depok

Penyelidikan penyebab, pembersihan lingkungan, dan regulasi yang lebih ketat menjadi langkah penting agar Balaraja tetap menjadi tempat yang aman, nyaman, dan sehat untuk semua.

***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.