5 Alasan Gagal Magang Kemnaker Batch 1, Pelajari Hal Ini Agar Tidak Gagal di Magang Kemnaker Batch 2

AKURAT BANTEN — Program pemagangan nasional yang digelar oleh Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) lewat portal SIAPKerja menarik perhatian banyak lulusan baru termasuk dari wilayah Banten.
Namun, dari 156.159 pendaftar untuk Batch 1 seleksi 2025, banyak peserta yang gagal pada tahap awal dengan status “Tidak Memenuhi Syarat”.
Bagi lulusan yang belum beruntung, bukan berarti kesempatan habis Batch 2 dibuka dengan kuota sekitar 80.000 peserta.
Berikut ulasan tentang penyebab kegagalan dan langkah agar lebih siap di Batch 2.
Penyebab Gagal Magang Hub Batch 1
1. Kelulusan lebih dari satu tahun lalu
Kemnaker menetapkan bahwa peserta harus lulusan periode 1 Oktober 2024 sampai 30 September 2025.
Jika kelulusan lebih lama, maka secara otomatis dianggap belum memenuhi syarat.
2. Data belum ter-upload ke PDDikti
Baca Juga: Wamenaker Pastikan Program Magang Nasional 2025 Buka Peluang untuk 20 Ribu Lulusan Baru
Data kelulusan harus sudah tercatat di PDDikti sistem pangkalan data pendidikan tinggi.
Bila kampus masih memperbarui setelah batas waktu, maka tidak terverifikasi dalam seleksi.
3. Pendaftaran dilakukan setelah link sibuk atau sistem bermasalah
Ada laporan soal website MagangHub yang sempat tak bisa diakses akibat banyaknya trafik.
Baca Juga: Program Magang Nasional Siap Kerja Resmi Dibuka, Jembatan Baru Antara Lulusan dan Dunia Industri
4. Usia atau jenjang tidak sesuai syarat
Program ini khusus bagi lulusan maksimal satu tahun dan status Warga Negara Indonesia (WNI). Bila tidak memenuhi, maka otomatis gugur.
5. Kurangnya persiapan dokumen atau persyaratan perusahaan penyelenggara
Meski tidak disebutkan secara eksplisit dalam artikel, banyak peserta gagal karena belum menyiapkan dokumen seperti ijazah, transkrip, dan akun SIAPKerja secara lengkap.
Baca Juga: Program Magang Nasional Dibuka Lebar, Airlangga: Semua Perusahaan Bisa Ikut Serta
Kemnaker menargetkan total peserta program pemagangan nasional sebanyak 100.000 orang, dengan Batch 2 terbuka untuk ± 80.000 lowongan.
Pendaftaran Batch 2 rencananya dimulai 2 November 2025.
Tips Agar Lolos Batch 2
- Pastikan kampus sudah melaporkan data kelulusan ke PDDikti sebelum 30 September 2025.
Baca Juga: Tingkatkan Kualitas SDM, 18 ASN Papua Barat Magang di Kementerian
- Lulus maksimal satu tahun lalu (pastikan tanggal ijazah).
- Segera buat dan lengkapi akun SIAPKerja, dan verifikasi data.
- Siapkan dokumen digital seperti ijazah, transkrip, KTP, dan portofolio magang.
- Daftar segera ketika batch 2 dibuka supaya persaingan tidak terlalu ketat.
Baca Juga: Kasus Ferienjob di Jerman: Perdagangan Orang Berkedok Magang, Kampus UIN Jakarta Salah Satunya?
- Pilih perusahaan penyelenggara yang telah terdaftar resmi untuk menghindari penipuan.
Bagi lulusan di Banten, penting untuk tetap update informasi resmi dari Kemnaker maupun situs regional.
Pastikan jaringan internet Anda stabil saat mendaftar, dan akses kampus atau anak wilayah agar data kelulusan sudah valid.
Memanfaatkan lowongan perusahaan di Tangerang, Serang, atau Cilegon dapat menjadi peluang karena kedekatan geografis.
Baca Juga: Tingkatkan Kualitas SDM, 18 ASN Papua Barat Magang di Kementerian
Gagal di Batch 1 bukan akhir dari segalanya bagi lulusan dan calon peserta magang di Banten maupun nasional.
Dengan memahami penyebab kegagalan dan menyiapkan diri secara matang termasuk verifikasi data, persyaratan lengkap, dan pendaftaran cepat kesempatan untuk lolos Batch 2 sangat terbuka.
Jangan patah semangat, dan gunakan peluang ini sebagai batu loncatan menuju karier yang lebih baik.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









