Banten

BMKG Ingatkan Warga Banten Waspadai Hujan Lebat dan Angin Kencang Akhir Pekan Ini

Andi Syafrani | 7 November 2025, 11:15 WIB
BMKG Ingatkan Warga Banten Waspadai Hujan Lebat dan Angin Kencang Akhir Pekan Ini

AKURAT BANTEN - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan melanda wilayah Provinsi Banten dalam beberapa hari ke depan. Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang diprediksi terjadi pada 7–8 November 2025 di sejumlah daerah.

Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah II, Hartanto, meminta masyarakat agar tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang cukup signifikan.

Menurutnya, kondisi atmosfer saat ini menunjukkan adanya potensi pembentukan awan hujan yang cukup masif di wilayah Banten.

Baca Juga: Jadi Tersangka Peredaran Narkotika, Akmal Hadi Masih Berstatus PNS di Pemkab Tangerang

“Warga diharapkan berhati-hati, terutama saat beraktivitas di luar ruangan. Angin kencang dan hujan lebat berpotensi menimbulkan gangguan, seperti pohon tumbang atau genangan air di beberapa titik,” ujar Hartanto dalam keterangannya, Jumat, 7 November 2025.

BMKG mencatat, wilayah yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat berdurasi singkat meliputi Kabupaten Tangerang bagian selatan, Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, Kota Serang, dan Kota Cilegon. Wilayah-wilayah tersebut juga berpotensi mengalami angin kencang disertai petir.

Baca Juga: Pemkot Serang Telusuri Dugaan Jual Beli Jabatan ASN, BKPSDM Mulai Lakukan Pemanggilan

Selain daratan, BMKG juga mengingatkan adanya potensi gelombang tinggi di perairan sekitar Banten. Ketinggian gelombang laut diperkirakan mencapai 2,5 hingga 4 meter, termasuk kategori tinggi, terutama di wilayah Selat Sunda bagian barat Pandeglang, perairan selatan Banten, dan Samudra Hindia selatan Banten.

Hartanto menjelaskan bahwa kondisi ini dipicu oleh aktivitas Madden Julian Oscillation (MJO) dan gelombang Rossby yang meningkatkan potensi pembentukan awan hujan di sebagian besar wilayah Indonesia, termasuk Banten.

“Kombinasi faktor-faktor tersebut menyebabkan potensi hujan dan angin kencang meningkat dalam beberapa hari ke depan,” tambahnya.

Baca Juga: Toko Kayu di Cipondoh Terbakar Dini Hari, Api Cepat Menjalar Bikin Warga Panik

BMKG juga mengimbau masyarakat pesisir dan para nelayan agar menunda kegiatan melaut saat gelombang tinggi terjadi. Kapal berukuran kecil diminta untuk tidak memaksakan berlayar, mengingat risiko kecelakaan laut cukup besar dalam kondisi cuaca ekstrem.

Sementara itu, warga di daerah rawan banjir diingatkan untuk tetap memantau informasi terkini dari BMKG serta instansi terkait. Antisipasi sejak dini dinilai penting agar dampak dari cuaca ekstrem dapat diminimalisir.

Baca Juga: MOMEN BERSEJARAH: Wali Kota Muslim New York Pertama Baca Ayat Suci Al-Qur'an di Pidato Kemenangan, Lalu Sindir Trump!

“Jangan panik, tapi tetap waspada. Pastikan saluran air tidak tersumbat dan hindari berteduh di bawah pohon besar ketika hujan disertai angin kencang,” tutup Hartanto.***

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Varin VC
Editor
Varin VC