Banten

'Seumur Hidup Baru Kali Ini...' Tangis Haru Warga Bantaran Rel Senen Pecah Saat Presiden Prabowo Mendadak Datang

Abdurahman | 27 Maret 2026, 07:59 WIB
'Seumur Hidup Baru Kali Ini...' Tangis Haru Warga Bantaran Rel Senen Pecah Saat Presiden Prabowo Mendadak Datang
Presiden Prabowo Subianto melakukan blusukan ke bantaran rel kereta di Senen, Jakarta Pusat, Kamis (26/3/2026) (IG @sekretariat.kabinet)

AKURAT BANTEN – Suasana di bantaran rel kereta api kawasan Senen, Jakarta Pusat, yang biasanya bising oleh deru mesin kereta, mendadak berubah menjadi penuh haru pada Kamis (26/3/2026).

Tanpa protokoler yang kaku, Presiden Prabowo Subianto melakukan aksi blusukan yang membuat warga setempat tak percaya dengan apa yang mereka lihat.

Bagi warga seperti Ibu Seger, kehadiran orang nomor satu di Indonesia itu bukan sekadar kunjungan pejabat biasa. Ini adalah momen bersejarah yang tidak pernah ia bayangkan seumur hidupnya.

Seumur-umur dari saya kecil tinggal di sini, belum pernah ada Presiden datang ke sini. Rasanya seperti mimpi, Bapak sudah berikan saya rezeki berupa harapan baru."

— Ibu Seger, Warga Bantaran Rel Senen.

Baca Juga: Kapan PNS dan Pegawai Swasta Mulai WFH Lagi? Ini Penjelasan Lengkap Airlangga Hartarto

"Seumur Hidup Belum Pernah Ada Presiden ke Sini"

Dengan mata berkaca-kaca, Ibu Seger menceritakan betapa terkejutnya ia saat melihat sosok Presiden berjalan di gang sempit permukiman mereka yang kumuh.

"Saya senang banget ya. Seumur-umur dari saya kecil tinggal di sini, belum pernah presiden datang ke sini. Rasanya seperti mimpi, Bapak sudah berikan saya rezeki (harapan)," ujar Ibu Seger penuh emosi.

Selama ini, ia terpaksa bertahan tinggal di pinggiran rel karena himpitan ekonomi. Sebagai seorang pengamen, penghasilannya hanya cukup untuk makan sehari-hari. Membayar kontrakan adalah kemewahan yang tak terjangkau baginya. "Kalau buat kontrak saya nggak mampu, penghasilan pas-pasan. Pasti diusir. Jadi saya pertahanin tinggal di sini," tuturnya lirih.

Awalnya kami kira hanya Bapak Gubernur yang mau datang. Eh, ternyata Bapak Presiden langsung! Siapa sih orang nomor satu di Indonesia yang mau turun ke tempat seperti ini? Baru kali ini terjadi."

— Wawan, Warga Setempat.

Baca Juga: Bukan Orang Sembarangan! Ini Kekayaan Haji Bustaman, Pemilik Restoran Sederhana yang Kini Jadi Keluarga Haji Isam

Kejutan yang Tak Disangka: Disangka Gubernur, Ternyata Presiden

Kisah serupa dialami Wawan, warga lainnya. Awalnya, desas-desus yang beredar di antara warga hanyalah kunjungan gubernur. Namun, saat sosok tegap itu muncul, suasana langsung riuh.

"Awalnya koordinasi katanya Bapak Gubernur yang mau datang. Eh, ternyata Bapak Presiden! Saya cuma lihat saja dari jauh, nggak sempat mendekat. Siapa sih orang pertama di Indonesia yang mau datang ke sini? Baru kali ini," kata Wawan dengan nada takjub.

Istri Wawan bahkan tak kuasa menahan tangis. Baginya, kunjungan ini adalah pengakuan atas keberadaan mereka yang selama ini seolah "tak terlihat" di balik gedung-gedung tinggi Jakarta.

Baca Juga: Jangan Remehkan Tahu Bulat: Di Baliknya Tersimpan Filosofi Kesuksesan

Janji Hunian Layak: Akhir dari Hidup di Bantaran Rel?

Kunjungan Prabowo kali ini bukan sekadar menyapa. Di tengah debu dan suara kereta, Presiden menegaskan komitmen pemerintah untuk membangun hunian yang layak bagi warga yang tinggal di kawasan kumuh dan berbahaya seperti bantaran rel.

Langkah blusukan ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah mulai menyasar penyelesaian masalah kemiskinan ekstrem di jantung ibu kota secara langsung. Bagi warga Senen, kedatangan Presiden adalah secercah harapan bahwa mungkin, di masa depan, mereka tak perlu lagi terlelap dengan suara getaran rel kereta di bawah kepala mereka.(**)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Abdurahman
Reporter
Abdurahman
Abdurahman